Takdir Cinta Yang Rumit

Takdir Cinta Yang Rumit
kepergian laura


__ADS_3

Keesokan harinya pun sama ,saat Laura terbangun ,Tanaka sudah tidak ada , saat dia tertidur,Tanaka tidur dengan posisi mempunggungi Laura ,di satu hari Laura meminta piring yang kemarin menaruh makanan untuk Tanaka dan ternyata tidak tersentuh, sudah satu Minggu berlalu, Tanaka bersikap dingin seperti ini.


Saat didalam kamar pribadinya,Laura sadar kalau Tanaka marah karena dia membebaskan David, sambil menulis surat didepan meja riasnya,


SAYANG MAAFKAN AKU, AKU TIDAK BERMAKSUD UNTUK MENYAKITI HATI KAMU


Laura langsung berendam didalam bak mandi menggunakan gaun tidur berwarna putih sambil menangis, karena keadaan nya yang sedang hamil dan fikiran tentang suaminya ,Laura pingsan dikolam sampai hampir tenggelam.


Disaat yang sama , datang seorang pelayan yang membawakan sesuatu yang sempat diminta oleh Laura,pelayan itu mencari sang majikan sampai kedalam kamar mandi,karena mendengar suara air menyala dari sana.


Saat dipanggil, dari dalam kamar mandi tidak ada jawaban,pelayan itupun masuk kedalam kamar mandi.


"Nyonya,."teriak salah satu pelayan rumah.


Laura langsung dibawa ke rumah sakit , Bibi , Steven dan Mayko Datang ke rumah sakit ,sedangkan Tanaka ponselnya tidak bisa di hubungi juga sedang menghadiri sebuah pertemuan.


Saat berada dirumah sakit,Laura pun kini sudah sadarkan diri,dengan wajah pucat , bibinya mendekat kearahnya.


"Laura, sayang kamu kenapa?."tanya bibi dengan suara sedih.


"Bi , Laura mau pergi dari rumah Tanaka ,."ucap Laura sambil menangis


"Iya sayang, bibi akan membawa kamu ke suatu tempat nanti ditemani kakak Mayko ya, sayang."


"Iya ,tapi jangan sampai Tanaka dan anak buahnya tahu bi, aku tidak mau mereka semua tahu aku dimana, aku mau menenangkan diri."


"Iya sayang,." tanpa ditanya seperti nya bibi sudah tahu betul apa yang terjadi.


Tanaka yang baru selesai pertemuan.


"Tuan, nyonya tuan."


"Kenapa?."Dengan nada malas


"Nyonya tenggelam dikolam dan sekarang dia dirumah sakit ."


Tanaka kaget dan langsung berlari menuju mobil , bergegas ke rumah sakit yang dituju.


Sesampainya di rumah sakit,


"Suster, pasien Laura di kamar berapa?."


"Di lantai dua tuan."


"Terimakasih,."Tanaka lari naik tangga exit

__ADS_1


Sesampainya di lantai dua dia melihat bibi, Mayko dan kakak, kedatangan Tanaka langsung dihadang mereka bertiga.


"Mau apa kamu kesini hah,."bibi membentak Tanaka dengan wajah marah


"Saya khawatir dengan istri saya bi."


"Khawatir?, Oh pria egois seperti kamu bisa juga khawatir,."ucap mayko sambil menampar dan memukul Tanaka


"Kamu tahu, aku sangat terkejut dan bahagia saat dokter tadi kasih tahu kalau Laura sedang hamil 3 bulan, dan kamu yang merasa suaminya dengan tega bersikap dingin ke istri mu yang sedang hamil ,buah dari cinta kalian hah,."Mayko sangat marah


"Kamu tahu tuan Tanaka yang terhormat wanita yang sedang mengandung itu tidak boleh stress, tubuhnya lemah , dia membawa nyawa lain selain nyawanya sendiri ,apalagi di perutnya ada si kembar, 3 nyawa tanaka dan kamu bersikap tidak perduli pada wanita yang sudah memberi mu semua yang dia miliki hah."


Tanaka hanya terdiam menyesal, terduduk di lantai karena sedari tadi Mayko dan bibi memukulinya.


"Sekarang istri saya dimana?."


"Dia tidak mau bertemu dengan mu , hatinya teriris oleh sikap dingin dan acuh dari mu sampai-sampai dia pingsan memikirkan sikapmu itu,." Jawab Mayko


"Dia juga sudah membuat ku marah, aku bersikap seperti itu bukan tanpa alasan ka."


