
Laura menghampiri Tanaka kembali dan memegang tangannya manja,
"sayang aku khawatir tadi,."Dengan nada manja
" iya ,aku tahu sayang ,tapi aku baik-baik saja kan."
Laura kembali mencium bibirnya tak perduli banyak yang melihat mereka disana.
Setelah selesai berciuman,Tanaka melihat kearah temannya,pemilik tempat itu.
"sayang kenalkan itu teman ku yang punya casino ini ."ucap Tanaka sambil menunjuk kearah seorang pria
"Iya ,halo aku Laura salam kenal."ucap Laura sambil tersenyum dan menjulurkan tangannya kearah pria itu untuk bersalaman
Teman Tanaka langsung menyambut tangan Laura
" iya"dan tidak mau melepaskan.
Tanaka yang melihat tangan sang istri tidak dilepas cukup lama, wajahnya langsung berubah gelap.
"hem,itu tangan istriku, kenapa tidak lepas-lepas ."
Saat mendengar ucapan Tanaka, temannya itu pun langsung dibuat salah tingkah.
"eh iya, maaf ya ,aku tidak bermaksud,"
Gila, pantes Tanaka cinta mati.fikir pria itu
Setelah selesai berkenalan, Laura berbalik kearah Tanaka.
" sayang aku lapar,."ucap Laura
Saat mendengar percakapan Laura dan Tanaka, pria tadi menawarkan inisiatif sendiri.
"hayu kita makan sama-sama saja,." ucap teman Tanaka.
Tanaka menganggukkan kepalanya tanda setuju.
" hayu sayang,."sambil menggandeng tangan Laura
Mereka bergegas kembali ke tempat dimana Tanaka dan yang lain tadi berkumpul.
Sesaat sudah berada didalam ruangan.
"oh jadi dari tadi kamu disini , terus liatin aku dari cctv ."ucap Laura sambil mengedarkan pandangannya
"sambil duduk di sofa ,hem,iya sayangku , Ah lelah baget aku sayang,."untuk Tanaka sambil menaruh kepalanya diatas paha Laura sambil berbaring di sofa.
"lelah dari mana ,kamu dari tadi di sini enak enakan, Emang kamu di sini bersih-bersih apa?."ucap Laura dengan sedikit menyerngitkan dahinya
"hahaha yaampun sayang ,aku lagi mau manja juga malah di gituin."
Tanaka dan teman prianya itu pun langsung tertawa lepas
"hahahahaha ,baru kali ini, aku dengar Tanaka minta dimanja sama wanita,biasanya tidak perlu diminta juga langsung dimanja."ucap pria itu dengan sedikit nada memprovokasi
"berisik."ucap Tanaka sambil melihat wajah temannya itu
__ADS_1
"Sayang ponsel kamu tidak aktif?."
" iya aku matiin sengaja, soalnya Tante telepon terus sayang,ih pusing deh, pak moto dan David juga wa aku terus."
"oh, yaudah ponselnya mana aku yang hidupkan , kalau mereka nanti ada yang telepon aku yang angkat."
"ini sayang ,sambil mengelus rambut dan kepala Tanaka yang masih berada dipangkuannya.
Teman Tanaka tertegun sejenak saat melihat kearah Tanaka dan Laura yang sedang mengumbar kemesraan.
" aduh kenapa jadi aku yang sekarang merasa jadi nyamuk ya."
"tadi kan cewek cantik banyak, pada kemana?,ucap Tanaka mengingatkan,tapi bukan aku ya sayang."ucapnya lagi sambil melihat kearah laura
" iya sayang ku."ucap Laura lembut
Teman Tanaka yang tadi mendengar ucapan dari Tanaka pun rasanya dia akan muntah darah,sejak kapan play boy cap karet berperilaku seperti itu.
" bohong itu, dia juga minta di manja sama wanita lain."ucap sipria dengan nada provokasi
Tanaka tidak perduli dan sudah kembali fokus ke ponsel Laura yang sedang dia pegang.
"Kamu mau ngomong apa juga ke istri ku, dia tidak akan percaya ,dia hanya percaya suaminya."ucap Laura santai
Pelayan pun datang,
"Pesan apa nona,."tanya pelayan sambil memperlihatkan menu.
Setelah menerima buku menu Laura melihat kearah Tanaka,
"sayang kamu mau makan apa?."
Sesaat Sudah memesan makanan.
" Ichiro dimana sayang kok tidak di ajak kesini?."
" Ichiro aku minta untuk pindah hotel sayang,Sudah muak aku sama keluarga pak moto,Kasian kamu di teror terus sama mereka."
