Terjerat Cinta Saudara

Terjerat Cinta Saudara
Resmi Menikah (Tamat)


__ADS_3

Sesuai dengan janjinya, setelah menyelesaikan tugas dan menghabiskan waktu seharian di Paris, keesokan harinya Keenan dan Nadine pun sudah kembali lagi ke Indonesia.


Saat mereka tiba di rumah, keduanya sangat terkejut karena sudah terpasang tenda dan juga semua perlengkapan untuk pernikahan mereka. Ya sesuai keinginan Chintya dan juga disepakati oleh keluarga, pernikahan Nadine dan Keenan akan diadakan di rumah saja dan juga tidak terlalu besar-besaran, hanya mengundang kerabat dekat, keluarga dan juga para sahabat. Karena Nadine juga merasa malu jika semua orang harus tahu mengenai kondisinya saat ini. Terlebih lagi ada opa mereka di rumah, meskipun masih dalam keadaan koma, tetapi Nadine mau opanya itu harus ikut menyaksikan pernikahan mereka berdua.


Malam ini adalah malam 1 hari sebelum pernikahan Nadine dan Keenan. Keduanya tampak sangat gugup dan saat ini berada di kamar masing-masing, tidak boleh bertemu sampai esok hari saat akan melangsungkan acara sakral. Bahkan khusus untuk makan malam mereka saja, semuanya diantar ke dalam kamar.


Saat ini, Dinda sedang berada di dalam kamar Nadine untuk menemani anak perempuannya itu.


"Sayang, bagaimana perasaan kamu? Apa baik-baik saja, sudah siap untuk menikah besok?" Tanya Dinda.


"Iya Ma, aku baik-baik aja dan aku juga sudah siap kok untuk menikah. Meskipun rasanya gugup banget, tapi aku senang Ma setelah aku dilamar oleh kak Keenan di Paris sesuai dengan keinginan aku, besok aku akan menikah dengan Kak Keenan, pria yang sangat aku cintai. Aku benar-benar nggak menyangka Ma, ternyata jodoh aku ada di depan mata. Yang tadinya aku pikir kita berdua Terjerat Cinta Saudara, ternyata kita sama sekali tidak memiliki ikatan. Aku sangat berharap semuanya berjalan lancar besok," ucap Nadine tersenyum.


"Aamiin … iya Sayang, Mama juga berharapnya seperti itu. Mama yakin kok kalau Keenan itu memang jodoh kamu," ucap Dinda.


Tok … tok … tok …


Karena mendengar suara ketukan pintu, Dinda pun beranjak dari tempat tidur dan membukakan pintu yang ternyata adalah ibunya di sana.


"Ibu, silahkan masuk!" Ucap Dinda.


"Nenek," ucap Nadine.

__ADS_1


Lalu Santi pun melangkahkan kaki mendekati Nadine dan langsung disambut pelukan hangat dari sang cucu.


"Nenek, terimakasih ya Nenek sudah datang jauh-jauh ke sini untuk menyaksikan pernikahan aku dan Kak Keenan," ucap Nadine.


"Sama-sama Sayang, tentu saja dong Nenek datang. Di acara penting cucu kesayangan Nenek, mana mungkin Nenek tidak datang. Nenek doakan semoga besok acara kamu dan Keenan berjalan dengan lancar, tidak akan ada halangan apapun," ucap Santi.


"Aamiin … ," ucap Dinda dan Nadine.


"Terimakasih banyak ya Nek," ucap Nadine lagi, lalu ia pun berpelukan dengan nenek dan ibunya itu.


****


Keesokan hari, semua telah siap untuk menyaksikan acara sakral pernikahan Keenan dan Nadine. Begitu juga dengan kedua mempelai yang saat ini sudah duduk bersanding dimana mereka akan melangsungkan acara Ijab kabul.


