
Happy reading !!
Di saat Arnon telah menyelesaikan ritual mandinya, di saat itu pula Stella selesai berbicara dengan Arvan di sambungan telponya,
" Ada apa?"Tanyanya melihat kesedihan Stella yang sedang melamun memperhatikan langit lewat balkon kamarnya ,
" Is everything ok?"Tanyanya lagi lalu mendekap tubuh Stella dari belakang,
" Ya,"Jawabnya singkat padahal hatinya sedang sakit dan dilema.
" Sure ! Apakah ada yang kamu sembunyikan dariku ? "Tanya tidak yakin dengan jawaban Stella,
"Ya I am fine, aku gak pernah menyembunyikan apapun dari kamu,"Jawabnya dengan air mata yang tidak bisa di ajak kompromi,
Meskipun bibirnya berkata dia tidak apa-apa,namun hatinya menunjukan hal yang sebaliknya.
"Sayang,kasi tau aku ada apa?kamu gak itu paling gak bisa berbohong sama aku. Dan aku yakin saat ini ada yang sedang kamu sembunyikan dariku. Katakan ada apa sayang ?" Tanyanya dengan menangkup wajah Stella agar menatapnya.
Stella masih diam dan enggan menjawab apapun,
"Sayang lihat kedalam mataku," Perintahnya langsung membuat Stella menatap ke dalam matanya,
"Katakan apa yang kamu sembunyikan!" Pintanya lagi agar Stella mau memberi taukan apa yang terjadi.
"Aku lelah dengan keadaan ini, aku lelah dengan segala kebohongan dan penyamaaran yang ada, aku lelah harus menunggu entah sampai kapan semuanya akan berakhir. Aku takut kehilangan kamu, aku gak bisa membagimu dengan yang lain. Aku gak bisa hidup tanpaMu sayang. Hidupku gak akan sempurna jika kamu gak ada." Seru Stella terus menungkapkan semua kegelisahaan didalam hatinya, lalu langsung memeluk mesra tubuh Arnon,
__ADS_1
"Sayang hei, gak akan ada yang bisa memisahkan kita selain kematian. Aku gak akan kemana-mana, aku akan terus selalu bersamaMu sampai akhir hidupku. Dan aku gak akan pernah membagi cintaku untuk yang lain, apapun yang terjadi cinta dan ragaku hanya milikMu," Jawab Arnon mengusap lembut rambut Stella guna menenangkan hati kekasinya.
Diapun ikut meneteskan air matanya,sakit melihat wanita yang di cintainya itu akan benar-benar merasakan ketakutanya saat ini. Mengingat dia harus menikah dengan Tenry besok lusa,
Di sinilah sosok Arnon yang sebenarnya, jika berhadapan dengan dunia ataupun Orang-Orang di luar sana, dia akan menjadi seperti singa yang sangat menakutkan. Tetapi jika sedang bersama dengan Stella dia akan berubah menjadi sosok kucing jantan yang lemah bahkan sering menangis.
"Maafkan aku sayang, aku belum berani jujur ataupun menceritakan semuanya sama kamu tentang keputusanku menerima perjodohan ini, aku sangat takut jika kamu mengertahuinya, kamu akan pergi meninggalkan ku. Sumpah demi neptunus aku gak akan sanggup jika itu sampai terjadi, karna di saat kamu belum mengetahuinya saja kamu sudah bereaksi macam ini. Tuhan maafkanlah aku yang telah berani menyakitinya." Batin Arnon sambil terus menciumi puncak kepala Stella.
"Kamu percayakan sama aku sayang?" Tanyanya
"Ehmm, pastinya dong masa enggak, aku akan selalu percaya sama kamu sampai kapanpun,"Sahut Stella,
"Makasih sayang,intinya apapun yang terjadi, bagaimana pun keadaanya aku akan selalu mencintai kamu sampai nafasku ini berhenti berhembus," Ucapnya mengelus kepala Stella,
"Kalo begitu sekarang kamu pergi siap-siap! Sebentar lagi kita akan bertemu dengan yang lainya"Ucapnya lembut dengan senyuman,
***************
Setelah mereka telah sampai di sebuah Air Terjun yang cukup terkenal di Kota itu, mereka langsung menatap takjub dengan Pemandangan Alam sekitarnya,
"Wahh indah banget, ini mah sempurna namanya," Ucap Angel ketika dia telah sampai duluan,
"Iya indah banget ya kak,"Sahut Valen yang menyusul di belakang Angel.
"Ayo kita langsung berenang disitu tuh di bawah Air Terjunya, kayanyanya seru deh,"Ajak Darren yang sudah nampak tidak mengenkan baju dan memperlihatkan perut sicpacknya,
__ADS_1
"Wih sok sexy loe,"Ejek Jerry yang tidak mau kalah memamerkan tubuh bagian atas miliknya,
"Eleh gaya loe sicpackan juga gue,"Sahut darren dengan pandangan meremehkan ke arah Jerry,
"Udah-udah kalian berdua itu sama-sama jelek tau, bagusan juga Lakki gue,"Balas Angel langsung memeluk tubuh Marcell,
"Lalu tanpa ada bahasa apapun Kenan dan Arnon juga ikut membuka pakaianya den memperlihatkan roti sobek milik mereka,
Seakan-akan para Lelaki sedang berlomba mempamerkan tubuh mereka.
Sontak aksi mereka membuat seluruh pengunjung yang juga berada di situ terutama para Perempuan yang begitu terpesona memandang tak berkedip melihat ciptaan Tuhan yang paling indah.
"Kalian itu apaan sih, gak malu apa di liatin banyak Orang gitu." Ucap Stella kesal melihat banyak Perempuan yang memandang tubuh milik sang kekasih,
Arnon langsung tersenyum melihat ekspresi dari Stella, cupp dia mencium singkat bibir sang kekasih "Aku Padamu"Godanya pelan membuat sang empunyanya merasa sangat malu akibat ulah Prianya,
"Woy Tempat Umum woy, main nyosor aja," Tegur Marcell yang sudah sangat hafal tingkah laku pasangan bucin itu,
Jangan lupa like,komen dan vote sebanyak-banyaknya yah gengs!!!!
Terima kasih.
Follow IG Author @Andrieta_rendra
__ADS_1