Terjebak Takdir Cinta Kevin

Terjebak Takdir Cinta Kevin
Extra Part : Kevin, Marvin, dan Gavin.


__ADS_3

Sepuluh tahun kemudian.....


Pagi itu Kevin, Marvin, dan Gavin sarapan bersama sebelum kedua bocah berumur 10 tahun itu berangkat ke sekolah nya.


Kevin memandangi kedua anak nya yang duduk bersebelahan. Wajah mereka yang sangat mirip dengan nya ketika masih kecil. Tanpa sadar duda keren anak dua itu tersenyum dengan menawan nya.


"Ayah? Apa yang ayah lihat? Aku tidak suka diperhatikan jika sedang makan....." ucap Marvin dingin dan ketus. Tatapan nya sekilas melirik Kevin lalu kembali ke makanan nya.


Kevin sontak terkejut. Ternyata sang anak bisa lebih dingin darinya. Ia pun mengambil ayam goreng dengan sumpitnya, lalu menaruhnya di atas nasi Marvin. "Makanlah yang banyak biar kamu bisa tumbuh besar seperti ayah....." Kevin tersenyum lebar.


"Hmm....Marvin tidak ingin menjadi seperti ayah...." lagi-lagi sahutan dingin dari Marvin membuat Kevin tak berkutik. Ia tersenyum kecut.


"Aku saja ayah.....Gavin mau jadi seperti ayah, keren,tampan, dan kaya raya hahahah" sahut Gavin yang langsung memegang tangan Kevin. Tersenyum tulus penuh kasih sayang di dalam sorot matanya menatap sang ayah.

__ADS_1


"Benarkah? Baiklah kalau begitu dua untuk Gavin.....biar kamu bisa tumbuh menjadi pria keren seperti ayah....hahaha."


Kevin memberikan dua ayam goreng pada Gavin. Kevin tertawa singkat sambil tersenyum memperhatikan anak nya yang satu itu. Sifatnya sedikit berbeda dengan Marvin. Gavin lebih meskipun terkadang dia juga sangat dingin dan ketus. Tetapi jika bersama dengan orang-orang terdekat dia lebih cenderung perhatian dan menghargai perasaan orang lain.


Tidak hal nya dengan Marvin. Anak itu benar-benar seperti pinang di belah dua dengan Kevin. Wajah nya yang tampan dan menawan. Menampakan sikap arogant, dingin, dan cuek seperti Kevin dulunya. Meskipun dengan orang terdekat, dia tetap saja bersikap dingin. Jika tidak ada yang perlu dibicarakan. Marvin lebih memilih untuk diam. Tetapi ia sangat menyayangi sang adik dan juga mamah Anna nya. Entah kenapa Marvin sangat nyaman berada di dekat Anna dan juga Gavin.


Sosok Anna benar-benar sangat berarti untuk nya. Kasih sayang seorang ibu yang diberikan Anna terhadap Marvin selama ini membuat anak itu tak bisa menyangkal. Jika dirinya sangat menyayangi Anna. Walaupun dia tahu jelas tentang kejadian masa lalu yang menimpa sang ibu. Ketidak sengajaan yang membuat mereka bertiga saling terhubung. Tapi Marvin tidak pernah membenci Anna maupun Gavin sedetik pun. Malah dia sangat menyayangi adik dan wanita yang sudah dia anggap sebagai ibu kandungnya itu.


Akan tetapi Gavin sangat membenci Arsen. Dia belum bisa memaafkan nya. Semenjak setahun yang lalu kebenaran itu dia tahu. Marvin menjaga jarak terhadap Arsen. Sakit hati nya dia saat mendengar penyebab kematian sang ibu yang begitu miris. Terlebih itu sebuah kecelakaan yang di rencanakan terhadap Arsen.


"Hahaha.......ok...ok terserah padamu saja, ayah memang kalah tampan dan keren darimu..." Kevin tertawa renyah mendengar perkataan Marvin. Anak nya itu benar-benar tidak mau dikalah.


Sejenak terlintas sosok Mia di benak nya. Sifat tidak mau di kalah itu mengingatkan nya pada sosok wanita itu. Kevin sangat merindukan nya. Sudah sepuluh tahun berlalu, ia tetap menjaga hati dan perasaan nya untuk istri tercintanya itu. Tidak ada niatan dirinya untuk menikah lagi. Bagi Kevin Mia tetap satu untuk selamanya, sampai mereka di pertemukan kembali di kehidupan selanjutnya.

__ADS_1


"Cepat selesaikan sarapan......ayah akan mengantar kalian ke sekolah hari ini" lanjut Kevin memerintahkan kedua sang anak untuk menyelesaikan sarapan dengan cepat.


"Baiklah ayah.....Gavin senang bisa di antar sekolah sama ayah...." ucap Gavin lagi-lagi memegang tangan Kevin. Membuat dirinya semakin bahagia mendapat perlakuan manis itu dari sang anak.


Sedangkan yang satu nya lagi. Masih tetap keukeh dengan raut wajah dingin nya. Marvin tidak bereaksi sedikit pun. Hanya melirik sekilas, lalu kembali menyantap sarapan nya.


***


Jangan lupa untuk baca kelanjutan cerita kisah cinta Reghata dan Gavin yang author up lanjut di novel Renesmee atau dengan judul yang udah ganti jadi 'Terjebak Takdir Cinta Presdir'. Ikutin gimana perjuangan Gavin untuk mendapatkan cinta dari Reghata wanita dingin itu. πŸ™πŸ™πŸ™


Mohon kritik dan saran dalian kalian semuaπŸ€—πŸ€—


Mampir juga di karya Author 'More Than Friend' kisah Vindra dan Cinta yang penuh kebucinan itu πŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ™πŸ™

__ADS_1


Sekali lagi terima kasih untuk kalian para readers yang hebat-hebat....πŸ‘πŸŒΉπŸŒΉ


__ADS_2