
Happy Reading 📖👩🏼💻
Setelah Jerry melangkahkan kakinya pergi tanpa memperdulikan Vindy,
Saat ini dia sedang duduk dipinggir trotoar jalan, meliat beberapa muda mudi berlalu lalang dengan membawa pasanganya.
"Hufftt susah sekali aku mendapatkan pasangan," lirihnya pelan, dan kemudian dia langsung beranjak dari duduknya ingin kembali pulang kerumahnya,
Namun belum jauh dia berjalan melangkah, tiba-tiba dari belakangada seseorang yang mengklaksonya.
Beepp ..beepp suara klakson mengagetkanya,
"Tara Loe ngapain disini?" Tanya Jerry bingung.
"Gue habis ngantar penumpang, nah loe sendiri ngapain disini?" Tanya Tara santai.
Jerry langsung diam dan melihat bungkusan kecil ditanganya. "Nih buat loe." Ucapnya memberikan kado itu untuk Tara.
"Wah baik bener deh lu, kesambetan apaan dah tu," ejeknya pada Jerry yang tiba-tiba baik.
Tapi Jerry saat ini sama sekali tidak ingin bercanda." Antarin aku yuk." Pintanya pada Tara.
"Kemana ?" Tanyanya dengan menaikan salah satu alisanya.
"Beli es kopi, mau ademin hati gue." Jawabnya santai.
"Es kopi lagi?" Sahut Tara yang selalu mendengar Jerry membeli itu.
"Iya es kopi, kan loe juga suka itu." Jawabnya santai lalu langsung naik keatas motor Tara tanpa izin dari siempunyanya.
"Iya suka. Tapi gak ya loe setiap dama gue selalu belinya es kopi, sekali-sekali ajak kek kerestoran." Balasnya cuek sambil menjalankan motornya mencari grobak es kopi.
Setelah berjalan cukup lama dan sudah mendapatkan eskopinya, akhirnya mereka mencari bahu jalan yang terdapat bunga-bunga disekitarnya sebagai tempat duduk.
"Wahh indah banget ya, nyaman banget ni malam." Ucap Jerry sambil membaringkan tubuhnya di atas rerumputan hijau.
"Iya indah banget dah nie malam, liat tu bintang-bintangnya ikut bersinar dimalam hari." Balas Tara sambil ikut membaringkan tubuhnya disebelah Jerry menikmati pemandangan langit indah.
"Tara tipe suami idaman loe tuh yang bagaimana?" Tanya Jerry tiba-tiba langsung membuat Tara menoleh kearahnya.
__ADS_1
"Tipe gue itu simple, yang penting bertanggung jawab dan bisa bimbing aku." Jawabnya dengan santai.
Namun disaat mereka tengah sibuk mengobrol sambil berbaring, tiba-tiba mereka kedatang tamu beberapa polisi yang sedang berpatroli, hal yang selalu terjadi di kota besar Jakarta.
"Selamat malam, kalian berdua ngapain disini?" Tanya polisi A tiba-tiba mengejutkan keduanya.
"Lagi duduk pak menikmati pemandangan malam." Jawab Tara canggung.
"Ktpnya mana Mbak Mas?" Tanya Polisi B.
"Ini pak." Ucap Tara mengeluarkan ktpnya dan diberikan oleh polisi.
"Kalian berdua ngapain disini disemak-semak ha ?" Tanya polisi A mulai ngegas.
"Kamu identitas mu mana ?" Tanya Polisi A menujuk kearah Jerry.
"Gak bawa pak, ada di mobil pak," jawab Jerry memelas.
"Kamu gak usah alasan! Identismu mana?" Tanya polisi A mulai membentak.
"Dimobil pak, benaran dimobil." Jawabnya dengan wajah sedih.
Dan sangking takutnya Jerry dan Tara mengikuti langkah sang polisi.
"Wah parah nih, prosistusi online ini." Sahut polisi B.
"Ini ktpnya mana Mas?"
"Di mobil pak, ini barusan saya cek gak ada."jawab Jerry panik.
"Kamu gak usah banyak alasan." ucap polisi A
"Beneran pak, tanya ini nah pak kalo gak percaya.
Sedangkan Tara saat ini sudah tidak bisa berbicara apa-apa lagi.
"Kalian berdua sebenarnya ngapain disini? Muka kalian berdua ini aja udah gak jelas, gak mungkin lagi kalo gak ngapa-ngapain kan, gak mungkin main mobiles legend kalian." Tanya polis B
"Duduk pak, liat pemandangan." Balas Jerry.
__ADS_1
"Gak usah alasan, kamu tau gak sekarang itu banyak kasus prosistusi online."
"Gak ada lah pak, kita murni gak ngapa-ngapain." Ucap Tara.
"Gak periksa dulu, ini ada narkoba gak ini." Perintah Polisi B.
Lalu memegang tubuh Jerry, namun Jerry seperti memberontak,
"Kamu gak usah ngelawan." Bentak Polisi A,
"Loh aku gak ngelawan pak."
"kamu gak usah ngelunjak ya."
Jerry langsung terdiam lemas." Periksa aja pak." Sahutnya dengan wajah datar.
"Kamu kok bau-bau ndak enak ya, bau-bau pertalite." Ucap polisi A smabil menggeledah tubuh Jerry.
"Saya belum mandi pak." Jawabnya polos.
"Apa ini,? Permen apa ini?" Tanya polisi A menemukan beberapa permen karet di saku celana milik Jerry.
"Permen itu pak," Sahut Jerry
"Permen apa ini? Perangsang." Tanya Polisi A.
"Lain pak." Jawab Jerry polos.
"Aih perangsang itu." Sahut polisi B menambah-nambahkan.
"Bapak minum aja!" Balas Jerry kesal.
"Beli dimana kamu itu?" Tanya Polisi A
"Ambil pak di restoran tadi." Jawabnya tanpa dosa.
"Udah langsung bawa kekantor aja ini, telpon aja orang tuanya, kalo kaya gini kelakuan anaknya pada gak bener ini."
Dan tanpa bisa melawan Jerry dan Tara pasarah di bawa Ke Kantor Polisi tanpa perlawan sama sekali.
__ADS_1
To be continue