Terjebak Takdir Cinta Kevin

Terjebak Takdir Cinta Kevin
Masa-masa Dulu...


__ADS_3

‍*****


Supir melajukan mobil dengan kecepatan sedang, menuju rumah seperti yang diperintahkan Mia. Dia sangat lelah dan ingin langsung pulang saja kerumah....


Sepenjang perjalanan, Mia memandang kearah jendela. Menikmati keindahan kota Seoul. Mia senyum-senyum sendiri, mengingat akan sesuatu.....


" Apakah seperti itu rasanya jika ditolak seseorang, misalkan diajak makan? hahaha "


Ucap Mia sembari tersenyum dan tertawa bersamaan. Begitu lucu rasanya....


" Rens aku merindukan mu..... " ucap nya lagi.


Ternyata Mia sedang mengingat Rens. Dia mengingat kenangan-kenangan mereka bersama. Dimasa-masa kuliah beberapa tahun lalu.....


Saat Rens selalu mengajak nya makan siang, tapi dia selalu menolak. Dengan alasan harus pergi bekerja part time....


Karna itu melihat sosok Anna, yang menolak nya karna pekerjaan disiang hari. Membuat Mia kembali teringat akan dirinya sendiri.....


Sudah berapa lama sebenarnya waktu berjalan? Tidak terasa kehidupan mereka semua berubah. Begitu pun dirinya, yang kini telah menjadi istri dari seorang Presdir....


Perasaan baru kemarin, Dia, Rens, dan Tara pergi berlibur di Villa pribadi milik Tara. Tempat mereka biasa menghabiskan, hari weekend.....


Tapi sekarang ketiga nya, memiliki kehidupan dan keluarga kecil masing-masing. Rens kini telah memiliki seorang putri yang cantik. Dan Tara sebentar lagi akan menjadi seorang ayah dari anak yang dikandung Sheila istrinya.....


Sedangkan dia......


Meskipun bisa dibilang sekarang dia sudah sangat bahagia memiliki Kevin. Tapi akan sangat sempurna kebahagiaan mereka jika hadir nya seorang anak dikeluarga kecil nya.....


Air mata Mia seketika menetes, dari ujung matanya. Kembali terlintas dibenak nya, semua perkataan Dokter Lee waktu itu......


Mia kembali menangis sesegukan, tapi dia langsung menutup mulut dengan tangan nya. Agar isakan nya tidak terlalu kedengaran oleh sang supir.....


Tapi tetap saja sang supir dapat mendengar tangisan Mia, secara jarak mereka sangat dekat didalam mobil yang sama.....


Supir melirik kekaca sepion tengah, dia ikut sedih melihat nyonya besar nya itu menangis. Dia sangat mengerti dengan keadaan istri Bos nya itu......


.


.


.


Sampailah mereka dirumah....


Mia langsung bergegas masuk kedalam rumah, menuju dapur. Disusul oleh pelayan yang membawakan belanjaan Mia masuk.....


Mia kemudian menjelaskan kepada para pelayan, masakan apa yang akan dimasak setiap pagi sampai malam.....


Setelah itu Mia langsung berlalu kekamar nya.....


Didalam kamar Mia langsung merebahkan tubuhnya diatas ranjang. Melepas lelah dan penat nya, Mia akhir nya ketiduran. Dengan posisi meringkuk.....


Siang itu Mia lupa untuk makan siang, dia malah tertidur saking lelah nya. Sampai sore hari nya dia terbangun.....


Mia beranjak dan segera ke kamar mandi. Untuk membersihkan tubuhnya.....

__ADS_1


Selama Mia berada didalam kamar mandi, ponselnya berdering terus menerus. Panggilan dari Kevin, berdering selama 4 kali berturut-turut.....


Mendengar ponselnya berbunyi terus-terusan, Mia mempercepat mandinya. Lalu segera keluar untuk mengangkat panggilan tersebut.


Tetapi saat hendak diangkat, panggilan nya terhenti. Mia pun berinisiatif untuk menghubungi Kevin balik. Dengan handuk yang masih terbalut, menutupi tubuh nya Mia menghubungi balik suaminya....


Tut....tut....tut


" Hallo bee.... "


" .... "


" Engga kok, aku lagi dikamar mandi tadi!! Ada apa bee? "


" .... "


" Benarkah? jadi kamu gak bisa makan malam dirumah? "


" .... "


" Tidak apa-apa bee.....Aku ngerti kok, baiklah kalau begitu aku tutup yah!!


" .... "


" Hmm....tapi ingat jangan terlalu banyak minum ok!! I love you to bee.... "


Panggilan pun terputus...


Mia menghela nafas panjang, dia sedikit kecewa karna Kevin tidak akan malam bersama nya dirumah. Melainkan dia harus menemani Mr.Richard investor asing diperusahaan nya.....


