
Sebenarnya Tanaka sangat tidak menyukai baju yang sedang dipakai istrinya karena terlalu terbuka.
Di depan gedung Laura harus melewati penjaga.
"Malam, nona manis sekali,."
"Terimakasih atas pujiannya,apa saya boleh masuk?."
"Tentu saja nona , masa wanita secantik anda tidak boleh masuk."
Laura melihat diatas pendeteksi barang ada kamera cctv, sedangkan yang dapat melihatnya, ternyata Shaheer sing sendiri milik pribadi, dia mau melihat siapa saja yang datang.
Disebuah ruangan, saat ini sedang duduk santai seorang pria ,sambil menikmati segelas minuman.
"Siapa wanita cantik itu ,." Ucap Shaheer sing
Laura kemudian melanjutkan langkahnya untuk masuk dan mulai pengintaian,Laura memulai dari menemui resepsionis.
"Halo ,saya mencari seseorang tapi aku lupa siapa namanya ,boleh ku lihat daftar tamunya."
"Tentu nona, ini silahkan."
Tapi sepertinya Laura tidak sadar kalau dia bisa memikat kumbang yang sedang menjadi targetnya saat ini,Tiba-tiba Shaheer sing sudah ada dibelakang Laura.
"Siapa yang sedang anda cari nona?."
"Seorang pria yang ku kenal tentu saja,."ucap Laura dengan wajah tenang
Untungnya aku sudah mendapatkan informasi kamar nya, Aku harus pergi.fikir Laura
Laura segera pergi dari sana,tapi ternyata pria itu masih mengikuti.
"Tunggu ,mau ku temani mencari pria mu itu?."
"Tidak terimakasih,."ucap Laura dengan nada sopan sambil menjauhinya dan buru-buru untuk masuk kedalam lift ,tapi dia menahan lif dengan cepat menggunakan kakinya.
Mereka saling bertatapan,Laura berinisiatif untuk keluar dari lift dan meninggalkan pria itu sendirian didalam lift.
Laura lebih memilih berjalan naik tangga ke lantai satu tapi laura sadar,pria itu masih mengikuti laura dari belakang.
Laura langsung menghubungi rekannya dari alat komunikasi jarak jauh, yang berada di anting-anting yang sedang dia kenakan.
"Halo ,aku di ikuti."
"Bersembunyi lah dan keluar saat aku suruh Ra ,aku sudah meretas semua cctv dan mengirim nya ke ponsel kamu."
"Ok ,"ucap Laura sambil berlalu pergi menuju kearah pintu untuk bersembunyi di sebuah dapur, milik hotel tersebut.
Laura berpapasan dengan seorang koki saat sudah berada didalam dapur itu
"Ada apa anda kesini nona?."Tanya seorang koki.
"Tidak apa-apa,."laura berlalu dan pergi dari sana.
Shaheer sing sudah berada di dapur, untuk mengikuti laura
"Apa kalian ada yang melihat wanita memakai sari merah lewat sini?."
"Iya, dia kearah sana tuan ."
"Oke terimakasih."
Dari jauh Laura melihat kalau pria itu sedang mencari keberadaannya.
"Halo aku tidak menemukan tempat yang pas untuk sembunyi."
__ADS_1
"Ok sebentar,,,,"
"Cepat lah aku tidak punya banyak waktu dia terus mengikuti ku."
Saat sedang kebingungan Tiba-tiba Laura melihat ada kamar yang sedang dibersihkan oleh cleaning servis.
"Maaf aku butuh bantuan kamu nanti aku kasih uang, kamu hanya harus diam oke." Laura langsung Mendorong cleaning servis itu masuk ke kamar yang sedang dia bersihkan.
"Iya nyonya,."ucap cleaning servis
Laura bisa melihat dari balik pintu melalui lubang kaca kecil yang ada dipintu ,dia melihat kalau Shaheer sing sudah lewat dari kamar itu dan juga keberadaannya sudah sangat jauh,kemudian laura berlalu pergi karena merasa sudah aman ,
"ini uang untuk kamu."
"Terimakasih nyonya."
"Aku yang seharusnya berterima kasih kepada kamu."
Lalu Laura kembali menerima panggilan dari anting-anting yang sedang dia kenakan.
"Ra, kamu baik baik saja?."
"Iya ,aku sudah ada di lift ,"
Laura sedang melihat aktivitas dari cctv, ternyata Shaheer sing sudah kembali kedalam kamar tadi tempat laura bersembunyi ,
mungkin dia juga mencari-cari ku dari cctv. Fikir Laura
"Pria yang menyusahkan."
