Terpaksa Mengkhianati

Terpaksa Mengkhianati
Chapter 61


__ADS_3

Happy Reading !!


Alex segera melangkahkan kakinya cepat dengan mengepalkan tanganya membawa emosi jiwa.


Bugghhhh suara pintu yang di buka dengan sangat keras oleh Alex, mengngagetkan penghunini didalamnya.


"Apa-apaan sih kamu Pah? Ngagetin aja." Sahut Elena yang terkejut saat melihat seuaminya membantung pintu dengan keras.


Alex diam tidak menjawab apapun ucapan dari Elena. Dengan langakah besar dan wajah yang penuh dengan emosi dia langsung menarik tangan Elena paksa." Ikut saya sekarang !" Perintahnya tegas menarik dan menyeret tangan Elena.


"Lapasin Pah! Apa-apann kamu? Aku ini masih istri kamu." Teriaknya keras berusaha meronta melepaskan dirinya dari gengaman Alex.

__ADS_1


"Pah. Mamah mau di bawa kemana Pah?" Tanya Tenry yang turun dari ranjang pasien, manahan tangan Elena yang satunya lagi, agar tidak di bawa oleh Alex yang terlihat sangat emosi saat ini.


"Diam kamu ! Ini semua gara-gara kamu !" Bentaknya tegas berapi-api membuat dua wanita yang saling mendukung itu menciutkan nyalinya melawan.


Dengan emosi Alex langsung menyeret Elena di ikuti juga oleh Tenry darinbelakanga, dia menarik istrinnya tanpa malu diliatin pengunjung dan pasien lainya hingga tepat didepan ruangan Icu tempat Arnon berada.


Dengan kasar Alex langsung mendorong tubuh Elena tepat dihadapan Marcell dan juga Arnon yang masih setia memejamkan matanya,


Sedangkan Tenry hanya mampu menutup mulutnya agar tangisnya tidak terdengar oleh siapapun.


"Ini yang kamu bilang Arnon sudah sembuh ? Ini yang kamu bilang jika dia akan baik-baik saja meskipun tanpa Stella ? Ini yang kamu bilang jika dia akan bahagia dengan wanita pilihanmu ha ?" Pekiknya keras tanpa sadar air mata yang sejak tadi berusaha dia tahan, kini keluar juga melambangkan betapa hancurnya hati seorang Ayah ketika melihat putra yang sangat disayanginya kini terbaring lemah tidak berdaya akibat ulah keegoisan ibunya,

__ADS_1


"Hiks..hiks, Arnon sayang bangun nak, ini Mamah. Kamu mau marah sama Mamah sekarang, Mamah akan terima nak, tapi jangan seperti ini! Mamah minta maaf sayang, bangun ya sayang ! Kita bicarakan ini lagi baik-baik, pleas Mamah mohon sayang bangun." Tangisnya benar-benar pecah melihat keadaan anaknya saat ini, entah menyesal atau apa hanya dia dan Tuhan yang tau.


"Tante, Marcell mohon sama Tante, maaf jika Marcell terlalalu ikut campur dalam masalah ini. Tapi Marcell memohon dengan sangat ke Tante, hentikan semua keegoisan Tante terhadapan kehidupan Arnon ! Biarkan dia hidup bersama Stella wanita yang sangat di cintainya Tante, mungkin kalian masih tidak bisa memahami kehidupanya, namun tubuh, jantung, pikiran bahkan nyawanya bergantung pada kebahagianya bersama Stella Tante, tolong jangan renggut paksa hidupnya demi kepuasan Tante dalam mencarikanwanita lain di kehidupanya." Marcell benar-benar sudah tidak sanggup melihat masalah yang semakin lama semakin berlarut.


"Aurora Tenryola Arifin, saya Alexsander Lesham memohon dengan sangat padamu, agar kamu mau menandatangani surat perceraian mu dengan anak saya Arnon Giovano Lesham." Pintanya menyodorkan surat dan pena dihadapan Tenry.


"Pah, bagaimana bisa Papah menyuruh ku untuk bercerai dengan Arnon disaat pernikahan kita baru berusia dua hari, aku gak mau Pah, aku gak bisa." Tenry menolak bercerai dengan Arnon.


Sedangkan Elena sudah tak mampu berkata apapun lagi disaat melihat kondisi putranya yang lemah saat ini akibat ulahnya,


Tolong tinggalkan jejak ya gengs 🙏🏻 kasihanilah Mimin yang mengharapkan Like.komen dan vote kalian hiks .😔

__ADS_1


Terima kasih 🙏🏻🙏🏻


__ADS_2