
Didalam mobil Zizi video call Kenzo,mau bilang kalau dia dan Laura mau kemall, maksud hati nya ya seperti biasa, supaya kakaknya cemburu,
"De, papa bilang mau ikut,diminta tanya mama,."ucap Kenzo
"Ih, tidak ya ,mama sama Zizi mau ke mall berdua saja,papa sama kakak saja ,pergi berdua,ma,mama kita berdua saja ya ma,."pinta Zizi dengan wajah manja,seakan dia tahu Laura sedang menerima telepon dari tanaka,
"Pa, dengar sendiri kan, putri kamu sendiri yang tidak mau,nih lagi memelas ke mama sambil tangan mama ditarik-tarik nih tuh,." Laura mengganti panggilan ke video call
"Cantiknya papa, kenapa kok papa tidak boleh ikut, kan nanti Zizi , papa beliin apa saja yang Zizi mau, ya boleh ya papa nyusul ke mall sayang cantik.",ucap Tanaka
"Ih,sebel sama papa maunya maksa terus zi bilang tidak mau ya tidak mau papa, papa jahat,zi tidak mau ngomong sama papa lagi, bodo,."ucapnya sambil ngambek
"Udah sih pa, ngambek kan dia tuh, sudah dulu ya lagi pula disana kami tidak lama kok, ya,."ucap Laura
"Yasudah Sayang, kalau begitu aku dengan Kenzo mau meeting lagi,bay Love you more istri ku,."
"Love you to sayang,sambil mengakhiri telepon,Zizi sini sayaaaang mama mau peluk,."
Zizi langsung membalikkan badannya kearah Laura,
"Zizi mau punya adik tidak sayang?.'ucap Laura
"Adik?."
"Iya seperti kak Kenzo, nanti Zizi jadi kak Zizi kalau punya adik?."
"Adik itu dari mana mama?,kita ke mall mau beli adik ,iya?."
"Hahahaha,bukan sayang."sambil menciumi putrinya yang berucap lucu,
Ah nanti juga dia tahu sendiri ,fikir laura
Sesampainya di mall,Laura dan Zizi turun dilobby langsung masuk ke dalam mall,
"Ma, zi mau ke sana."
"Oke, sayang."
Zizi bermain tembakan,bola basket,apa pun yang ada di wahana bermain itu ditemani pelayan, sedangkan Laura menunggu sambil menerima panggilan video call dari Tanaka yang mau melihat putrinya yang ceria dan aktif,
"Mam,."teriak Zizi sambil berjalan ke arah Laura,
"Kenapa sayang, koinnya habis?."
"Iya sudah habis,ma,zi lapar."
"Zi mau makan apa?, sayang."
"Apa saja yang penting sama mama terus,."
"Yuk kita ke restoran sushi saja ya."
"Ok,."
Laura sibuk menyuapi putrinya,makan bersama dengan pelayan, setelah selesai makan,Laura menagih janji putri nya itu,
"Nah sudah selesai main, sudah kenyang, kita pulang ya Zizi kan sudah janji sama mama Mau belajar juga,."
__ADS_1
"Iya mama ku sayang ,love you,."
"Love you more, cantiknya mama papa,."
Laura dan putri nya kembali pulang sesampainya dirumah ternyata,Tanaka dan Kenzo sudah sampai rumah lebih dulu,Kenzo sedang asik belajar diruang tamu dengan soal-soal yang sudah disiapkan Laura dari pagi,
"Ah cantiknya papa,masih ngambek tidak,."Tanaka yang langsung menggendong putrinya saat baru mau memasuki rumah,
Zizi hanya diam dan cemberut ke Tanaka,
"Hay sayang,."ucap Laura sambil mendekati Tanaka mencium bibirnya mesra,"jam berapa kalian pulang,."sambil berjalan ke arah Kenzo yang sedang belajar.
"30 menit yang lalu sayang,."ucap Tanaka
"Oh,Kenzo bisa sayang tugasnya.",sambil mengecup kening nya,
"Bisa mam,."ucap Kenzo
"Hem, yasudah mama mau mandi dulu ya, nanti baru kesini lagi,."
Kenzo hanya mengacungkan jempol ke arah Laura, sedangkan Zizi langsung meronta-ronta didalam gendongan sang papa.
"Papa lepasin, mama ,zi mau mandi juga bareng mama,."
