Terjebak Takdir Cinta Kevin

Terjebak Takdir Cinta Kevin
Koo Jungmo "Monster bermata empat"


__ADS_3

Sepeninggal Jungmo, Kevin kembali duduk di kursi kerja nya. Dia kembali membuka laptop nya, menonton kembali rekaman yang barusan dia mainkan saat ada Jungmo. Rekaman tersebut sengaja di rekam oleh Jungmo, saat dia di beri perintah oleh Kevin untuk melacak keberadaan Arsen dan Anna.


Tidak memerlukan waktu lama, Jungmo berhasil menemukan tempat tinggal Arsen dan Anna. Dia tinggal di kota Gangnam. Entah kenapa Arsen memilih kota itu. Dia membawa Anna tinggal di sebuah rumah sederhana. Dengan penghasilan tidak sebesar dengan gaji nya saat menjadi asisten Kevin, Arsen kini bekerja sebagai pegawai di sebuah perusahaan kecil di bidang perdagangan.


Satu hari yang lalu, saat Arsen baru pulang dari interview kerjaan di perusahaan perdagangan tersebut. Arsen sengaja mampir di sebuah toserba, dia membelikan ramen instan dan beberapa bahan masakan lain nya untuk Anna.


Tetapi saat dia sudah selesai membayar di kasir, lalu kembali ke dalam mobil. Arsen di kejutkan dengan sosok Jungmo yang tiba-tiba sudah ada di dalam mobil nya. Di kursi belakang Jungmo nampak seperti pembunuh psycopat duduk diam dengan raut wajah datar nya.


"Shiitt.....gila.....apa kamu mau membuat ku jantungan.....sejak kapan kamu menyelinap ke dalam mobil ku..." gerutu Arsen berbicara pada Jungmo melalui kaca sepion tengah nya.


Jungmo diam sejenak, mata nya melirik kiri dan kanan. "Sedang apa kamu di kota ini?" tanya nya dengan dingin.

__ADS_1


Arsen pun mendengus. "Bukan urusan mu.....sana keluar dari mobilku..."


"Apa kamu membawa lari gadis nya bos Kevin?" tanpa merasa berdosa, Jungmo bertanya telak dengan raut wajah datar.


"Heiisshh.....dasar brengsek.....Anna bukan gadis nya bos Kevin, dia tidak ada hubungan apa-apa dengan bos Kevin....." maki Arsen sembari membuka pintu mobil. Lalu keluar membuka pintu mobil belakang, menarik pria itu keluar dengan paksa.


"Aku tidak punya waktu untuk meladeni dirimu....." ucap Arsen dengan ketusnya. Suara nya yang lantang membuat mereka berdua menjadi tontonan semua orang disekitar tempat itu.


Tiba-tiba sikap Jungmo berubah menjadi seseorang yang terlihat bodoh. Tawanya yang menyeringai seperti orang bodoh dan kaca mata nya yang terturun hingga ke ujung hidung. Dia meraih tangan Arsen lalu menunduk seperti hendak mencium punggung tangan tersebut.


"Cihh....kau memang tidak pernah berubah..." Arsen menghempaskan tangan Jungmo dengan kasar. Dia tersenyum miring dengan sorot mata kesal nya. "Jangan pernah menemui ku lagi, dan jika kamu bertemu bos Kevin.....katakan padanya untuk tidak mengganggu Anna, aku akan yakinkan jika Anna bakal hidup bahagia bersamaku..."

__ADS_1


Arsen masuk kedalam mobil nya, sebelum menancap gas dia sempat melirik Jungmo dengan sinis. Di lirik hanya tersenyum seperti orang bodoh. Saat semua orang sudah berpaling melanjutkan aktivitas masing-masing. Seketika raut wajah Jungmo berubah, senyum bodoh nya telah hilang. Menyisakan tatapan dingin dengan wajah datar dan senyum licik yang samar-samar. Hebat sekali dia menyembunyikan jati dirinya sendiri.....


Jungmo pun berbalik badan, berjalan dengan tangan kanan di dalam saku. Dan tangan kiri menekan tombol panggilan di kontak bertuliskan "Bos Kevin" di layar ponselnya.


"Saya telah menemukan keberadaan nya Bos....." ucap Jungmo sembari meraih gagang pintu mobil, lalu membuka nya. Tanpa berlama-lama dia langsung masuk ke dalam mobil yang kaca nya serba hitam itu. Hingga jika dari luar orang tidak dapat melihat isi di dalam mobil tersebut.


"Baik Bos.....saya akan mengikutinya" ucap nya lagi setelah menerima perintah selanjutnya dari Kevin. Jungmo pun menancap gas dengan kecepatan maximal menyusul mobil Arsen, yang telah hilang menjauh dari pandangan nya.


TBC.


Note: Jangan lupa like dan vote nya, biar aku makin semangat untuk up🌹🌹

__ADS_1


__ADS_2