
Nathan menatap nya dengan santai, seperti tidak ada rasa bersalah sedikit pun. Dia malah tersenyum miring mengejek gadis keras kepala di depan nya itu.
"Mi tolong kamu gak perlu dengerin ucapan Nathan yah, sebutin aja kamu mau makan apa? Biar pelayan akan memasakan nya untuk mu....." Mia mencoba menenangkan Mia yang terlihat kesal dan menatap sengit Nathan.
"Gak perlu Rens, aku makan ini aja......mmmmmhhmmm."
Tanpa melihat dengan jelas pa yang dia raih. Mia mengambil sepotong sandwich yang tersusun di hadapan nya. "Mi....jangan makan itu...." Rens berteriak menahan tangan Mia, namun tak sempat dia mencegah Mia memakan sandwich tersebut.
Mia mengunyah sandwich tersebut dengan kasar, kesal sekali, sangat kesal yang dia rasakan kini. Tetapi tiba-tiba saja kunyahan nya mendadak menjadi pelan. Dia merasa lidah nya kelu, ada sesuatu di dalam sandwich tersebut yang sangat dia tidak sukai. Selada......
"Ada selada di dalam nya Mi....." ucap Rens pelan, terlambat sudah dia mengatakan nya. Dia merasa bersalah pada Mia, tersenyum getir menatap sahabatnya itu.
Dengan keadaan mulut yang menggembung penuh dengan sandwich. Mata Mia berkaca-kaca, tidak suka, dia sangat tidak suka dengan selada. Dia semakin kesal melihat Nathan yang nampak sedang mengejek nya.
__ADS_1
Mia pun tidak tahan lagi, dia langsung mengambil tisu lalu memuntahkan seluruh sandwich yang ada di dalam mulut nya. Mia terbatuk-batuk merasa ada yang menyangkut di tenggirokan nya.
Uhhukk...uhhukk...uhhukk
"Mi kamu gak kenapa-kenapa kan, ini minum" Rens panik dan segera mengambilkan air minum, dan menyodor kan gelas kepada Mia.
Tapi tangan Rens tak kalah cepat dengan Kevin. "Ini cepat minum, kenapa makan itu jika tidak bisa makan selada?" ucap Kevin mengerinyit kesal melihat kecerobohan sang istri.
"Kevin...." lirIh Rens yang tertegun dengan kehadiran Kevin saat itu. Dia pun menolehin Mia dan Nathan secara bergantian. Mia hanya menunduk tak memberi jawaban. Sedangkan Nathan malah mengangkat kedua pundak nya seperti tidak tahu menahu.
***
Mereka pun sarapan bersama. Dengan posisi saling berhadapan. Nathan berhadapan dengan Kevin, Rens berhadapan dengan Mia. Rens menyenggol tangan Nathan pelan. "Kenapa dia bisa berada disini? Pasti kamu kan sayang yang sudah beritahu dia Mia ada disini...." Rens berbisik dengan nada kesal pada Nathan.
__ADS_1
"Bukan kah kita tidak boleh berbohong? Kamu sendiri yang mengajarkan pada Regha untuk tidak boleh berbohong, jadi aku mengikutinya....dia bertanya dan aku menjawab dengan jujur...." jawab Nathan dengan raut wajah di buat sepolos mungkin
Rens pun mencubit perut Nathan, membuat pria itu menggelinjang kegelian. "Hahah.....yah, yah ampun" ringis nya pelan menahan tangan sang istri.
Nathan dan Rens saling berbisik sambil menyantap makanan nya, sedangkan Mia dan Kevin terlihat saling diam. Melainkan hanya Mia yang diam, Kevin berusaha memberikan perhatian nya kepada istrinya itu.
"Makan ini.....aku sudah memisahkan selada nya" Kevin memberikan piring nya pada Mia. Mia diam tak menjawab, dia hanya nurut saja.
Rens menatap sengit gerak-gerik Kevin. Sangat jelas jika saat ini dia sangat kesal terhadap suami sahabat nya itu. Sesekali Kevin melirik Rens yang terus menatap nya dengan tatapan tidak suka. Tapi dia memilih tidak menghiraukan nya. Bagi Kevin wanita memang seperti itu, wajar lah Rens marah padanya. Karna dia menganggap Mia sakit hati dan menangis karna Kevin.
TBC.
Note: Jangan lupa like dan vote nya, biar aku makin semangat untuk up🌹🌹
__ADS_1