Terpaksa Mengkhianati

Terpaksa Mengkhianati
Chapter 92


__ADS_3

Happy Reading 👩🏼‍💻📖


Disebelah sisi didalam ruangan terdapat Kenan dan Valen yang sedang bertengkar.


"Apa maksud kamu sebenarnya?" Tanya Valen yang tak mengerti kenap Kenan tiba-tiba berubah.


"Valen ku mohon mengertilah, aku mencintaimu. Aku ingin hidup bersamamu dalam satu ikatan pernikahaan." Jawab Kenan memohon pengertin Valen.


"Aku tidak bertanya masalah itu, aku bertanya mengapa kamu menolak untuk masuk kedalam Cyberya,?" Bentaknya pada Kenan.


"Sayang kamu tau sendiri Papah tidak akan pernah mengizinkanku bergabung bersama mereka."


"Kenan, kamu taukan, aku salah satu dari mereka," balas Valen dengan suara yang melemah.


"Aku tau Len, dan aku sadar jika semuanya ini begitu rumit untuk kita, tapi aku juga tidak bisa menentang keluraga, aku tidak memiliki keberanian sebesar Tante Elena Len," lirihnya berlutut dibawah kaki Kekasihnya.


"Lalu bagaimana dengan hubungan kita Kenan? Kamu ingin menikahi aku dan kamu tau kita berbeda dan aku juga bagian dari Cyberaya dan Lesham." Ucapnya terduduk dihadapan Kenan yang tengah berlutut.


"Sayang Valen, ikutlah aku, kita akan bersama-sama menjalani kehidupan dengan kehidupan dan keyakinanmu yang baru, aku memang bukan orang suci tanpa dosa, tapi aku tau caranya bagaiamna bisa membimbingmu menjadi istri yang di rindukan oleh surga." Ucapnya lembut membelai rambut Valen.

__ADS_1


"Lalu bagaimana dengan Kakak ku, aku takut dia tidak akan menerimaku mengikutimu hiks..hiks ," jawab Valen takut.


"Sayang, tanpa aku harus bergabung dengan kedua perusahaan besar itu, aku yakin, aku bisa memenuhi kebutuhanmu dari hasil perusahaan yang aku bangun dengan kerja kerasku selama ini." Ucapnya penuh keyakinan.


"Perbedaan bukanlah penghalang bagi kita Len, aku ingin mencintaimu seperti Adam yang mencintai Hawa., aku bukanlah pria benar Len, masa lalu aku buruk. Bahkanaku sering kali berzina tanpa tau posisi dan termasuk bersamamu. Tapi makin kesini aku makin sadar Len, jika semua itu salah, setelh aku bertemu denganmu, aku baru tau bagaimana indahnya membawa istri yang kita cintai, menjadi salah satu bidadari surga disana." Ucap Kenan tanpa keraguan sedikitpun terlihat di kedua bola matanya.


"Aku takut Kenan, aku takut dengan keluarga ku, terutama dengan kak Lucas, hiks..hiks." Jawabnya dengan tangisan.


"Jangan takut sayang, aku disini. Aku yakin mereka akan menerima apapun kepetusan kamu untuk kebaikan kita." Jawabnya yakin.


"Kamu maukan pindah ikut bersamaky? Kita bangun keluarga kecil kita, hidup bersama dengan agama yang diridhoinya. Aku tau, aku bukanlah pria yang mempunyai masa lalu yang baik, tapi aku akan berusaha untuk membimbing dan bertanggung jawab untukmu dan anak-anak kita kedepanya nanti." Ucapnya penuh kelembutan.


Setelah beberapa saat terlihat Valen membuka matanya dan menarik nafasnya dalam-dalam, lalu menghembuskanya dengan perlahan,


Kemudian dia menatap mata Kekasihnya dalam-dalam yang saat ini sedang menatapnya.


"I come with you, I want to be a Muslim, and then you teach me what Islam is.( aku ikut bersamamu, aku mau menjadi seorang muslim, dan kemudian kamu mengajarkan ku, tentang islam itu)." Jawabnya penuh keyakinan.


Kenan yang mendengar jawaban dari Valen kekasihnya, langsung tersenyum bahagia." Valen, sayang benarkah itu? Apa kamu yakin? Kamu tidak boleh bermain-main." Jawabnya ingin mendapatkan jawaban yang lebih meyakinkan lagi.

__ADS_1


"Ya aku serius." Jawabnya tanpa keraguan sedikitpun terlihat di kedua matanya.


Seketika senyum di bibir Kenan langsung terpancar dengan sempurna," terima kasih sayang, terima kasih." Ucapnya menangis terharu memeluk tubuh Valen dan memberikan ciuman bertubi-tubi di puncak kepala Kekasihnya.


Valen hanya menjawab dengan menganggukan kepalanya lemah dan terus menangis.


"Tapi bagaimana dengan kak Lucas?" Ucapnya ragu.


"Kalo masalah Lucas, biar kita sama/sama hadapin dia, kita sama-sama memberikan pengertian ke Kak Lucas,biar kita sama-sama perjuangkan cinta kita ini." Ucapnya tanpa rasa takut sama sekali.


"Tidak, jangan! Biar aku saja bertemu denganya dan memberikan penjelasan padanya, aku takut nanti dia malah menyerang mu, karna kamu tau sendiri dia adalah orang yang paling menjunjung tinggi agamanya."


"Baiklah sayang, aku ikut kamu saja. Apapun keputusanmu, aku pasti akan mendukungmu."


"Sekarang bawa aku pergi kemesjid, agar tidak ada alasan sama sekali bagi kak Lucas untuk menolak agama ku yang baru." Pintanya pada kekasihnya.


"Baiklah sayang, aku akan membawa bertemu dengan mereka yang bisa membantumu." Jawabnya dengan tersenyum.


To be countinue

__ADS_1


__ADS_2