Teman Tanaka langsung menghentikan aktivitasnya menatap ponsel,lalu beralih kearah Tanaka dengan wajah terkejut.
" maksud Lo pak moto yang punya bisnis properti itu Tanaka?."ucap temannya.
" iya ,tuh orang gangguin istriku terus,Masa terang-terangan bilang ke saya kalau sebenarnya Laura mau di jadikan menantunya, Istri orang masih mau di Pepet saja, seperti tidak ada lagi wanita di dunia ini untuk anaknya,."
Kemudian Tanaka beranjak bangun dari tidurannya, sekarang berubah menjadi posisi duduk.
" Sayang aku mau duduk di belakang kamu."ucap Tanaka dengan nada manja ke Laura
" iya sayang ku,sambil merubah posisi duduknya agar Tanaka bisa berada dibelakangnya sambil memeluk pinggang rampingnya,terus kita nanti pindah kemana?."
" sambil memeluk erat istrinya dari belakang, Iya nanti kita pulang pesan tiket pesawat saja sayaaaang , yang ikut naik kapal, biar Ichiro saja, tidak apa-apa kan kita pulang tidak bareng mereka sayang." Tanaka bersikap sangat manja sambil membenamkan wajahnya kepunggung laura
" iya tidak apa-apa, kalau itu membuat hati kamu tenang sayang,."Laura memalingkan wajahnya kearah belakang untuk bisa mencium mesra suaminya.
Sedangkan pria yang sedari tadi sudah menjadi nyamuk,hanya bisa pasrah
"yaampun mesranya, jadi pengen nikah nih hahahhaahahah."ucap temannya.
__ADS_1
Tanaka berpura-pura tidak menggubris ucapan temannya itu
"ada orang yang syirik sayang biarin saja." Masih sambil mengecek ponsel istrinya.
Tak lama pelayan datang membawakan pesanan makanan laura
" Ini pesanan Anda nona,."makanan sudah datang.
"makasih ya ,"akhirnya datang juga ,Sayang aaaaa."sambil menyuapi Tanaka.
Temannya tanaka hanya mematung melihat kemesraan mereka berdua,setelah selesai mereka pergi dari casino dan pulang ke hotel yang baru.
Setelah berada didalam mobil, yang dikendarai oleh seorang supir.
Tanaka masih sibuk dengan ponsel milik Laura ditangan kanannya,Sedangkan tangan kirinya memegang tangan Laura erat,
Laura tahu kalau tanaka gelisah melihat semua chat dari David ,yang selama ini tidak pernah balas, dibuka saja tidak pernah sampai numpuk pesan yang belum di baca.
Bahkan Sesampainya dihotel Tanaka masih bergelut dengan ponsel milik Laura ,Laura melepaskan pakaian yang dikenakan oleh Tanaka saja,dia tidak sadar.
Langsung laura memeluk dan mencium leher suaminya itu.
"sayang ,Sejak kapan aku sudah tidak berpakaian seperti ini."
Tanpa ada jawaban dari Laura, karena laura sedang sibuk menciumi dari leher pindah ke bawah kuping,Tanaka menaruh ponsel yang sedari tadi di lihatnya , langsung meraih rahang pipi laura, Mencium bibirnya dengan lembut.
"Manjain aku sayang,."pintanya.
Langsung laura mendorong badan Tanaka hingga berbaring diatas kasur ,dicium setiap inci tubuhnya dari bibir pindah ke leher pindah ke dadanya yang bidang hingga ke perutnya.
Lalu kembali lagi menatap kearah Tanaka ,sayang ku, Hem, membuat tubuh laura mengejang hebat,
"ya tuhan."
Tanaka bangun dari tidurnya untuk memeluk sambil meraih bibir Laura, sekarang mereka berdua di posisi duduk, tanaka mencium bibir laura sampai kerongga mulut dengan liarnya begitupun dengan laura,
" Love you sayang ku ."
" Love you more suami ku."
Kini direbahkan tubuh laura, sekarang laura di bawah dan tanaka di atas , Tanaka mencium Laura dari atas sampai bawah , ******* bagian bawah tubuhnya
sampai Laura mengejang untuk ke dua kalinya.
dia meneruskan ciumannya ke perut ,leher dan bibir laura
Mereka mulai pembelitan kembali.
Tanaka mencium bibir Laura saat ingin merasakan kenikmatan sekali lagi dan memasukkan cairan ke tubuh Laura.
laura masih ingin ******* bibir tanaka ," love you,"
tubuh dan keringat mereka masih membelit sambil merubuhkan tubuh masing-masing.
______________________
bersambung
__ADS_1
(^∆^)