
Setelah hari itu. Kevin memutuskan untuk menyimpan rasa sedih nya. Dia tidak boleh menampakan kesedihan di depan sang anak.
Dia kembali bekerja seperti biasanya. Setelah pulang kerja Kevin selalu menyempatkan diri untuk mengurus sang anak. Meminumkan nya susu, menggendong nya ketika menangis, bahkan menidurkan nya hingga terlelap. Pokoknya kegiatan itu selalu berulang setiap harinya.
Tujuan hidupnya sekarang adalah untuk sang anak. Tidak ada yang lebih penting dari itu. Kevin tidak ingin melewatkan kemajuan pertumbuhan dari anak nya. Apa lagi anak nya itu lahir dengan prematur, karna itu harus mendapat perawatan yang sangat khusus.
Nathan dan Rens sudah kembali ke Beijing. Begitu pun dengan Maria dan Louis. Tapi bukan karna semata-mata sudah tidak ingin membantu Kevin untuk bangkit lagi. Tapi karna itu semua adalah permintaan Kevin.
Kevin lah yang meminta mereka semua agar membiarkan nya mengurus sang anak sendiri. Dia tidak ingin berpangku tangan dengan orang lain. Tapi Sebelum Nathan dan Rens memutuskan untuk pulang. Rens sempat memberikan saru pengecualian untyk Kevin.
Walaupun Kevin sudah berkata sungguh-sungguh bahwa dirinya akan mengurus sang anak sendiri. Tapi Rens masih sangat khawatir. Dia pun meminta Kevin untuk memperkerjakan Viera sebagai baby sister. Awal nya Kevin menolak tapi akhirnya dengan kekeras kepalaan Rens. Akhirnya dia mengalah, lagi pula dia juga memang memerlukan sosok baby sister. Untuk menjagakan sang anak saat dirinya pergi bekerja.
Begitu pun dengan Viera. Gadis itu sempat menolak, karna dia merasa sedikit canggung bekerja dengan Kevin. Mengingat dia dan Kevin tidak terlalu akrab. Dan juga pekerjaan nya sebagai asisten pribadi Nathan bagaimana? Siapa yang akan menggantikan nya? Viera benar-benar tidak setuju. Tapi dengan banyak nya pertimbangan gadis itu pun akhirnya setuju.
__ADS_1
***
Dua bulan telah berlalu....
Anak yang lahir prematur itu kini tumbuh dengan sehat. Berat badan nya sudah mencapai angka normal seperti bayi-bayi lain nya. Itu semua karna perawatan yang sangat baik yang di berikan Kevin terhadap anak nya tersayang itu.
"Bos....ini dia dari Nona Jiah..." Jungmo menyerahkan secarik kertas kepada Kevin di ruang kerja nya. Kevin meraih kertas tersebut lalu membaca nya dengan seksama.
"Baik bos...." Jungmo pun berlalu keluar dari ruang kerja Kevin. Bergegas untuk menyiapkan mobil mengantar Kevin pulang.
Diperjalanan pulang.....
Suasana begitu hening. Kevin diam seribu kata hanya menatap sendu keluar jendela.
__ADS_1
"Bagaimana kabar mu bee? Apa kamu sedang mengawasiku dari atas sana? Tidak ada alasan untukmu marah padaku, karna aku sudah menjalani tugas ku dengan benar.......mengenai anak kita, kamu tenang saja....aku merawat nya dan memberikan kasih sayang yang banyak selama pertumbuhan nya......Hari ini adalah hari yang spesial untuk nya, karna di hari ini aku akan memberikan nya nama.....nama yang sudah kamu siapkan, nama itu yang akan menjadi jati dirinya dan dengan nama itu aku dan dia akan selalu mengingat dirimu di dalam hati kami berdua....." gumam Kevin di dalam hatinya.
Tidak lama kemudian sampailah mereka dirumah. Dengan sigap Jungmo langsung keluar dari mobil. Lalu membukakan pintu untuk Kevin. Padahal sudah beberapa kali Kevin mengingatkan kepadanya untuk tidak terlalu formal seperti itu. Tapi Jungmo bersikeras tetap melakukan nya. Yah, mau tidak mau itu terserah dirinya, Kevin juga tidak masalah.
"Kalau begitu saya pamit untuk pulang bos...." ucap Jungmo setengah menunduk di hadapan Kevin.
Kevin menatap tajam ke arah Jungmo. "Hari ini kamu lembur......tetaplah disini...." ucap Kevin dingin sembari berlalu masuk ke dalam rumah. Meninggalkan Jungmo yang terdiam menggerutui dirinya sendiri di dalam hati.
"Akkhh.....sedikit-sedikit aku harus lembur, apa Arsen juga merasakan hal yang sama sepertiku......tidak ada waktu untuk ku istirahat.....huh" gerutu Jungmo di dalam hati. Pria itu pun langsung bergegas mengikuti langkah Kevin masuk ke dalam rumah.
TBC.
Note : Jangan lupa untuk like dan vote, biar aku tambah semangat untuk up nya. Happy Readings🌹🌹🌹
__ADS_1