Terpaksa Mengkhianati

Terpaksa Mengkhianati
Chapter 9


__ADS_3

Happy Reading !!


Setelah waktu menunjukan angka 05.00 sore, Arnon dan Stella sedang bersiap-siap untuk dinner malam bersama sahabat-sahabat Arnon yang sudah bersama semenjak mereka SMA. Cumn ada beberapa di antara mereka memilih keluar Negara dan ada yg menetap di dalam Negara,


"Sayang ini baju kamu yah,aku letak di atas bed,"Ucapnya kepada Arnon yang tengah sibuk mengeringkan rambutnya menggunkan hairdryer,


"Iya sayang " jawab Arnon


Setelah meletakan pakaian milik Arnon dia mendekat ke arah kekasihnya dengan masih menggunkan handuk yg di lilitkan di kepalanya mengambil alih hairdryer dari tangan lelakinya untuk bergantian denganya,


Arnon segera memberikan alat itu untuk di gunakan oleh Stella, dan setelah ituh dia langsung berjalan ke arah tempat tidurnya untuk mengambil baju yg telah di siapkan oleh kekasihnya.


"Sayang kamu ada liat belt aku gak?" Tanya Arnon yang sudah selesai menggunakan pakaiannya.


"Tak tau, kamu semalam letak dimana?" Sahut Stella yang masih fokus mengeringkan rambutnya sambil mengibas-ibaskannya supaya cepat kering,


"Entah,semalam kan langsung lempar gitu aja ."Jawabnya sambil mengedikan bahunya.


Stella yang mendengar jawaban kekasihnya itu langsung menyudahi kegiatanya mengeringkan rambut. Dan berjalan mencari belt milik prianya itu di ruang wardrobe dan tak lama dia mencari akhirnya belt itu di temukan, lalu langsung di berikan kepada Arnon dengan wajah kesal.


"Nah, makanya dear kalo nyari barang itu matanya di buka !" Ucap Stella kesal


Arnon terkekeh melihat wajah kesal Stella."Maaf loh namanya juga gak liat sayang ."Jawabnya santai dengan fokus memasangkan belt di pinggangnya.


"Kamu itu gak nyari cumn liat doang gak ada, langsung bilang gak ada ." jawab Stella yang udah hafal mati dengan sifat prianya.


"Hehehe, yasudah jangan marah-marah lagi dong sayang entar cantiknya hilang loh ." Ujar Arnonmenggoda Stella.


Cup , kecupan singkat yang Arnon berikan kepada Stella yg di balas dengan senyuman manisnya.


"Dasar kamu ini ya ."Ucap Stella dengan senyuman.


"Hehehe, yaudah sana lanjut siap-siap aku tunggu di depan."Serunya menyuruh Stella untuk segera bersiap.


Stella langsung berjalan ke arah meja riasnya untuk memoleskan beberapa make up natural, dia hanya mengaplikasikan eyliner,mascara dan lipbalm di wajahnya, karna Arnon paling tidak suka jika Stella ber full make up jika hanya bepergian biasa, kecuali jika sedang ada undangan party Stella akan menggunakan full make up namun masih yg standar tidak berlebihan, karna Arnon pasti akan mengoceh sepanjangan pesta karna terlalu banyak yg menatap Stella nantinya.

__ADS_1


Seusai bermake up natural Stella mengoreksi penampilanya di depan cermin meja riasnya,


Terlihat sempurna dengan atasan seperti kemeja bermotif brokat yg di bagian bawahnya kecil yg sengaja dia buat di padukan dengan celana jeans panjang bewarna hitam dengan dua kancing di atasnya menutup bagian bawah perutnya, karna ketika dia tunduk atau mengangkat tanganya, seketika kemeja yang dia pakai akan memperlihatkan perut bagian atasnya yg sangat mulus, rambutnya yg di kuncir kuda menyamping membuat penampilanya terlihat jauh lebih muda dari usianya, dia terlihat seperti umur belasan tahun yang membuat Arnon kesal jika melihat penampilan Stella yang begitu memukau.


"Sempurna." Pujinya pada diri sendiri lalu berjalan mengambil tas slempangnya bewarna hitam yang serasi di padukan dengan celana yang dia kenakan


"Sayang ayo cepetan !" Pekik Arnon memanggil Stella


"Iya sabar " jawab Stella dengan teriak juga


"Pasti begini kalo ngajak keluar ." ucapnya dengan berjalan keluar menghampiri Arnon yang duduk di sofa ruang tamu dengan memainkan ponselnya,


"Ayo "Ajak Stella memanggil Arnon yang asik bermain ponsel.


"Hem lets go ," jawabnya sambil memberika ponselnya kepada Stella untuk di pegang karna dia paling malas mengantongi ponsel miliknya jika ada Stella.


