
Happy Reading !!
"Apakah dia baik-baik saja Leng ? Kenapa dia tidak merespon suara ku ?" Tanya dengan raut wajah yang sangat khawatir
"Dia baik-baik saja Ar, saat ini dia sedang tidur karna kelelahan." Balas Valen berusaha tersenyum canggung, padahal hatinya sedih ketika melihat wajah Arnon yang sangat pucat bagaikan mayat hidup.
"Oh begitu ya." Ucapnya melemah dan dijawab anggukan kepala oleh Valen,
"Arnon,"Valen memanggilnya, dan langsung membuatnya menatap kearah Valen
"Ya." Jawabnya singkat.
"Aku akan membawanya kembali bersama mu." Ucap Valen menjanjikanya pada Arnon,
Seketika wajah yang sedari tadi hanya menunjukan kesedihan,kini berubah menampilkan sebuah senyum kebahagian diwajah pucatnya.
"Apa kamu serius dengan yang kamu katakan tadi Leng? Tanyanya penuh semangat.
"Ya, aku janji. Tapi kamu juga harus janji untuk sembuh dan ingat ! Kamu harus segera menceraikan sisampah itu terlebih dahulu." Ucap Valen kasar, karna dia benar-benar memebenci seorang wanita pengkhianat seperti Tenry,
"Sampah siapa sweetheart ?" Tanya Kenan bingung dengan bahasa yang dikeluarkan oleh kekasihnya.
__ADS_1
Sedangkan Arnon dan Marcell yang sudah mengerti siapa yang dimaksud oleh Valen, langsung menoleh kearah wanita yang sejak tadi hanya diam menundukan kepalanya,
"Siapa lagi kalo bukan wanita sakit jiwa yang tega merebut kekasih sahabatnya, oh aku lupa, jika dia berteman denganku dan Stella hanya karna ingin mengetahui segalanya tentang Arnon." Jawabnya sedikit emosi
Kenan yang sudah mengerti siapa yang disebut sampah oleh Valen,langsung iseng mengarahkan kameranya memeperlihatakan Tenry yang sedang tertunduk, sakit hati dengan kalimat yang dilontarkan Valen
"Maksud kamu dia ." Tanya Kenan memancing suasana
"Hey sampah angkat kepalamu! Kekasihku ini ingin melihat wajahmu yang tak tau diri itu ." Seru Kenan asal jeplak.
"Ken dia punya nama." Sahut Marcell yang tak habis pikir betapa santainya dia mengganti nama seseorang seperti itu,
"Sampahkan namanya," jawabnya singkat
Sedangkan Arnon tidak ada sedikitpun rasa dihatinya untuk membela istrinya yang dipandang begitu rendah oleh kakak sepupunya.
"Wow.. wow ada sampah disitu." Sahut Valen dengan santai, membuat Tenry yang mendengarnya merasakan sakit hati akibat nama panggilan yang ditujukan kepadanya,
"Ngapain dia ada disitu? Loe suka sama dia Ar ? Atau loe sudah pindah jalur sekarang ?" Tanya Valen curiga,
"Ya enggaklah, aku bukan laki-laki bodoh yang tidak bisa membedakan mana permata dan mana yang kaca." Sahutnya santai, masa bodoh Tenry yang mendengarnya sakit hati atau tidak.
__ADS_1
"Kirain." Jawab Valen santai
"Eh sampah. Kamu sudah dengarkan tadi apa yang Arnon bilang ! Loe itu hanyalah sebuah figuran yang akan dibuang ketika pemeran utamanya kembali, jadi tau diri dari sekarang ! Jangan pernah bermimpi memeluk bulan jika kamu saja tidak bisa terbang. Kamu beruntung karna lawanmu sekarang bukanlah wanita bar-bar, juka Stella seperti itu, akan ku pastikan kamu sudah tidak bisa melihat matahari terbit," ucapnya ketus yang ditujukan pada Tenry.
"Dan ku harap Stella tidak akan pernah kembali." Gumam Tenry dalam hati yang mengharapkan sebaliknya,
Dan disaat mereka tengah asik berbicara, tiba-tiba diponsel terdengar suara seseorang yang sangat dirindukan saat ini sedang memanggil Valen.
"Aleng." Lirihnya pelan memanggil Valen.
Visual Valencia
Jangan lupa tinggalkan jejak yah gengs,
Mimin mau kasih pengumuman nih untuk kalian semua. Dikarenakan Give Awaynya akan ditutup 10 hari lagi, maka Mimin mau merubah hadiahnya,
Untuk Vote teratas hadia tetap yang utama bisa kalin cek info di chapter 43.
Dan untuk hadiah komentar terbaik dan teraktif, yang setiap kalimatnya membuat Mimin jadi semakin aktiv untuk update setiap Chapternya, maka Mimin akan mencari 5 orang yang akan mendapatkan pulsa sebesar 100k, lumayan kan buat beli kuota sebulan hehehe .
__ADS_1
Inget ya give away akan umumkan ditanggal 5 februari!!
Salam hangat Mimin 😘😘