"Ra, bagaimana."
"Aku sudah dilantai tempat kamar nya, Ada 2 penjaga ini lantai 40 ,ah sialan dia kearah sini aku harus pergi,"ucap Laura yang masih melihat aktivitas Shaheer sing dari ponselnya.
"Oke masuk saja ke dalam pesta Ra kami mau lihat siapa tamu-tamunya."
"Ra, kamu ok kan."ucap teman Laura.
Rekan satu timnya sangat khawatir karena ini tugas pertama setelah Laura pensiun .
"Iya masih aman seperti nya Shaheer sing tidak minta bantuan pelayan nya untuk mengejar ku,Aku sudah sampai di lantai bollroom hotel tempat pesta di adakan,Aku akan berbaur dengan tamu yang lain."
"Oke Ra "
Tanaka yang sedari tadi melihat istrinya di ikuti oleh Shaheer sing sudah emosi dan cemburu.
"Aku akan menjemput istri ku,"ucap Tanaka
"Jangan tuan tanaka nanti Laura bisa dalam bahaya."
Sementara itu,Laura sedang berada didalam pesta.
"Aku sudah masuk ke pesta sambil berbaur, Ku lihat wajah yang tidak asing."ucap Laura
"Semua wajah yang sudah tak asing berkumpul di sini luar biasa ,"Sahut Mr Noah dari panggilan lain.
"Iya banyak sekali termasuk orang yang dulu pernah masuk penjara."
Ternyata tak lama kemudian Shaheer sing masuk ke dalam pesta dan matanya sedari tadi seperti mencari sambil menyambut tamu.
"Ah sial ,."ucap Laura sambil melihat kearah mata Shaheer sing yang sedang melihat kearah laura.
"Cepat lah sudah belum."
"Oke ,sudah Ra kami sudah melihat wajah tamunya."
__ADS_1
"Oke."
Laura baru ingin bergegas menghindar dari tatapan mata itu yang sambil datang menghampirinya saat ini
"Hay kita bertemu lagi,."ucap Shaheer sing Sambil tersenyum
Walaupun Di batasi oleh meja, Laura dan Shaheer sing masih bertatapan.
"Tentu, Bukannya sebuah kebetulan bukan?."
"Menurut mu?."ucap Shaheer sing
Laura bergegas ingin berlalu pergi tapi dengan cepat dia meraih tangan Laura,tentu saja langsung Laura hempaskan tolak dan pergi
Dari belakang Shaheer sing berbicara sambil mengikuti Laura.
"Apa kamu sudah menemukan pria itu?."
"Tidak,."ucap Laura
"Bagaimana kalau menemani ku saja."
"Tidak."
"Apa ada kata lain selain tidak."
Laura hanya diam dan mulai berlari, sedangkan Shaheer sing masih mengejarnya ,
Sial aku sedang memakai baju yang menyusahkan.fikir Laura
Shaheer sing dengan mudah berhasil menghadang Laura.
"Tunggu kenapa terburu-buru,."ucap Shaheer sing
"Sekarang sudah jam 12 malam aku harus pulang, tolong minggir jangan menghalangi jalan ku."
"Apa kamu seorang Cinderella yang akan berubah menjadi Upik abu,."Sambil tersenyum
"Minggir tuan."
"Kalau aku tidak mau."
Kemudian Laura mundur beberapa langkah dan dilihat Shaheer sing membuat celah untuk Laura lari.
"Apa itu tuan,."ucap Laura sambil menunjuk sesuatu dan langsung menjatuhkan tubuh Shaheer sing untuk bisa kabur
"Wanita itu, bisa juga dia menipu ku."Sambil merasa tertantang.
Kemudian saat masih berusaha untuk menjauh dari Shaheer sing,Laura mendapatkan panggilan kembali dari rekannya.
"Ra lewat belakang ."
"Oke."
"Jagan sampai tertangkap Ra."
"Iya aku tahu."
saat sudah sampai di loby,Ada bodyguard dari Shaheer sing yang ingin menangkap Laura, Laura hanya berusaha untuk bisa menghindar sambil memakai serangan dari mereka untuk menyerang balik, dan laura bisa keluar dari hotel lalu menyetop taksi.
Shaheer sing langsung meminta mobilnya, untuk mengikuti taksi yang membawa Laura pergi.
_____________________________
bersambung
__ADS_1
(^∆^)