
Jet telah mendarat di Beijing sekitar sepuluh menit yang lalu. Kini Jungmo tengah mengendarai mobil menuju rumah Nathan yang telah di beritahu Kevin letaknya. Kevin duduk di kursi sebelah Jungmo sambil menatap layar ponsel nya yang menunjukan gambar seorang wanita cantik sedang tertawa. Wanita itu tak lain adalah Mia.
Jungmo sekilas melirik lalu kembali fokus menatap jalanan. Walaupun dia sebelumnya tidak bekerja dengan Kevin. Tapi segala sesuatu tentang Kevin Jungmo mengetahui semuanya. Karna memang sedari dulu saat dia bertemu pertama kali dengan Kevin. Dia sudah berharap Kevin akan memilih nya tapi sekali nya Kevin malah memilih Arsen. Karna itu Jungmo bekerja keras untuk menyaingi kehebatan Arsen. Menunggu kesempatan seperti sekarang, Arsen telah pergi dan dia menggantikan posisi Arsen.
"Berapa umur mu sekarang?" tanya Kevin yang tatapan nya masih ke layar ponsel.
"Saya setahun lebih muda dari Arsen......dua puluh empat tahun" jawab Mojang sekena nya.
"Aku yakin kamu sudah tahu permasalahan apa yang kini sedang aku hadapi...." ucap Kevin sembari memasukan ponsel ke dalam saku celana nya.
Dia menyandarkan kepala dan menutup matanya sejenak. Mendengar perkataan Kevin membuat Jungmo terkejut, susah untuk menelan saliva nya sendiri. Kenapa Kevin berkata seperti itu? Apa dia tahu jika selama ini Jungmo selalu stalkerin apapun mengenai Kevin?
Sebenarnya dia tidak memiliki tujuan jahat. Melainkan dia hanya sekedar mengagumi sosok Kevin. Karna itu dia bekerja keras ingin menjadi anak buah Kevin.
"Kenapa? Apa aku salah bicara? Aku hanya menebak saja, jika kamu sudah mengetahui masalah apa yang saat ini aku hadapi....." ucap Kevin lagi.
__ADS_1
Kevin membuka matanya melirik Jungmo yang nampak gugup di balik kemudinya. "Tidak perlu ketakutan, aku hanya berharap kamu bisa bekerja profesional.....tidak membawa perasaan pribadi kedalam nya...." ucap Kevin kembali menutup mata dan menghela nafas.
"Ba-baik bos...." Jungmo menghela nafas lega.
Mereka pun akhirnya sampai di rumah megah Nathan dan Rens. Jungmo langsung keluar dari mobil lalu berjalan ke sisi sebelah, membukakan pintu mobil untuk Kevin.
Kevin keluar dari mobil dengan tersenyum, dia pun menepuk pundak Jungmo. "Tidak usah terlalu formal seperti ini, aku masih bisa membuak pintu mobil sendiri...."
Jungmo terpaku, menatap kepergian Kevin yang berlalu masuk ke dalam rumah mewah tersebut. Cepat-cepat Jungmo langsung berjalan setengah berlari mengikuti langkah Kevin.
Nampak Nathan, Rens, dan Mia tengah mengobrol. Lebih tepat nya Rens dan Mia yang mengobrol, sedangkan Nathan berkutat dengan laptop nya.
Kevin menjatuhkan tubuhnya di sebelah Nathan. Membuat semua orang di ruangan itu menoleh ke arah nya. Mia melirik sebentar lalu kembali melanjutkan obrolan nya dengan Rens.
Kevin menatap Mia dengan senyum tipis yang samar di wajah tampan nya. Dia sangat merindukan wanita tersebut. Wanita yang selama dua hari selalu dia pikirkan.
__ADS_1
"Apa yang kamu lakukan?" Kevin melirik laptop yang ada di hadapan Nathan.
Nathan menolehi nya dengan tatapan biasa. "Biasa kerjaan....siapa dia?" Nathan melirik Jungmo yang berdiri tepat di belakang Kevin.
"Dia asisten baru ku....Mulai sekarang Arsen tidak lagi bekerja padaku...." jelas Kevin sembari menghela nafas dan menyandarkan kepalanya di sofa.
Sontak Mia terkejut, dia langsung menatap ke arah suaminya itu. "Apa maksudmu bee...."
Kevin menatap balik Mia, dia mengerinyit heran dengan pertanyaan Mia. "Jadi kamu benar-benar membiarkan Arsen membawa Anna?" lanjut Mia yang langsung beranjak berpindah tempat duduk di sebelah Kevin.
Rens terkejut dengan ucapan Mia. Ada apa dengan sahabat nya itu? Kenapa dia tiba-tiba menjadi sangat emosional.
TBC.
Note: Jangan lupa like dan vote nya, biar aku makin semangat untuk up🌹🌹
__ADS_1