Terpaksa Mengkhianati

Terpaksa Mengkhianati
Chapter 48


__ADS_3

Happy Reading !!


Hari ini adalah hari dimana sebuah pengkhiantan itu benar-benar terjadi.


Hari pernikahaan paksa Arnon dan juga Tenriyola.


Pesta berlangsung dengan sangat meriah, semua tamu undangan datang memeberikan ucapan selamat kepada mempelai, dan berdoa agar pasangan itu langgeng, namun tidak di aminkan oleh Arnon.


Pada saat pesta itu telah usai digelar dan para tamu sudah pulang. Saat ini masih tersisa Arnon,Tenry dan juga orang tuanya Arnon di balroom Hotel itu.


"Mama ucapkan selamat sekali lagi ya sayang, akhirnya sekarang kamu benar-benar menjadi menantu Mamah. " ucap Elena merasa menang ats pernikahaan Arnon dan Tenry.


"Terima kasih tante, eh salah mamah maksudnya ." Jawabnya canggung.


"Selamat ya nak atas pernikahaamu. Papah harap ini yang terbaik untukmu kedepanya nanti ." Ucap Alexsander papah dari Arnon.


Arnon langsung memutar bola matanya malas, tanpa menjawab apapun dari ucapan papahnya. Lalu dia langsung melangkahkan kakinya ingin meninggalkan istri dan orang tuanya,


"Mas, kamu mau kemana ?" Tanya Tenry lembut, disaat melihat Arnon yang ingin melangkah pergi.

__ADS_1


"Iya sayang, kamu mau kemana ? Jika kamu mau mau kekamar, ajaklah istrimu sekalian." Seru Elena ingin mencairkan suasana.


Saat ini Arnon sedang kembali kesifatnya yang dulu menjadi Singa yang nerbahaya. Dia langsung menarik tanganya paksa dari gengaman Tenry, dan menghempaskan tangan mungil yang menyentuhnya. "Ingat ini baik-baik ! Jangan pernah kamu menyentuh seich pun tubuhku dengan tanganmy yang menjijikan ini ! Jika kamu sampai menyentuhku tanpa izin dari ku, maka aku akan mematahkan tanganmu itu ," ancamnya dengan penuh penekanan.


"Arnon apa-apaan kamu. Dia itu istri kamu sekarang ." Bentak Alex. Yang marah saat putranya memperlakukan wanita dengan begitu kasar.


Namun bukanya menjawab papahnya, dia langsung nyelonong pergi dari Hotel itu , untuk menenangkan pikiranya.


Sedangkan tenry, dia terdiam menahan sakit dihatinya.


Bagaimana tidak, di hari pernikhaan yang baru saja berlangsung, dia sudah mendapatkan perlakuan kasar dari suaminya.


"Apaan sih pah, koq kamu jadi bentak-bentak mamah begitu. Arnon itu memang belum mencintai Tenry. Tapi nanti dia pasti akan mencintainya pah. Percaya sama mamah! Semua ibu- butuh waktu ." Jawabnya santai padahal didalam hatinya ketar-ketir juga.


"Mamah ternyata belum berubah ya, kamu pernah mikir tidak jika Arnon hanya mencinta Stella. Kamu lupa bagaimana kondisi kesehatan Arnon ha !" Pekiknya yang marah karna keputusan istrinya yang membuat Arnon kehilangan Stella.


"Mamah gak lupa. Dan mamah rasa Arnon juga sudah baik-baik aja sekarang. Coba papah liat deh, beberapa tahun ini dia tidak pernah kambuh lagi kan ?"


"Itu semua karna keberadaan Stella sebagai penyemangatnya mah ."

__ADS_1


"Tidak, itu hanyalah sebuah kebetulan saja pah, percaya sama aku. Jika Arnon akan baik-baik saja hidup bersama menantu kita ini ," jawabnya santai dengan menggengam tanggan Tenry,


Sedangkan Tenry,lagi-lagi hanya mampu terdiam melihat perdebatan mertuanya yang disebabkan olehnya.


"Terserah mamah deh, yang jelas jika suatu saat nanti terjadi sesuatu pada putra kita. Maka papah akan menyalahkan mamah sepenuhnya."


Elena yang mendengar penuturan suaminya langsung meneguk salivanya kasar ." I-iya pah, tenang saja mamah akan tanggung jawab sepenuhnya." Balasnya dengan penuh percaya diri,


"Ya sudah baik kita pulang saja ! Tak usah menginap di Hotel, papah juga yakin Arnon sedang berada dirumah saat ini." Serunya dengan masih nada marah.


"Dan kamu Tenry, jika kamu memang mencitai Arnon. Maka jangan pernah kamu menggunakan cara-cara licik untuk menyingkirkan Stella di hati Arnon!" Alex memberikan peringatan untuk menantunya. Pasalanya hingga saat ini dia menginginkan jika Stella yang menjadi menantunya. Namun takdir sedang bermain saat ini, sehingga Arnon menikahi wanita lain.


Aurora Tenriyola



Jangan lupa Like,Komen dan Vote karya Mimin ya gengs !!


Terima kasih☺️🙏🏻

__ADS_1


Follow Ig Mimin @Andrieta_rendra


__ADS_2