Terpaksa Mengkhianati

Terpaksa Mengkhianati
Chapter 40


__ADS_3

Happy Reading !!


Darren,Marcell,Angel dan juga Jerry langsung terkejut mendengar cerita dari Kenan itu. Sambil berpikir keras apakah benar Stella yang selama ini mereka kenal itu adalah Shea yang selama ini di kabarakan telah meninggal dunia.


"Princess Shea, itu berarti Stella yang selama ini kita kenal adalah Princess Shea yang di cari Dunia selama ini ." Ucap Darren tak percaya dengan cerita yang baru saja Kenan katakan .


"Ya dari yang aku dengar tadi memang seperti itu, karna dari tadi mereka memannggil Stella dengam sebutan Princess dan dia selalu menyebut nama Lord ( tuan yang mulia) ." Sahut Kenan dengan wajah datarnya .


"Semua ini hanya Arnon dan juga Valen yang bisa menjawabnya." Ucap Darren yang penasaraan siapa Stella sebenarnya.


"Belum tentu,bisa jadi Arnon juga tidak mengetahuinya," balas Marcell.


"Bos Arnon pasti tau tentang hal ini, karna aku sering tidak sengaj mendengarnkan dia berbicara dengan kakaknya Stella di telpon untuk menanyakan keadaan Stella, " Ucap Jerry, sambil mengingat tentang kejadian itu.

__ADS_1


"Kakak ? Aku pikirnya Stella itu sebatang kara." Sahut Marcell.


"Aku juga awalnya berpikir seperti itu,sampai Valen bilang bahwa yang tadi menelponya adalah kakanya Stella, dan bahkan Stella memanggil kakanya Stella dengan sebutan Lord ," ujar Kenan datar,


"Gak salah lagi, tentang Stella adalah Princess Shea itu adalah kebenaran ." Ucap Jerry tiba-tiba,


"Gak mungkin lah. Panggilan Lord itu begitu biasa, siapapun yang merasa dirinya tinggi juga bisa menggunakan panggilan itu bodoh ," Darren berucap sambil menoyor kepala Jerry, tak habis pikir temanya itu bisa mikir seperti itu.


"Kalian gak percaya, coba aja nanti tanya sama Big Bos kalo udah sadar."Jawab Jerry santai seakan-akan pemikiranya itu benar adanya. " Princess Shea itu siapa sih memangnya ?" Tanya Angel yang tidak mengerti arah pembicaraan para lelaki.


"Dan jika benar Stella itu adalah Princess Shea . Berarti pengendali Dunia selanjutnya adalah Stella, " timpalnya lagi.


"Tapi semoga aja bukann dia ." Sahut Darren.

__ADS_1


"Ya semoga," balas Kenan.


"Sudah-sudah, sekarang ayo kita liat Arnon, bisa-bisa sekarang dia sudah sadar." Ajak Marcell ." Ya ayo ." Sahut Jerrry.


Dan akhirnya mereka langsung menlangkahkan kakinya menuju ruang rawat Arnon.


"Dia belum sadar ." Ucap Angel yang melihat Arnon masih tertidur dengan tenang. "Ya sudah kamu sama Angel tidur aja di bed, biar aku sama yang lain tidur di sofa ." Ucapnya menunjuk bed dan Sofa besar fasilitas yang ada di ruang rawat Arnon itu.


"Ya sudah ayo sayang kita istirahat duluan "ajak Marcell yang di jawab anggukan kepala dengan Angel .


Jangan lupa Like,Komen dan Vote Mimin sebanyak-'banyaknya ya.


Terima Kasih ..

__ADS_1


Follow Ig Mimin @Andrieta_rendra


__ADS_2