
Menghabiskan malam dirumah orang bukanlah hal yang mudah.Ini menjadi malam perdana tidak bersama kasurku yang empuk dan nyaman.
Mentari pagi yang mengintip perlahan lewat jendela lantas membuat aku membuka mata perlahan.Tampa sadar aku tertidur di samping Angga,dengan gaya duduk seperti sedang menjaga orang sakit.
Aku segera mengubah posisi dan bergegas selagi Angga belum bangun.Nanti jika ia bangun kejadiannya pasti ruyam (menyebalkan).
Tiba-tiba Angga menarik tanganku dan membuatku jatuh tepat diatas dadanya.Wajah kami saling beehadapan.Perasaan yang sama seperti saat kami bertemu.Saat ini hanyalah dag dik dug yang aku rasakan.Aku menatap wajah Angga yang ternyata sudah bangun.Wajahnya masih tetap tampan meskipun baru bangun.
"Heei...mengapa kamu menatap wajahku seperti itu?".Ucap Angga sambul menaikan salah satu keningnya menandakan rasa penasaran pada diriku,Namun aku tetap diam.
"Oh iya terimakasih sudah memberikan selimutmu dan juga kau sudah menemani aku disini semalam...mmm mungkin kamu lelah dengan gaya tidurmu semalam".Tambah Angga lagi karena binggung melihat tingkahku.
"Wah...wah...wah..pagi-pagi sudah saling timpa saja..aku jadi iri nih.".Ucapan Lisa mengevutkan aku dan Angga.
Aku segera berdiri dengan pipi merah jambu .Sungguh memalukan kedapatan saling timpa apa lagi masih pagi seperti ini.
"Maaf".ucapku singkat sambil berpaling dari mereka berdua dan pergi ke kamar mandi untuk mandi.
¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤
Setelah kejadian tadi perasaan campur aduk antara malu,sebal,dan kesal masih aku rasakan.Sungguh awal yang membuat moodku hancur.
Aku dan Angga di suruh Lisa turun untuk sarapan bersama.Kali ini bukan kita bertiga saja,tapi akan ditemani oleh Ibu dan Ayah Lisa yang tiba di rumah ini tadi subuh.
"Morning.Tante..Om.Apa kabar?".ucap salamku sembari menyondorkan tangan dan saling salam pipi dengan ibu Lisa.
"Baik Emely...Kamu sendiri?.Aduuuh Ibu hamil muda.Oh iya...bagaimana perkembangan kandunganmu?...hmm kamu harus sarapan yang banyak...ini ada sayur kamu harus makan,biar janinmu sehat..yaa..".ucap ibu Lisa
"Aa iya iya..itu benar...om dan tante juga sudah menyetujuinya,Emely..kamu dan suamimu juga boleh tinggal seberapa lama yang kamu mau".ucap Ayah Lisa membuat aku semakin bingung.
Ucapan serta pertanyaan yang tak mampu ku jawab satu-persatu dan juga membuatku bingung.
"Ah..itu..aku..tidak.."Ucapku terhenti Oleh Suara Lisa yang cempreng
"Morning ibukuu dan juga Ayahkuu".Ucap Lisa sambil memberi aku kedipan mata serupa memberi simbol bahwa semua sudah di atur.
__ADS_1
"Aduh dasar Lisa kegilaaan apalagi yang akan ia lakukan sampai memutar cerita kalau aku sudah hamil lah..punya suami lah....aduh pusiing.".Batinku berucap
"Selamat pagi..Om..Tante..maaf..sudah lama menunggu ya".Ucap Angga
¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤
Setelah sarapan selesai Aku,Angga dan Lisa segera berangkat menggunakan mobil menuju di rumah Keluarga Lisa yang ada di luar kota.
Kami berangkat Setelah selesai bersiap-siap.Lisa menyerahkan Kunci mobilnya ke Angga jadi Anggalah yang menyetir semetara aku dan Lisa duduk di kursi belakang pengemudi.
Dalam perjalanan aku kembali teringat perkataan Ayah dan ibu Lisa tadi.Itu semua pasti sudah direncanakan.
"Liisaaa..Apa yang sudah kamu lakukan..!Kata ibumu aku hamil muda dan..Aku...menikah..duuh dasar Lisaaa".Ucapku dengan perasaan kesal dan geram
"Sudahlah..jalanin saja sesuai apa yang aku rencanakan".Ucap Lisa dengan gaya khasnya yaitu gaya bak penolong sejati
"Lalu bagaiman jika nanti orang tuamu menanyakan mengenai kandungan Emely?".Tanya Angga sembari menyetir.
"Ya..sudalah..Kamu cepat saja hamili Emely biar semuanya terlihat nyata.Hehehe*".Ucap Lisa yang diikuti tertawanya yang tak aku gemari.