Tapi Mia tidak boleh keras kepala, apapun keputusan Kevin. Dia tetap harus mengerti dan mendukung suaminya itu....


Makanya dia berusaha keras, untuk menjadi istri yang baik. Yang tidak pernah mengeluh, selalu mengerti, dan mendukung keputusan sang suami....


*****


Sore itu Kevin telah bersiap untuk pulang, hatinya sudah tak sabar ingin bertemu sang istri dirumah. Tapi tiba-tiba Arsen mengetuk pintu dan masuk kedalam ruang kerja Kevin....


" Maaf Bos....seperti nya anda tidak bisa pulang sekarang... " ucap Arsen.


" Maksudmu apa? " Kevin mengerinyitkan dahinya, menatap Arsen dengan tajam.


" Tadi sekertaris Mr Richard menelpon, Mr Richard berpesan jika anda diundang kejamuan pesta nanti malam " Jelas Arsen.


" Hmm...pesta apaan? " tanya Kevin heran.


" Pesta penyambutan kedatangan nya Bos.... "


" Huh.....baiklah, aku akan menghubungi istriku lebih dulu "


Kevin menghela nafas panjang, rencana pulang cepat gagal. Padahal dia sudah sangat rindu pada istrinya itu. Walaupun hanya setengah hari tak bertemu, Kevin tak sanggup.


Bahkan kalau bisa, dia tidak ingin pergi bekerja. Hanya dirumah saja, menempel terus pada istrinya itu. Sungguh Kevin yang sangat mencintai Mia......


Saat Arsen hendak menutup pintu kembali. Kevin kembali berucap....

__ADS_1


" Tunggu.... "


" Ada apa Bos? "


" Kamu harus ikut juga, nanti malam "


Arsen terdiam sejenak, sebenarnya dia ingin pulang cepat hari ini. Karna begitu lelah dengan pekerjaan yang menumpuk seharian. Tetapi mau tidak mau jika itu perintah Kevin, dia harus tetap menurut.


" Baiklah Bos.... " Arsen pun melangkah keluar dan menutup pintu kembali.


Sepeninggal Arsen, Kevin pun merogoh saku nya. Mengambil ponsel lalu menghubungi Mia. Sekali dia menelpon tapi tak ada jawaban, fikiran Kevin masih tenang.


Kedua kalinya, tak ada jawaban lagi. Kevin cemas-cemas harap. Apa yang dilakukan istrinya itu?


Ketiga kali nya, masih sama. Kevin semakin cemas, fikiran nya melayang kemana-mana. Dia takut Mia akan berbuat seperti waktu itu lagi dijembatan sungai Han.


Keempat kalinya, Mia tak kunjung mengangkat panggilan Kevin. Kevin menyibak rambut nya kebelakang. Dia segera beranjak, hendak pulang kerumah.


Dia tak perduli dengan undangan dari Mr Richard. Yang dipikirkan Kevin saat ini, hanya pulang kerumah. Dan melihat keadaan istrinya.


Saat hendak keluar dari ruang kerja. Tiba-tiba ponsel nya berdering. Kevin pun menghentikan langkah nya. Lalu memeriksa ponselnya....


Dilihat nya Mia yang menelpon, Kevin bersemangat. Dengan cepat langsung mengangkat panggilan tersebut.....


Klik....Panggilan Tersambung


" Iya Bee....kamu kemana aja? Sibuk yah? "


" ...."


" Oohh....Sepertinya aku gak bisa makan malam dirumah "


" .... "


" Iya bee, Maaf kan aku!! Mr Richard mengundang ke pesta penyambutan nya... "


" .... "


" Makasih yah bee, kamu itu memang istri terbaik!! Baiklah...Bye I Love You bee "


" .... "


Panggilan terputus...


Kevin jadi senyum-senyum sendiri, mendengar nasihat dari Mia sebelum panggilan terputus. Pasti Mia trauma, melihat Kevin jika mabuk berlebihan.....


Mia teringat waktu Kevin pulang dari pesta makan malam bersama, dengan investornya juga. Waktu itu Kevin pulang tengah malam. Dengan keadaan mabuk berat....


Tingkah dan omongan Kevin, tidak beraturan. Dia terus meranyau tidak jelas. Bahkan bukan nya jika mabuk, seharusnya dia tidur.


Tapi Kevin malah tak bisa tidur, dia memakan Mia semalaman suntuk. Sampai pagi harinya, kedua nya tertidur sampai sore karna kelelahan.


Bangun-bangun Mia, merasa begitu perih didaerah sensitif nya. Kevin benar-benar tak memberi ampun dirinya, semalaman. Itu lah yang ditakutkan nya.....😅


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2