Terjebak Takdir Cinta Kevin

Terjebak Takdir Cinta Kevin
Bukan kaca mata biasa


__ADS_3

"Ini memang terlihat seperti kamera kecil yang tersembunyi, tapi sebenarnya ini adalah inframerah.....untuk menghasilkan hologram di balik kaca mata ini.....aku bisa melihat semua yang ingin aku lihat informasi nya di kaca mata ini bos, jadi bisa di bilang kaca mata ini sangat khusus. Bukan hanya sekedar kaca mata biasa saja....." jelas Jungmo panjang lebar berharap sang bos akan mengerti.


Kevin diam tak menjawab. Sedetik kemudian dia langsung menyambar kaca mata tersebut dengan kasar nya. Lalu di pakainya kaca mata tersebut dia ingin membuktikan dari semua ucapan Jungmo. Dan benar saja, yang dikatakan pria itu benar dia tidak berbohong. Kaca mata itu adalah kaca mata khusus. Menakjubkan.


Kevin melepas kembali kaca mata milik Jungmo itu. Mengembalikan kepada yang punya. Jungmo pun meraih kaca matanya dengan sangat hati-hati kemudian mengenakan nya kembali. Pantas saja kaca mata itu tidak pernah lepas dari nya. Kemana-mana dan kapan pun saja dia selalu memakai kaca mata jadul yang ternyata sangat menakjubkan itu.


"Dimana kamu mendapatkan kaca mata itu?" tanya Kevin yang mulai penasaran. "Apa dari devisi tempat mu bekerja dulu?" lanjutnya.


Jungmo menggeleng kan kepala nya. "Saya membuatnya sendiri bos....." jawab nya jujur.


"Benarkah? Ternyata kamu sudah berkembang sangat pesat setelah dua tahun yang lalu kita terakhir bertemu....." Kevin menepuk pundak kanan Jungmo.


"Terima kasih bos atas pujian nya....." Jungmo menjadi canggung, wajah nya seketika merah padam.


"Aku tidak memujimu...." sahut Kevin singkat, sembari memalingkan wajah nya ke arah jendela. Jungmo yang mendengar nya semakin canggung. Bodoh nya dia sudah kepedean merasa Kevin memuji nya.


***


Sore harinya....


Kevin telah menyelesaikan pekerjaan nya. Dia pun bersiap untuk segera pulang kerumah.

__ADS_1


Tok...tok...tok


Pintu ruang kerja Kevin terbuka setelah suara ketukan berhenti. Masuklah Jungmo.


"Bos, mobil sudah siap...." ucap nya berdiri di ambang pintu.


"Baiklah tunggu aku di lobby, sebentar lagi aku akan turun...."


Jungmo pun berlalu kembali keluar dari ruangan kerja Kevin. Tak lupa dia untuk menutup pintu kembali dengan rapat.


Tiba-tiba ponsel Kevin berdering saat dirinya sedang mengenakan jas nya. Dengan cepat Kevin langsung merogoh saku mengambil ponselnya.


Setelah Kevin masuk ke dalam mobil, Jungmo pun mulai menancap gas menuju rumah. Tidak berselang lama sampai lah mereka di rumah, karna jalanan tidak terlalu ramai dan macet. Sehingga mereka cepat sampai.


Kevin turun dari mobil. Tapi sebelum Jungmo pergi Kevin terlebih dulu menahan nya. "Tunggulah sebentar, kita akan pergi ke rumah sakit di daerah Goyang menemui Tara..." ucap Kevin.


"Baik bos...." sahut Jungmo sigap tanpa banyak bertanya.


Kevin pun berjalan setengah berlari masuk ke dalam rumah. Saat melewati ruang keluarga langkah Kevin terhenti. Sudut bibir nya tertarik sedikit. Menciptakan senyum tipis di wajah tampan nya. Mendapati sang istri yang tengah duduk manis tegang menonton tv. Sambil tangan nya yang memegang garpu menusuk potongan buah lalu memasukan nya ke dalam mulut.


Kevin melangkah perlahan dengan mengendap-endap. Saat sudah berada di belakang sofa tempat Mia duduk santai. Kevin langsung melancarkan aksinya.

__ADS_1


Cups....


Kecupan mendarat dipipi kanan Mia, membuat wanita itu terkejut. Dia langsung menoleh kebelakang dengan wajah yang memerah.


"Bee....apaan sih, suka banget deh bikin aku kaget."


Kevin tersenyum miring. Dia meraih tangan Mia menarik nya perlahan agar beranjak dari sofa. "Ganti bajumu bee...kita berangkat sekarang agar cepat sampai di sana?" ucap Kevin memeluk mesra sang istri.


Mia mengerinyit heran, gadis itu melepaskan pelukan dan menatap Kevin penuh tanya. "Kemana bee?" tanya nya penasaran.


"Sheila mau melahirkan, Tara meminta kita untuk menemani mereka...." ucap Kevin tersenyum.


"Benarkah...." mata Mia berbinar. "Ayo aku pakai ini saja bee....ayo buruan..." ucap Mia bersemangat.


Mia pun menggandeng tangan Kevin menuju ke arah luar. Mendengar Sheila akan melahirkan mbuat Mia merasa bahagia. Akan lahir lagi satu anggota keluarga mereka. Keponakan yang di tunggu-tunggu nya.


Mereka pun pergi ke Goyang untuk menemui Sheila dan Tara. Menggunakan mobil yang di kendarai oleh Jungmo.


TBC.


Note: Jangan lupa like dan vote nya, biar aku makin semangat untuk up🌹🌹

__ADS_1


__ADS_2