"Itu tidak mungkin terjadi...".Kata itu terucap bersamaan dari mulut Aku dan Angga.
"Liiisaaa..kamu ini...!!!".Ucapku karena Kali ini perkataanya Membuat aku sangat-sangat kesal.
"Hmm..Tapi.. itu sih tergantung Kamu Emely...kalau aku..aku siap jadi ayah dari anak-anak kita nanti".Ucapan Angga padaku
"Dasar kau..!".Ucapku marah sambil tanganku meraih Angga dan mencubit bahunya.
"Ya maaf aku hanya bergurau saja..lagian aku juga masih mau melanjutkan kuliahku biar aku jadi sarjana".Ucapan maaf Angga.
"Iya Aku juga tadi hanya bergurau kok..hehe*".Ucapan maaf Lisa yang akhirnya merasa bersalah juga.
¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤
Dengan tuntuan dari GPS akhirnya kami tiba di tempat tujuan.Kebahagiaanku masih terkurung di dalam mobil bersamaku.
__ADS_1
Aku melepaskan segala kebahagiaanku setelah aku keluar dari mobil.karena aku térpesona akan apa yang aku lihat.Pemandangan hijau,pepohonan yang indah dan sejuk serta rumah mewah bercat putih Abu-abu yang menawan lengkap dengan taman mini yang di penuhi berbagai jenis bunga yang harum.Sungguh indah.
Deretan rumah-rumah yang lain juga tak kalah mewahnya.Aku rasa,Aku dan Angga tak akan merasa kesepian karena banyak teteangga disini.
Lisa membuka pintu dengan perlahan.Saat aku masuk,Isi di dalam rumah ini juga tak kalah mewah dari luarnya.sungguh memgagumkan.
"Nah ini rumah baru kalian berdua".Ucap Lisa sambil memberikan kunci pada Angga
"Wah..mewah yah,meski tak semewah rumahku..hehe*".Ucap kagum dan sedikit sindir candaku.
"Ohiya..Aku juga sudah menelpon seorang asisten rumah tangga yang qnanti akan mengurus rumah saat kalian tidak ada di rumah".Ucap Lisa sambil berjalan menuju sofa untuk duduk.Aku dan Angga pun ikut duduk bersama Lisa
"Dan juga,Aku sudah mendaftarkan kalian ke Kampus terbaik di kota ini.Angga kamu juga bisa memakai mobilku.Biar nanti aku pulang naik taksi".ucap Lisa.
"Lisa Terimakasih banyak yah...kamu sudah banyak membantu Aku dan Dia.meski pun terkadang kamu membuat aku kesal namun aku tetap menyayangimu sahabatku.Kamu selalu ada saat aku susa hikshiks*".ucapku sambil memeluk Lisa.Lisa membals pelukanku
"Ya..Terimakasih Lisa,jika tak ada kamu dan Emely aku tak tau akan lari dan bersembunyi dimana".ucap Angga
"Iya..sama-sama...kau juga sudah kua angga seperti saudaraku sendiri sma seperti Emely..Tapi..Mungkin soal biaya kuliah kalian aku tidak bisa bantu banyak..tabunganku sudah menipis karna harus membayar asisten rumah tangga kalian hehe*.Jadi mungkin kalian bisa kerja sampingan untuk membayar uang kuliah.Bisakan?".kata Lisa
"iya bisa...itu pasti...".kalimat itu ku ucap bersamaan dengan Angga.
"Baiklah.aku harus pergi sekarang karna sebentar lagi aku masuk kuliah...Angga kamu jaga Emely baik-baik..jangan biarkan oranglain mendapatkan hatinya hehe*..Nanti aku luangkan waktu agar bisa mampir kesini .Emely kamu jangan khawatir kamu dan Angga tinggal disini gratis kok lagian ibu dan ayah sudah mengijinkan..kalian boleh tinggal sesuka hati kalian.soal pakaian dan kebutuhan lainnya sudah siap di kamar masing-masing ya".ucap Lisa panjang lebar.
Tiiit*.suara klakson mobil
"Oke aku pergi sekarang taksinya sudah tiba di depan".Pamit Lisa padaku dan Angga
"Baiklah Sampai Jumpa".Ucap aku dan
Angga.
Setelah Lisa pergi Aku dan Angga langsung peegi ke kamar masing-masing.Dan tak lama kemudian asisten rumah tangga tiba.
Saat sworang mengetok pintu Angga yang membukanya.Saat ia membuka pintu ternyata itu asisten rumah tangga yang dikirimkan oleh Lisa.Namun yang anehnya Agga sontak terkejet dengan orang yang baru saja Ia Lihat.
__ADS_1
aku tak tahu ada apa dengan Angga,mengapa ia terkejut dengan pembantu itu?.