Terpaksa Mengkhianati

Terpaksa Mengkhianati
Chapter 95


__ADS_3

Happy Reading 📖👩🏼‍💻


Setelah kegiatan panas yang mereka berdua lakukan di pagi hari untuk kesekian kalinya.


Saat ini mereka telah sampai dihalaman Rumah Sakit pusat Medivron milik mereka.


Cuupp.. Arnon mangecup bibir Stella singkat.


"Nanti kalo ada waktu senggan kabarin ya."Pesanya pada istrinya.


"Iyah my Dear. Kamu hati-hati ya, nanti makan siang, biar aku yang kekantor." Balasnya sebelum melangkah keluar dari mobil.


"Aku pergi ya sayang bye." Ucap Stella berpamitan pada suaminya.


"Bye-bye." Jawabnya dengan senyuman indah diwajahnya.


Setelah memastikan istrinya sudah benar-benar hilang dari pandanganya, diapun langsung melanjutkan perjalanannya menuju kantor pusat Cyberaya Asia.


Namun dari kejauhan seseorang memperhatikan gerak gerik kemesraan mereka berdua, langsung mengepalkan kedua tanganya menahan emosi yang sudah menjalar di tubuhnya."kurang ajar, kamu enak-enakkan mendapatkan cintanya, sedangkan aku sekarang sudah kotor akibat ulahmu. aku akan pastikan kamu akan membayar apa yang sudah kamu lakukan ini, dan aku pasti akan mendapatkan cinta Arnon, jika aku melakukanya." Ucapnya tersenyum licik mengatur seribu rencana di otak kecilnya.


Disaat Arnon sudah sampai di kantor, dengan langkah tegap dan gagah dia melangkahkan kakinya masuk kedalam perusahaan itu.


Seperti kesepakatan yang sudah disepekati bersama, mulai hari ini Arnon resmi menjadi CEO, orang nomor satu yang memegang kendali Prushaan Cyberaya pusat Asia dan Australia di bawah Arvan kakak iparnya.


Dia terus melangkah dangan tatapan iblisnya.


__ADS_1


Tak lupa Lucas sebagai wakil pemimpin terdahulu mengikuti langkah Arnon dibelakangnya sebagai asistenya.


Dari mulai masuk semua mata menatap memuja kepadanya.


Dari mulai karyawan wanita hingga karyawan pria, tak ada satupun yang berkedip melihat sosok pria berkharismatik dihadapan mereka.


Dan seperti biasa Arnon sama sekali tidak memperdulikan itu semua, dia selalu saja menampilkan dan mengeluarkan aura dingin dan kejam dari dalam dirinya. Sok betul padahal maka kalo didepan Stella kaya anak kucing wajahnya mesum.


"Perhatian semua!" Ucap Lucas mengumpulkan semua karyawan tanpa terkecuali.


"Seperti yang sudah disampaikan beberapa hari yang lalu,bahwa hari ini CEO asli dari prusahaan Cyeberaya yang selama ini kalian ingin ketahui. Sudah berada disini saat ini. Jadi Perkenalkan Pak Arnon Giovano Lesham Manopo. Pemimpin dan CEO asli dari Cyberaya cabang Asia dan Australia, yang tak lain adalah adik dari Arvan Varizal Manopo yang merupakan pemimpin terkaya nomor satu Penguasa Dunia.


Sontak semua karyawan yang berada disana langsung menunduk hormat kepada Arnon,


Dan setelah itu baru Arnon masuk kedalam kursi kebesaran untuk memulai pekerjaanys sebagai pemimpin.


"Iya sumpah ganteng banget dah, beruntung kali itu yang bisa berdamping denganya." Sahut teman wanita disebelahnya.


"Liat ya, nanti pak Arnon pasti akan tergila-gila denganku." Sahut sekertaris Yuli dengan keperrcayaan diri yang tinggi.


"Hey nenek lampir, itu tidak mungkin! Apa kamu tidak tau jika pak Arnon itu sudah memiliki kekasih," sahut karyawan tadi


"Iya dan kamu juga gak ada apa-apanya di bandingkan dengan kekasihnya pak Arnon," sahut temanya lagi.


Seketika Yuli langsung menampilkan wajah marahnya dan langsung kembali keruanganya.


"Cikh dasar, kalian liat aku pasti bisa buat pak Arnon jatuh cinta sama aku, pak Lucas saja aku bisa dapatkan apa lagi pak Arnon." Ucap Yuli dengan percaya diri.

__ADS_1


Disisi lain dirumah sakit medivron.


"Dokter Stella." Panggil salah satu suster yang cukup akrab denganya.


"Eh Fanny, kamu apa kabar?" Sahutnya dengan senyuman.


"Baik Dok, udah berapa minggu ini gak liat Dokter, makin cantik aja ya." Pujinya dengan ramah.


"His kamu bisa saja, kamu juga cantik kok." Balasnya dengan senyuman.


"Heheh oh ya Dok, tadi saya melihat Pak Lucas dengan seorang Pria Bule datang kesini mengantar seorang wanita yang sedang pingsan Dok." Ucapnya memberi tahu Stella apa yang dilihatnya.


"Wanita ?" Balas Stella bingung menyeritkan keningnya.


"Iya Dok, wanita muda, dan tadi dia langsung dibawa ke ruang VVIP,." Seru suster Fany lagi.


"Oh baiklah, nanti saya chek, makasih ya infonya."


"Iya Dok sama-sama, saya permisi dulu." Pamit Fany dengan sopan.


"Baiklah."


Setelah kepergian Fany, Stella berdiri masih bingung dengan memikirkan siapa wanita yang dibawa Lucas dan Kakaknya itu.


"Ah lebih baik aku liat Cctv di ruanganku." Serunya dari pada ambil pusing.


To be continue.

__ADS_1


Gong xi fa chai ya, happy Chinese new year, bagi yang merayakan 🙏🏻🙏🏻


__ADS_2