Terjebak Takdir Cinta Kevin

Terjebak Takdir Cinta Kevin
TTCK S2 : 12.Pulang ke rumah Kevin.


__ADS_3

Tiga hari berlalu setelah hari dimana Anna melahirkan. Anna melahirkan seorang bayi laki-laki yang sehat. Tida hari menginap di rumah sakit. Kini Anna dan sang bayi sudah diperbolehkan untuk pulang.


Penuh dengan banyak nya pertimbangan dan perdebatan antara Anna dan Kevin. Karna Anna tidak mau pulang ke rumah Kevin. Sedangkan Kevin bersikeras hendak membawa Anna dan bayinya pulang kerumah nya. Alasan karna Anna dan bayi nya bisa saja dalam bahaya. Orang-orang yang menculik Anna sempat kabur saat Jungmo dan tim nya datang ke tempat itu.


Sedangkan alasan Anna menolak. Karna hati dan perasaan nya masih belum siap untuk datang ke rumah itu. Rumah yang penuh dengan kenangan tentang kakak cantik nya. Anna benar-benar tidak sanggup. Rasa bersalah yang mendalam dalam hati Anna, belum sempat dia menebusnya. Hingga perasaan itu menggantung menyesakan dadanya selama ini.


"AKU TIDAK MAU....." Anna berteriak membuang muka cemberut. "Kenapa? Apa alasan mu tidak mau? Ini semua untuk kebaikan mu juga" sahut Kevin kesal dengan sikap Anna.


"Tidak ada alasan.....aku hanya tidak mau satu rumah dengan mu...." Anna kembali menatap Kevin dengan wajah masam.


"Keras kepala.....jika kamu tetap tidak mau ikut denganku, itu terserah padamu......yang jelas aku akan tetap membawa nya bersamaku...." Kevin hendak melangkah pergi.


Seketika Anna langsung berteriak. "JANGAN......jangan bawa dia." langkah Kevin terhenti, ia langsung berbalik badan kembali menatap Anna.


"An...sebaik nya kamu ikutin aja perintah bos Kevin..." Arsen yang sedari tadi hanya menyimak perdebatan Kevin dan Anna. Akhirnya mulai angkat bicara. "Benar yang dikatakan bos Kevin, bisa saja kalian berdua dalam bahaya besar.....dalam keadaan ku yang seperti ini, aku tidak akan bisa menjaga mu" lanjut Arsen.

__ADS_1


Anna menatap Arsen. Ucapan Arsen benar, dengan keadaan nya sekarang. Arsen tidak bisa menjaga Anna dan bayi nya.


"Cepat bersiap sebentar lagi Jungmo datang menjemput, aku tidak menerima kata tidak." Kevin kembali berputar badan melangkah ke arah pintu. "Kamu juga harus ikut, masalah kita belum selesai..." Sebelum akhirnya keluar dari pintu, Kevin sempat melirok Arsen dengan tajam. Tatapan nya dingin tak bersahabat.


Anna dan Arsen pun mau tidak mau menuruti perintah Kevin. Arsen, Anna, dan bayinya ikut pulang bersama Kevin kerumah nya.


***


Anna melangkah dengan berat memasuki sebuah kamar yang di perintahkan Kevin akan menjadi kamar nya. Di kamar itu ada dua box tempat tidur bayi dan satu ranjang untuk orang dewasa.


"Hah? I-iya baiklah aku masuk" Anna menoleh kebelakang dan langsung masuk ke dalam kamar itu.


"Kamu tidurlah di kamar ini, bersama dengan Marvin....ada dua box bayi, kamu bisa menidurkan bayi mu disana...." ucap Kevin.


"Marvin?" matanya tertuju pada box bayi yang bertuliskan 'Marvin Louis'.

__ADS_1


"Marvin lahir saat Mia sedang bertarung antara hidup dan mati akibat kecelakaan itu" raut wajah Kevin berubah menjadi murung.


Anna berjalan mendekati box bayi tersebut. Didalam box itu terbaring seorang bayi lucu yang menggemaskan sedang terlelap dalam tidur nya.


"Dia memiliki mata yang indah......" tangan Anna menjukur menjangkau pipi cubby Marvin. Merasakan ada sentuhan tangan, Marvin menggeliat dalam tidur nya.


"Jangan mengganggunya.....dia baru saja tertidur...." Kevin menarik tangan Anna dari pipi Marvin.


Anna terkejut dengan sentuhan tangan Kevin yang secara tiba-tiba itu. "Maaf...." lirihnya mundur selangkah.


"Baiklah.....kalau begitu kamu istirahat lah....aku keluar....." Kevin melangkah pergi meninggalkan Anna. Keluar dari dalam kamar tersebut.


TBC.


Note : Jangan lupa untuk like dan vote, biar aku tambah semangat untuk up nya. Happy Readings🌹🌹🌹

__ADS_1


__ADS_2