Terpaksa Mengkhianati

Terpaksa Mengkhianati
Chapter 79


__ADS_3

Happy Reading !!


"Dan disaat aku mencari tau tentang pengirim itu, aku menemukan fakta bahwa Tenrylah yang melakukan semuanya." Jawab Lucas datar,


Stella yang mendengar semua pernyataan serta bukti-bukti kejahatan Tenry pada keluarganya, langsung mengeluarkan aura kekejaman yang berada didalam dirinya,


Sosok dingin yang terpendam dalam dirinya tidak pernah ada yang pernah melihatnya, selain Orang-orang didalam Cyberaya, bahkan Arnon sebagai kekasihnya saja tidak mengetahui bahwa wanita yang selama ini bersifat lembut,cerewet bahkan rendah hati, kini berubah dengan aura gelap serta sorotan mata yang penuh amarah.


"Jerry, apakah kamu sudah menyiapkan semua berkas gugatan cerainya?" Tanyanya tegas pada Jerry.


"Su-dah bos geng." Jawabnyanya dengan gugup.


"Lucas, kamu taukan apa yang harus kamu lakukan saat ini ?" Tanyanya tajam pada asistenya Lucas.


"Ya, saat ini dia telah berada diruang kerjamu diatas." Balanya datar,


"Bagus, kalo begitu kamu ikut aku sekarang! Dan untuk yang lain tetap disini menjaga Arnon!" Perintahnya tegas,


"Tapi sayang, aku khawatir sama kamu." Ucap Arnon nenahan langkah Stella,


"Papah ikut bersama kalian." Sahut Alex yang juga sangat marah pada Tenry,

__ADS_1


Dia ingin sekali memberikan pelajaraan atas apa yang dilakukan wanita iblis itu terhadap keluarganya terutama pada mendiang Cucunya Kinara,


"Baik Pah." Balas Stella,


"Dear Dear aku akan baik-baik saja, ada Lucas dan Papah yang akan menjagaku, kamu tenang aja ya! Aku akan menyelesaikan semuanya, agar kita bisa secepatnya menikah." Bicaranya lembut pada kekasihnya.


"Baiklah sayang, tapi kamu harus hati-hati ya!" Ucapnya lalu memberikan ciuaman kecil dibibir Stella,


Namun serasa tidak merasa puas Arnon langsung melu***t bibir itu, agar sedikit mengurangi emosi didalam jiwa Stella, tanpa memperdulikan orang-orang disekitarnya,


"Hey..hey Gengs, ingat ya disini lagi rame." Valen memberikan pringatan agar pasangan bucin itu tersadar dari kenikmatannya.


Dan akhirnya pasangan itu langsung melepaskan ciuman panas mereka." I Love you Stella." Ucap Arnon setelah melepaskan bibir mereka,


"Ayo Lucas kita pergi! Gak akan pernah selesai urusan jika menunggu mereka." Sahut Alex kesal dengan kelakuan anak dan calon menantunya,


Dan dia langsung melangkahkan kakinya keluar yang disusul oleh Lucas.


Arnon yang melihat Papahnya kesal langsung memandang ke arah Mamahnya."Papah kenapa sih Mah? Kaya orang yang kurang jatah begitu." Tanya Arnon datar,


"Hey jangan sembarangan ya, Mamah ini selalu memberikan servisan terbaik buat Hot Daddy kamu itu." Jawabnya tidak terima anaknya meremehkanya.

__ADS_1


"Lalu kenapa dia yang kesal aku mencium Stella?" Pertanyaan bodohnya keluar,


"Karna kamu mencium tidak pada tempat dan situasinya." Sahut Valen yang ikut kesal,


"Eh udah cukup, aku harus pergi sekarang! Nanti Papah tambah kesal." Jawabnya langsung berlari keluar dari ruangan itu mengejar Alex dan Lucas yang sudah terlebih dahulu pergi,


Setelah kepergian Kesayanganya, Arnon langsung tersenyum tipis kearah Mamahnya yang sedang berdiri di dekat ranjangnya saat ini. "Mah sini," panggilnya agar Mamahnya mendekat kearahnya.


Elena yang mendengar Putranya memanggilnya dengan suara lembut langsung bergetar menangis, entah sudah berapa tahun lamanya putra pertamanya itu tidak pernah memanggilnya dengan suara lembut seperti itu.


Arnon yang melihat Mamahnya menangis langsung bingung pasalnya dia sudah memanggil Mamahnya dengan cara yang santun."Mamah kenapa nangis? Sini Mah." Panggilnya sekali lagi,


Elena yang merasa dipanggil untuk kesikian kalinya, akhirnya mendekat kearah putranya, dan betapa terkejutnya dia Arnon langsung menariknya kedalam pelukan hangatnya, dan membuat tangisnyanya langsung pecah tak tertahankan.


"Maafkan Arnon Mah, karna selama ini sudah bersikap kasar sama Mamah, tapi Arnon melakukan semua itu agar Mamah mau mengerti, bahwa hanya Stella yang Arnon cintai Mah, bukan yang lain." Ucapnya memeluk tubuh Mamahnya yang sudah bertahun-tahun ini tidak dia rasakan selama perselesihan mereka terjadi.


"Kamu tidak seharusnya minta maaf sayang, Mamah yang salah, Mamah yang tidak pernah mengerti perasaan kamu dan hidup kamu, sekarang Mamah baru sadar betapa berartinya kebahagiaanmu untuk Mamah dan keluarga ." Ucapnya tulus telah menyadari kesalahaan yang sangat fatal,


Jangan lupa jempolnya di goyangkan ya gengs 🙏🏻🙏🏻


Untuk pengumuman pemenang Give Away akan Mimin umukan besok lusa ya.

__ADS_1


Mimin ucapakan terima kasih banyak atas semua dukungan apapun dari kalian, Like, Komen dan Vote kalian semua benar-benar membuat Hati Mimin jadi lebih bersemangat untuk menulis karya Mimin ditengah-tengah padatnya kesibukan hari-hari. 😘


Love you all 😘


__ADS_2