Hingga beberapa saat kemudian …


Acara ijab kabul Keenan dan Nadine telah selesai dan berjalan dengan sangat lancar. Saat ini mereka telah resmi menikah dan menjadi pasangan suami istri. Keenan memasangkan mas kawin yang berupa seuntai gelang berlian ke pergelangan tangan Nadine yang terlihat sangat cocok nan indah untuk istrinya itu. Lalu Nadine pun mencium tangan Nathan untuk pertama kalinya sebagai suaminya, setelah itu Keenan pula yang mencium kening Nadine untuk pertama kalinya setelah menjadi istrinya. Pengantin baru ini terlihat begitu sangat bahagia dan saling mencintai dengan senyuman yang mengambang tak pernah lepas dari sudut bibir keduanya, membuat siapapun yang menyaksikan ikut merasakan bahagia.


Di sana juga terlihat Farel dan Bianca yang ikut menghadiri acara pernikahan Keenan dan Nadine. Mereka yang saat ini belum menikah, tetapi sudah merencanakan akan menikah 2 minggu kemudian setelah pernikahan Nadine dan Keenan.


Setelah melangsungkan acara ijab kabul, kini Keenan dan Nadine pun duduk bersanding di pelaminan. Ucapan selamat datang bergantian dari para tamu yang menghadiri dan mendoakan untuk kelanggengan rumah tangga mereka. Hingga malam hari pun tiba dan acara resepsi pernikahan telah selesai.

__ADS_1


****


Saat ini semuanya sudah berada di kamar masing-masing untuk segera mengistirahatkan tubuh mereka. Begitu juga dengan Keenan dan Nadine, setelah menjadi ratu dan raja sehari, tentunya mereka merasa sangat lelah apalagi dengan kondisi Nadine yang saat ini sedang mengandung. Sehingga setelah membersihkan diri, kini keduanya pun langsung saja merebahkan diri di atas tempat tidur bersiap untuk beristirahat.


"Sayang Kamu sudah ngantuk belum?" Tanya Keenan kepada wanita yang baru saja dipersunting menjadi istrinya itu.


"Belum sih, kenapa Kak. Kakak sudah ngantuk ya?" Tanya Nadine pula.


"Belum juga kok Sayang. Aku nggak menyangka, setelah melewati perjalanan panjang. Sudah begitu banyak yang kita lalui bersama sebagai saudara sampai akhirnya kita terjebak dan melakukan hubungan terlarang. Bahkan cinta kita yang kita anggap sebagai cinta terlarang ternyata sebenarnya itu semua memang sudah diatur, karena pada akhirnya kita menikah, kamu dan aku berjodoh. Sedari kecil kita memang sudah dipersatukan, hanya caranya saja yang berbeda dari yang lain," ucap Keenan.


"Iya Kak, aku juga nggak menyangka. Ternyata jodoh aku adalah Kakak. Setelah 2 kali aku menjalin hubungan dengan pria lain, ternyata hati aku mentok di kamu Kak. Ya memang dari dulu cinta ini sudah tumbuh," ucap Nadine.


"Sama dong, aku juga seperti itu. 2 kali aku berpacaran dan nyatanya aku sama sekali tidak bisa melupakan kamu dari dalam hatiku. Aku bersyukur karena sekarang aku sudah memiliki kamu dan sebentar lagi kita juga akan memiliki anak sebagai pelengkap dalam hubungan kita. Aku sayang sama kamu Nadine, I love you," ucap Keenan sembari tersenyum menatap wajah sang istri.


"I love you too Sayang," balas Nadine.


"Boleh 'kan kalau malam ini aku meminta hak aku sebagai suami. Aku janji kok nggak akan menyakiti anak kita," ucap Keenan.


"Iya Kak boleh," jawab Nadine tersipu malu.


Lalu keduanya pun saling mendekatkan wajah dan bercumbu mesra, setelah itu Keenan mematikan lampu dan selanjutnya mereka melakukan hubungan yang biasa dilakukan oleh pasangan pengantin di malam pertama mereka.

__ADS_1


...… TAMAT …...


__ADS_2