"Iya,bareng papa juga ya.",ucap Tanaka yang sedari tadi senang sekali menggoda putrinya,
"Sudah turunin pa, nih aku punya tugas untuk kamu,."Ucap Laura sembari menyerahkan selembar kertas ke tanaka,
"Apa ini sayang,." ucap Tanaka dengan wajah binggung,
"Oke mam, kak zo aku mandi dulu ya nanti belajarnya tunggu aku,."
Tidak ada balasan dari Kenzo ,Laura pun naik kelantai dua rumah nya untuk kekamar dan mandi,
Tanaka membaca kertas yang diberikan oleh istrinya,Pergi keruangan yang dimaksud oleh tulisan di kertas,semacam teka teki,
Laura dan Zizi selesai mandi mereka langsung menghampiri Kenzo,
"Kenzo, papa sudah keruangan mana?."
"Papa sedang didapur ma,."
Wah sedikit lagi,fikir laura
"Ma, Zizi sudah isi sebagian,."
"Wah , bagus sekali, pintarnya."
Zizi hanya tersenyum bahagia mendengarnya,
"Sayang,kamu sudah selesai mandi nya,."ucap Tanaka yang sedang lewat ingin pergi keatas lewat tangga
"Sudah sayaaaang, bagaimana sudah ketemu teka teki nya?."
"Belum,ini aku mau ke kamar, bay sayang,."
Laura tersenyum kecil,
__ADS_1
"Mama,ngerjain papa ya,."ucap Kenzo
"Iya, sssatttttt,."
Tiba-tiba Tanaka berlari kencang dari dalam kamar turun kearah ruang tamu dan Langsung menggendong Laura,
"Sayang, love you more." sambil mencium bibir Laura,
"Papa kenapa sih .",Zizi terlihat binggung melihat tingkah Tanaka,
Tanaka menurunkan Laura ke sofa, langsung menghampiri Zizi,
"Zizi, cantiknya papa mama, mau punya adik,."
"Adik?,tapi tadi mama tidak beli adik di mall,."
"Hahahahhaa,bukan beli sayang,itu adik Zizi ada didalam perut Mama,."
"Hah,mama makan adik Zizi,."ucapnya polos
"Biarkan sayaaaang, nanti juga Zizi mengerti.",ucap Laura yang melihat wajah suaminya terlihat kebingungan
"Hah, nambah lagi , Sekarang kita kedokter yuk sayang,."ucap Tanaka
"Besok saja sayaaaang, yang penting aku sudah minum obat yang sama saat hamil mereka,."ucap Laura yang matanya tertuju ke Kenzo dan zizi
"Iya sayang,aku janji kehamilan kamu yang sekarang tidak akan seperti saat kamu hamil zo dan Zizi, aku tidak akan melakukan segala hal yang akan membuat kamu sedih, love you sayang,."
"Love you more zombie ku sayang,."
"Hay,semuanya dengar, malam ini kita berpesta karena nyonya Tanaka hamil, ."ucap Tanaka keseluruh pelayan yang ada dirumah,
"Sayang, pestanya dihalaman depan saja ya, jangan didalam rumah,."
"Iya sayang ku, tidak terasa 7 tahun pernikahan kita kamu hamil lagi,."
"Iya, padahal aku baru lepas KB dua bulan sayang,eh langsung jadi,dulu harus nunggu dulu ya.",ucap Laura
"Iya, seperti nya baru kemarin aku datang untuk melamar kamu sayang,aku sangat gugup waktu itu,."ucap Tanaka
"Iya,aku sampai nahan ketawa gitu lihat expresi wajah kamu, hahahahahahaha."
Flash back,
Saat melamar Laura kekeluarga intinya, Tanaka hanya ditemani oleh Ichiro dan pelayan karena orang tuanya juga sudah tidak ada,
Rumah kediaman Laura pun sudah didekorasi cantik dengan bunga,tak lama Tanaka datang,dan langsung disambut hangat oleh bibi dan kakak dari depan, Tanaka memberikan rasa hormat nya ke bibi dan kakak,
"Silahkan masuk,."ucap bibi
"Iya Terimakasih bibi dan kakak,." Tanaka masuk kedalam rumah dengan wajah gugup,tegang
_________________________
bersambung
(^∆^)
__ADS_1