Mereka berjalan keluar dengan bergandengan tangan yg nampak sangat serasi , Arnon yang juga sangat tampan dan macho dengan menggunakan kaos bewarna hitam dengan celana jeans pendek selutut bewarna putih membuat kharisma ketampananya jauh lebih bertambah , membuat siapapun yg melihat pasangan itu pasti akan meleleh dengan paras mereka yang sempurna menjadi idaman para mahluk yang melihatnya,


*******


Setelah melakukan perjalan selama satu jam menuju restoran miliknya, terlihat jam sudah menunjukan angka tujuh malam ,


adalah restoran milik Arnon dan Stella yang mereka bangun di saat hubungan mereka menginjak lima tahun . Yang berarti sudah lima tahun juga restoran itu di buka , dan sudah menjadi restoran terfavorite dan juga terkenal di Kota itu, lantaran hiburan dan menu-menu yg sangat spesial yg hanya akan di temukan di restoran tersebut,


Setelah memarkirkan mobilnya di parkiran khusus pemilik restoran , mereka segera berjalan masuk dengan bergandengan tangan seakan tidak mau melepaskanya.


"Hallo gengs," Sapa Arnon sambil memberikan salaman kepada tiga sahabatnya itu dan dua wanita yang adalah pasangan dari sahabatnya dan di ikuti Stella yang ikut memberi sapaan


Enam serangkai itu adalah sahabat dari mereka kecil hingga sampai sekarang, mereka terdiri dari


Arnon, sang CEO Lesham Grup Prusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi ITE , Jerry sang asisten Arnon, Marcell sang Dokter spesialis jantung sekaligus Dokter pribadi yang menangani penyakit Arnon, darren sang penyanyi paling bersinar dan mempunyai jam terbang kemanapun, Austin sepupu dari Arnon sang Direktur Halim,bsn, dan terakhir Ervan asisten dari Austin,


Austin adalah sepepu dari Arnon, ayah Austin dan ibu Arnon adalah saudara kembar identik yg hanya di bedakan dari jenis kelamin mereka, maka tak heran jika wajah Arnon dan Austin 70% mempunyai kemiripan, di karenakan wajah Arnon yang mendominasi wajah ibunya, dan wajah Austin yang mendominasi wajah ayahnya membuat keduanya sekilas seperti kembar . Yang sebenarnya kenyataanya mereka hanyalah sepupu,


Hanya Austin dan Ervan lah yg stelah lulus SMA memutuskan tinggal dan study di Prancis , dan setelah lulus kuliah mereka pun lanjut menjalankan bisnis prusahhan keluarga Halim di Prancis yang membuat Austin dan Ervan tidak pulang selama sepuluh tahun ini.

__ADS_1


"Hey.. hey gengs gengs liat nih yg punya restoran malah baru datang ." seru Darren dengan terkekeh melihat pasangan yang baru datang itu.


"Iya nih kita kan maunya pesan pas ada pemilik restoranya biar geretonggg "Sahut Marcell yg juga ikut-ikutan menggoda pasangan yang baru datang itu.


"Ya ampun- ya ampun dasar manusia pelit ya macam kalian-kalian ini ," ledek Stella kepada dua temanya itu,


"Saya enggak loh ya saya bayar ," timpal Jerry dengan ikut meledek Marcell dan Darren


"Hahahaha Dokter dan Artis kere " jawab Citra kekasih Darren.


"Haha kere ." Goda Jerry dengan ketawa nyaring membuat kedua pria yang sedang di ledek menatap tajam ke arahnya, dan sontak dia langsung menghentikan tawanya secara perlahan


Melihat perubahan sikap Jerry membuat ketiga wanita yang ada di situ tertawa bersamaan, dia adalah Stella, Citra kekasih Darren dan juga Angel istri Marcell.


"Sayang aku tuh gak kere tau, cumn memanfaatkan gratisan doang ." jawab Darren menolak jika di katakan kere oleh Citra


"Haha iya-iya sayang aku percaya koq kalo kamu gak kere " jawab Citra dengan masih tertawa


" hahahaha kalo aku tuh gak kere cumn - " jawab Marcell sambil melirik ke arah Angel yang sudah duluan berkacak pingganng,Marcell yang melihat Angel seperti itu hanya mampu menelan salivanya kasar


"Udah-udah yah para suami yg takut istri sekarang kita pesan aja makananya udah laper nih " Ucap Jerry yang langsung mendapatkan tatapan tajam dari ketiga pria yg berada di meja itu.


Jerry yang merasa di tatap tajam hanya mampu menegukan salivanya " salah lagi gue " gumamnya dalam hati merutuki kebodohanya


"Udah-udah ayo langsung pesan aja makananya pasti udah pada laparkan ."Ucap Stella menengahi keadaan.


Sontak para lelaki langsung beralih melihat menu makanan untuk di pesan , dan menyelamatkan Jerry dari tatapan ke tiga harimau di depanya yg terlihat seperti kucing jika berada di samping wanitanya,


"Uhh selamat " gumamnya dalam hati


Visiual Restoran milik Arnon dan Stella



Jangan lupa like, komen dan vote sebanyak"nya yah gengs.

__ADS_1


Thank you very much udah mau baca hasil karya ku ini 🙏🏻🙏🏻🙏🏻


Happy reading 🥰🥰


__ADS_2