Takdir Cinta Yang Rumit

Takdir Cinta Yang Rumit
takut kehilangan lagi


__ADS_3

Laura pun langsung masuk senam , yang lain pada bawa suami sedangkan Laura tidak,hanya di temani dua orang pelayan.


"Suaminya mana mis."


"Lagi kerja sis,."


padahal bohong hahhhaa ,fikir laura


"Minggu kerja?."


"Iya, maklum kerja serabutan,.'


"Kok mau sama laki-laki yang kerjanya serabutan."


"Ya namanya juga cinta sis."


"Iya juga sih, mereka siapa?."


" Pelayan saya."


"Hebat ,suami kerja serabutan tapi bisa gaji 2pelayan sekaligus."


"Hahahhaha sis bisa saja,aku pamit ya."


" Minggu depan kita ketemu lagi ya."


" Tidak sis, aku ambil yang Rabu Kamis."


"Oh gitu."


Sesampainya di mobil.


"Enaknya senam hamil, lelah ku jadi berkurang."


"Kita pulang nyonya?."


"Kita ke restoran saja kalian lapar kan?Ke restoran yang di mall saja."


"Kita ke mall dekat sini nyonya."


"Iya tidak apa."


Sesampai didalam mall


"Parkir di basemen saja nanti kalian semua ikut saya."


Laura mengajak pelayan dan supirnya makan di restoran.


"Kalian pilih sendiri,pesan makanan yang belum pernah kalian makan."


"Iya nyonya,."jawab mereka serentak.


"Habis ini kita ke mana ya?."


"Kita pulang saja nona,."


"Kalian ini , tidak usah takut sama tuan tanaka,kan kalian aku yang ajak."


Setelah selesai makan Laura pergi ke tempat permainan,Main tembak tembakan, basket,dan lainnya.


Pergi ke toko baju,


"Pilih yang kalian suka,aku tunggu di kasir."


"Iya nyonya."


"Sudah semuanya,hayo kita jalan."


"Kita mau kemana lagi nyonya ini sudah malam,."


"Oh iya ,saat melihat ponsel sudah jam 8 malam, Hem yasudah kita pulang


Para pelayan senang tapi di dalam hati ketakutan setengah mati sama tuan Tanaka.


"Nanti saat di rumah, tolong bawakan aku makanan dan buah ya."


"Iya nyonya,di rumah masih ada anggur."


"Iya itu aku suka."


Saat mobil laura sudah sampai gerbang, salah satu pengawal yang sedang piket menjaga pintu gerbang pun langsung memberikan informasi.

__ADS_1


"Nyonya sudah pulang tuan baru masuk gerbang."


Tanaka dan Ichiro langsung lari dari ruang tamu ke depan rumah.


"Tuh kan,tuan Tanaka nungguin nyonya." Ucap supir pribadi yang sudah melihat tuannya dari jauh


"Tenang saja ,kalian seperti melihat hantu saja."


Mobil berhenti.


" Aku duluan yang turun,kalian setelah aku ok."


"Baik nyonya."


Tanaka dengan wajah yang sangat khawatir.


"Dari mana saja kamu sayang?."


Sambil mencium bibir Laura mesra.


"Aku habis jalan-jalan sama mereka tuh, hey ini ponsel kalian yang aku sita, Langsung masuk sana, makasih ya sudah menemani."


"Iya nyonya."


Tanaka dan Ichiro paham kenapa pelayan dan supir tidak ada yang mengadu.


"Itu belanjaan kamu yang mereka bawa."


"Oh bukan itu belanjaan mereka sayang,


Masa ikut sama aku terus jagain aku mereka tidak dapat apa-apa."


"Iya, terimakasih sudah bekerja dengan bagus."ucap Tanaka dengan menatap kearah para bawahannya


"Iya tuan dan nyonya kami pergi dulu."


Tanaka memberikan kode ke Ichiro untuk mengintrogasi mereka ,kemana saja seharian ini.


"Kita masuk yuk sayang, aku sudah menemukan semangkanya."


Wah hebat juga dia bisa ketemu semangka yang sedang tidak musim.fikir Laura


"Iya aku mau makan di kamar sambil rebahan dulu."


Pengertian juga dia kalau aku cape berjalan. Fikir laura


Saat Didalam kamar.


"Semuanya kamu pindahin ke sini?." Ucap Laura sambil melihat kesekeliling kamar


"Tidak semua sayang, cuma foto aku satu yang paling besar terus baju kamu dan aku saja,ini semangka."sambil memberikan semangka dari tangannya.