"Oh begitu, memang kamu tidak pernah berubah, apa kamu marah karena Laura membebaskan David? ,Hah jawab Tanaka,


Membebaskan David bukan salah Laura tapi suamiku ,kakaknya sendiri yang memintanya untuk membebaskan David, dan dia tadinya tidak mau ,karena Laura sadar kalau suaminya itu tidak akan menyukainya, tapi karena Steven bilang dia jahat sama kita tapi kita jangan sampai jahat sama orang,itu yang membuat Laura berubah fikiran dan sedang mencari cara bagaimana supaya suaminya tidak marah,


Sekarang aku sadar, Laura itu wanita yang terlalu baik buat kamu dan kamu tidak pantas mendapatkan nya."


"Kak tolong maafkan aku, aku sadar telah salah menilai istri ku,katakan di mana dia ka ,ku mohon."


"Asal kamu tahu, Laura selama ini ikut program hamil supaya bisa memberikan anak untuk kamu, tapi dia tidak mau kamu tahu sebelum program hamil ini berhasil, Dan yang harus kamu tahu sekarang, aku tidak akan memberitahu dimana Laura,." Ucap mayko Sambil pergi meninggalkan Tanaka yang masih tersungkur lemas dilantai.


Flash back


Mayko melihat Laura sedang termenung dipinggir kolam.


"Kenapa kamu Ra?."


" Kak, aku ingin program hamil,tapi aku tidak tahu harus mulai dari mana, aku ingin membuat suamiku bahagia."


"Memang nya sekarang dia tidak bahagia bersamamu?, Ra."


"Bukan begitu ka, kalau ada anak kan serasa lebih lengkap dan,,,,,."


"Dia tidak akan meminta anak dari wanita lain begitu.."


"Ih kakak, jadi sedih aku mendengar nya."

__ADS_1


"Kamu pasti bisa hamil kok Ra percaya deh."


"Aku promil apa ya ka."


"Tidak usah promil, setelah mens kamu berhubungan saja terus setiap hari dan berserah sama tuhan."


"Iya ka terimakasih ya, aku sama Tanaka mau ke Amerika, disini banyak sekali orang yang menggangu."


"Iya, semoga pulang dari Amerika kamu sudah hamil ya Ra."


"Iya makasih ya kak Mayko, kamu memang yang terbaik."


"Ah bisa saja kamu."


Flash back selesai.


Didalam mobil ,Tanaka masih teringat jelas ocehan dari kakak iparnya itu,


Laura wanita yang baik dan dia tidak pantas untuk kamu miliki,kata kata itu masih terngiang dikepala Tanaka.


Tanaka sudah sampai di rumah dengan jalan yang lemas sambil tertunduk , memasuki kamar,melihat ke arah meja rias seperti sekilas ada bayangan Laura berdiri di sana sambil tersenyum.


Tidak terasa air mata menetes di pipinya, dia mendekati meja rias dan menemukan kertas yang bertuliskan pesan terakhir Laura,Tanaka sudah tidak bisa menahan rasa sesak di dadanya lagi, menangis sejadi-jadinya di kamar, sedang kan Ichiro hanya bisa berdiri di luar pintu sambil mendengar rintihan tuannya.


Hari pun berganti.


Tanaka pergi ke ruangan istrinya,dia duduk kemudian membuka laci meja kerja sang istri ,dia lihat sebuah file pink yang bertuliskan.


CINTAKU, HIDUP KU,DAN NYAWAKU


MENJADI SATU KATA SUAMIKU


isi file itu adalah kenangan saat mereka baru menjalin kasih sampai mereka resmi menikah ,foto-foto liburan bulan madu dan semenjak hamil yang tadinya ruangan Laura penuh poster oppa Korea sekarang sudah tidak ada, hanya ada foto Tanaka dengan berbagai pose,dimeja ada foto pernikahan mereka.


"Permisi,Bu men,eh tuan maaf saya sudah lancang,saya terbiasa masuk tidak ketuk pintu,Maaf tuan maaf."


"Aku mau bertanya,."


"Tanya apa tuan,."


"Sejak kapan Laura mengganti poster orang Korea itu dengan foto saya,."


"Sejak setelah Bu men pingsan tuan, dia bilang kalau dia sering merindukan tuan setiap saat jadi, dia menggantinya dan tidak mau melihat laki-laki manapun, supaya kalau dia hamil anaknya mirip tuan Tanaka."


____________________________

__ADS_1


bersambung


(^∆^)


__ADS_2