
Happy reading !!
"Sabar Cell, kalo elo sebagai Dokternya aja panik seperti ini, lalu bagaimana dengan kami semua," Ucap Jerry lembut
"Iya sayang,kamu tenang dulu ya. Nanti setelah kita sudah sampai di Rumah Sakit baru kamu bisa nolong dia," Sahut Angel yang ikut mengiyakan kalimat Jerry,
Sesampainya di Rumah Sakit Stella langsung di larikan ke dalam ruang tindakan,
Disaat Stella sedang diperiksa di dalam, Arnon juga telah tiba di Rumah Sakit dan langsung di larikan ke ruangan ICU dengan di dampingi Marcell tentunya.
"Hiks..hiks.. Stella kenapa bisa begini? Tadi sore masih baik-baik aja, kenapa sekarang begini?" Tanya Valen kepada siapapun yang bisa menjawabnya.
"Ini semua karna pernikahaan paksa yang akan dilaksanakan Arnon besok lusa," Jawab Kenan dengan wajah datarnya yang sebenarnya menyembunyikan kekhawatiranya,
************
Di sisi lain di sebuah mansion kerajaan yang sangat mewah dan megah di italia,
__ADS_1
Terlihat seorang pria bagaikan Raja Dunia tengah duduk di depan perapian yang berada di dalam ruangan pribadinya, dan tengah menatap bingkai besar berisikan foto sebuah keluarga dan juga foto sang permaisurinya sambil memegang wine di tanganya,
"Katakan!" Ucapnya disaat merasakan ada seseorang masuk ke dalam ruanganya
"Permisi Lord ,saya membawa berita buruk," Kata salah satu pengawal pribadinya dengan menundukan kepalanya takut.
Mendengar hal itu pria yang sejak tadi hanya diam sambil menggoyang-goyankan gelasnya yang berisikan . Wine Screaming Eagle Carbenet Sauvignon 1992, yang merupakan wine termahal di Dunia. Yang sebotolnya saja seharga 7,2 milliar rupiah, "Seburuk apa?"Tanyanya dengan suara baritonya"Jika ini tidak penting maka jangan menggangu ku."Ucapnya lagi dengan suara yang sangat menakutkan bagi orang-orang disekitarnya.
Dengan raut wajah yang sangat ketakutan pengawal itu mulai mengatakan niatnya datang ke kandang singa"Lord, the princess Stella melakukan percobaan bunuh diri, dan sekarang telah dilarikan ke Rumah Sakit. Sekarang keadaanya sedang kritis karna pengawal yang menjaganya mengatakan jika dia kehilangan banyak darah dan tubuhnya terlihat mulai membiru," Ucapnya pelan dengan menundukan kepalanya dan mengatur nafasnya yang sangat berat baginya jika berada satu ruangan dengan sang Penguasa Dunia.
Suara gelas yang hancur di gengaman tanganya,
Dia benar-benar menghancurkan gelas yang berisikan wine termahal itu dengan satu kali gengaman tanganya, hingga membuat gelas itu hancur tak tersisa,
Terlihat darah segar menetes dari telapak tanganya,bahkan terlihat jelas serpihan-serpihan beling masih tertancap di telapak tanganya, akan tetapi seperti tidak merasakan sakit sama sekali, dia malah mengepalkan tanganya dengan sangat kuat membuat sisa-sisa kaca itu semakin menancap di tanganya,"Apa penyebanya katakan!," Bentaknya semakin membuat aura iblis keluar dari tubuhnya,
"Kekasih princess Stella dipaksa menerima perjodohan yang dibuat ibunya, dan jika dia tidak menerimanya. Mamahnya akan mengancam mengakhiri hidupnya juga," jawabnya dengan tubuh gemetaran, dia sangat takut menjadi sasaran lampiasan emosi dari sang Raja.
__ADS_1
"God damn!," umpatanya kasar merasa sangat marah dengan apa yang dia dengar."Pria bodoh,kenapa tidak dia biarkan saja wanita sialan itu mati, jerk,"gumamnya benar-benar marah seakan ingin membunuh seseorang,
"Jika saja tak ku ingat bagaimana kou menjaga kesayanganku selama ini, maka akan ku pastikan kou mati ditanganku saat ini juga terutama ibumu. Akan ku selesaikan dia nanti," Arvan saat ini benar-benar dalam mode iblis, bagaimana tidak adiknya yang paling disayang dan di lindungi mati-matian malah begitu bodohnya mengakhiri hidupnya cuman karna sebuah pengkhianatan yang di paksa,
Kejadian ini mengingatkanya kembali dengan sang permaisurinya, Mira yang mati juga karna bunuh diri, karna kesalahanya yang lambat bergerak mengahabisi musuh-musuhnya," cihh.. tidak akan ku biarkan hal yang sama terjadi pada My Princess," Janjinya pada diri sendiri,
"Robbeerrtt.." Teriaknya kencang memanggil sang tangan kananya,
Mendengar namanya di panggil, pria itu langsung berlari menuju ruangan tuanya, karna paling tau bahwa sang penguasa paling tidak bisa menunggu walau hanya sedetik saja,"Lord, Iam here ," Jawabnya sambil menunduk hormat,
Visiual Arvan Varizal Manopo
Jangan lupa like,komen dan vote sebanyak-banyaknya ya! Ingat loh Give Awaynya masih berlanjut hehehe
Follow Ig Mimin @Andrieta_rendra
__ADS_1