"Iya,hem manis banget."


"Anak-anak papa yang di perut pasti suka juga kan,."sambil mengelus elus perut Laura


"Iya lah, kan, semangka ini kemauan mereka."


Hadehhh padahal nyarinya sudah susah banget sampai dikirim expres dari negara lain ,di Jepang lagi tidak musim, untung koneksi ku banyak, fikir Tanaka.


Tok tok tok tok.


"Permisi nyonya,ini anggur yang anda minta."


"Masuk saja, terimakasih ya."


Pelayan pun pergi.


"Aaa sayang,sambil menyuapi Tanaka."


"Kan kamu yang mau semangka kok malah suapin aku ,nanti kurang bagaimana?."


"Ini kan kamu yang beli sendiri buat aku, pasti capek kan,ini aku kasih supaya kamu ikut merasakan buahnya."


Memang benar kata kak Mayko, istri ku terlalu baik untuk ku.fikir Tanaka sambil membuka mulutnya untuk menerima suapan dari Laura


"Enak, sayang?."sambil tersenyum


"Iya enak sayang ,makasih ya,."sambil mencium pipi Laura.


"Anggur nya mau juga tidak, sayang?."

__ADS_1


"Iya mau sayaaaang, Kamu sudah makan?."


"Sudah."


"Oh."ucap Tanaka dengan wajah murung


"Kenapa?,kamu belum makan."


"Belum,aku nunggu kamu."


"Yah tapi aku sudah makan tadi, kamu makan sendiri saja sana."


Saat mendengar jawaban dari Laura,Tanaka langsung merasa terkejut.


Yaampun jadi teringat saat ku tolak masakan dari Laura ,bahkan tidak ku sentuh sama sekali,saat dia chat ngajak aku makan malah aku balas sinis sama seperti sekarang,bergumam.fikir Tanaka sambil melihat Laura makan anggur dengan lahap,


Tanaka mau beranjak dari duduknya, langsung di tahan tangannya .


"Mau kemana sayang."


"Aku mau keruang kerja, ada yang belum selesai sayang."


"Tunggu sebentar lagi makanannya sampai, kerjanya lanjut besok saja."


"Makanan?."


Laura hanya menganggukkan kepalanya


Tok tok tok


"Permisi nyonya saya bawa makanan."


"Iya masuk, makasih ya."


Laura mengambil nampan yang berisi beberapa makanan dari pelayan.


"Sini aku suapin, aaa sayang,Enak?." Sambil tersenyum kearah suaminya


"Iya sayang."


Tak lama kemudian,makanan dipiring sudah habis.


"Hem, sudah habis makanannya, tolong taruh di situ sayaaaang."ucap Laura sambil menunjukan kearah meja


"Iya ,memang kamu mau kemana?."


"Aku mau mandi,kamu tunggu sini ya sayang ku."


"Iya, sayang."


Aku tidak mau kehilangan kamu lagi sayang fikir Tanaka.


Setelah Laura selesai mandi hanya menutup diri dengan kimono mandi ,dengan rambut basah terurai,berjalan menghampiri Tanaka yang sedang duduk di tepi kasur sambil memandang tak berkedip ke arah istrinya, Laura langsung membuka kimono depan Tanaka ,membuka baju Tanaka lalu duduk dipangkuannya.


"Aduh, terhalang perut aku sayang,hahahahaa 4 bulan saja sudah sebesar ini."


"Kamu tambah seksi sayang."


"Gombalnya suamiku tidak hilang-hilang.


"Hahahhaahaa ,ya harus tetap ada lah ,kan, gombal nya cuma sama kamu istri ku sayang."


"Udah ah ngomong terus,Hem."ucap Laura yang langsung mencium bibir Tanaka mesra.


"Mau posisi apa sayang,supaya kamu kamu enak."


"Tiduran Miring sayang ,kamu dibelakang ku,supaya tidak tertekan perut aku.,


"Iya, love you sayang,."


Diciuminya pundak, keleher belakang kuping, membuat Laura merinding nikmat,memutar wajahnya kebelakang supaya bibir mereka bertemu,


"Hem."


" love you more, istri ku sayang."


"Sayang kamu, cinta kamu juga, aku mau berhenti saja sayaaaang, dari pekerjaan mau fokus jaga anak kita,."ucap Laura


________________________________


bersambung

__ADS_1


(^∆^)


__ADS_2