Terjebak Takdir Cinta Kevin

Terjebak Takdir Cinta Kevin
Tulip putih yang menawan.....


__ADS_3

Siang harinya....


Kevin tengah bersiap-siap untuk pulang ke rumah menjemput sang istri. Kevin sudah berjanji pada Mia mengajak nya cek kehamilan di klinik Dokter Lee.


"Urus semua pekerjaan, laporkan padaku setelah kau pulang kerja nanti....." ucap Kevin di depan meja kerja Jungmo.


Dengan sigap Jungmo seketika berdiri dan sedikit membungkuk. "Siap bos...serahkan semuanya pada saya...."


"Ok...."


Kevin pun segera berlalu melangkah dengan wibawa nya menuju lift.


"Selamat siang Mr.Kevin...." sapa Jiah saat berpapasan dengan Kevin. Wanita itu tersenyum ramah pada Kevin.


"Siang..." jawab Kevin datar pandangan nya lurus menatap pintu lift yang masih tertutup.


Ting....


Pintu lift pun terbuka.


"Permisi...."


Kevin berlalu masuk ke dalam lift memencet tombol pintu lift tertutup. Jiah masih tersenyum menatap wajah tampan Kevin yang seketika menghilang saat pintu lift benar-benar tertutup rapat.


Kevin melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang. Entah kenapa pikiran nya masih melayang memikirkan sosok Jiah. Nam Jiah, siapa gerangan wanita itu? Kenapa perasaan Kevin begitu familiar jika melihat wanita itu tersenyum?

__ADS_1


Shittt.....


Decitan suara ban mobil Kevin saat berhenti di depan sebuah toko bunga. Segera dia keluar dari mobil dan melangkah masuk ke dalam toko bunga tersebut.


Kevin mengedarkan pandangan nya menyapu setiap baris bunga yang terlihat cantik-cantik itu. Pandangan Kevin terhenti pada satu titik. Tulip putih yang sangat menawan menjadi pilihan nya.


"Saya ambil yang ini...." ucap Kevin sembari memberi selembar uang kepada pemilik toko bunga itu.


Kevin pun langsung kembali ke dalam mobil. Menaruh buket bunga tulip putih itu di kursi belakang. Kemudian menancap gas kembali menuju arah pulang.


Sesampainya di rumah.....


Kevin sengaja tidak membawa masuk buket bunga yang di belinya tadi. Untuk kejutan buat sang istri sat mereka di dalam mobil nantinya.


Kevin mengedarkan pandangan nya mencari sosok sang istri di ruangan santai. Kenapa tidak ada? Biasanya Mia pasti sudah menunggu Kevin di ruangan itu, jika hendak pergi cek kehamilan. Segera Kevin naik ke lantai dua menuju kamar nya.


Pintu kamar dibuka perlahan oleh Kevin.


"Bee...." panggil Kevin saat mendapati sang istri tengah berbaring di atas ranjang. Kevin pun berjalan mendekatinya.


"Ada apa bee? Apa kamu sakit?" tanya Kevin sembari menyentuh kening Mia. "Kamu demam....apa kita batalkan saja ganti hari lain....." lanjut Kevin.


Mia menggeleng kan kepalanya sambil tersenyum lemah. "Gak bee....aku masih sanggup kok, pliss bee aku mau liat anak kita hari ini...." ucap nya memohon.


"Hmm tapi bee ka--"

__ADS_1


"Aku gak apa-apa....beneran aku gak apa-apa bee....pliss" potong Mia dengan raut wajah meyakinkan.


"Hmm, baiklah....kalau begitu cepat bangun dan ganti baju, ayo aku bantu" Kevin membantu Mia untuk bangun dan mencarikan pakaian nya. Sungguh suami yang penuh perhatian.


Tidak berselang lama, akhirnya selesai juga. Kevin segera menuntun sang istri turun ke lantai bawah menuju mobilnya yang terparkir di depan rumah.


"Pelan-pelan bee...." ucap Kevin ketika membuka pintu mobil untuk Mia. Segera wanita itu masuk ke dalam mobil dengan perlahan sambil tersenyum ke arah nya.


Kevin pun berjalan memutari mobil, lalu masuk ke dalam mobil di sisi pengemudi. Mobil menyala seketika lalu melaju keluar dari perkarangan rumah mereka.


"Bee...." panggil Kevin dengan pandangan masih lurus ke depan. Mia menoleh saat itu juga.


"Ada apa bee?" tanya nya tersenyum.


Tangan kanan Kevin bergerak mengelus-elus pucuk kepala sang istri dengan lembut. "Coba lihat ke belakang, ada sesuatu untuk mu....."


Sontak Mia mengerinyit dan langsung menoleh ke kursi penumpang di belakang. Mata sayunya yang tafi nya lemas. Kini berubah menjadi berbinar-binar, ketika mendapati buket bungan tulip yang cantik tergelatak di sana. Segera ia menggapainya.


"Waahhh cantik nya, ini untuk aku bee?" Mia berdecak sangat bahagia mendapat kan buket bunga tersebut.


Kevin mengangguk sambil tersenyum. "Kamu suka?" tanya nya.


"Suka banget bee....makasih yah" jawab Mia girang sembari menyenderkan kepala di pundak kanan Kevin.


TBC.

__ADS_1


Note: Jangan lupa like dan vote nya, biar aku makin semangat untuk up🌹🌹


__ADS_2