
Happy Reading 👩🏻💻📖
Karna kesibukanya seharian menemani anak-anaknya mengikuti kompetisi, mengharuskanyan pulang lewat hari ini.
"Hufft ya ampun, cukup lelah hari ini." Keluhnya meluruskan semua tulang-tulang persendianya yang kaku. Lalu dia mirik jam yang berada didekatnya.
Dan waktu sudah menujukan jam 8 malam, "aku harus segera pulang, kasihan anak-anak,"yakinnya dan mulai merapikan barang-barangnya.
Namun disaat dia sedang merapikan barangnya,dia tak sengaja melihat foto kebersaamaanya bersama dengan Arnon."apakah kamu tau apa alasan aku masih sendiri dan menolak semua cinta yang datang?" Tanyanya menatap pada layar laptopnya dengan mengarah kepemandangan luar.
Tokk..tokkk..tok suara ketukan pintu terdengar berulang-ulang namun tak ditanggapin oleh Stella. Karna saat ini dia tengah melamun menatap fotonya dan suaminya.
"Tok...tokk.tok Stellla." Panggilnya mencoba menyadarkan Stella dari lamunanya. Namun tetap masih belum ada respon.
Akhirinya dia mulai mendekat kearah Stella yang sedang duduk menatap ke layar laptopnya, Karna pintu sedang terbuka dengan lebarnya.
"Stella hey..Stella." Sapanya langsung membuat Stella terkejut menutup laptopnya dan berdiri.
"Austin, kenapa kamu kemari tidak mengetuk pintu terlebih dahulu?" Tanyanya memperbaiki perasaanya yang terkejut akibat ulah Austin.
__ADS_1
"Aku sudah mengetuk dan memanggilmu berkali-kali tadi, tapi kamu tidak mendengarnya, jadi aku langsung masuk kedalam sini." Balasanya dengan tersenyum canggung.
"Ohh, lalu kamu ada apa kesini ?" Tanyanya bingung melihat sosok Austin ada dikantornya malam-malam seperti ini.
"Hari inikan perusahaan ku dan perusahaanmu menang tender besar bersama, jadi ayo kita rayakan dengan makan malam bersama." Ajaknya dengan penuh semangat.
"Emmh baiklah." Stella menerima ajakan itu, karna dia sama sekali tidak ingin menyakiti hati Austin jika menolaknya.
"Kalo begitu ayo cepat kita pergi!." Tandasnya langsung melangkahkan kakinya keluar dari Ruangan Stella.
Stella sempat merasakan ragu, dia bahkan masih menoleh kebelakang untuk mengingat foto suaminya tadi. Selalu ada rasa takut dihatinya ketika Austin mengajaknya makan malam, namun dia langsung menetralkan perasaanya, dan murni menganggap Austin hanyalah seorang teman, hingga akhirnya dia berjalan mengahampiri Austin di luar.
Mereka berdua berjalan tak hayal seperti sepasang kekasih. Austin menggegam rrat jemari Stella. Tanpa perduli bahwa Stella adalah milik orang lain.
"Kenapa kamu gak membawa mobil?" Tanyanya pada Austin yang mengajaknya jalan kaki malam-malam.
"Susana sangat indah, akan terasa sangat buruk jika kita hanya didalam mobil saja." Sahut Austin dengan santai.
"Apakah sekarang seorang CEO, mempunyai kebiasaan baru? Yaitu jalan kaki mencari Restoran?" Tanya Stella menggoda.
__ADS_1
"Tidak, aku hanya ingin menikmati udara bebas malam ini." Sahutnya dengan tersenyum.menampilkan wajah tampanya.
Lalu Austin membalikan tubuhnya, berjalan mundur, namun masih menggengam erat jemari Stella.
"Apa ini?" Tanya Stella tersenyum tipis.
"Apakah saat ini CEO perusahaan Halim Austino Richard sedang kembali ke masa Anak-anak?"
Namun Austin hanya menjawab dengan senyuman dan terus berjalan mundur. Membuat Stella merasa kesal." Apakah kamu tidak bisa berjalan dengan benar?" Ketusnya melihat tingkah Austin yang seperti anak-anak.
"Setiap orang pasti mempunyai caranya sendiri untuk berjalan, dan dulu waktu aku dan Arnon masih kecil, kami selalu berjalan seperti ini." Ucapnya mengingat masa lalunya yang indah. Dan seketika langsung membuat wajah Stella kembali datar.
"Dulu dia sangat suka berjalan dengan membusungkan dadanya tinggi, dan aku suka berjalan dengan santai dan berbalik seperti ini, dan rasanya sangat menyenangkan, kita bisa melihat keindahan disekeliling kita yang nampak berbeda." Ucapnya mulai menggunakan raut wajah yang serius.
"Tapi setelah aku dewasa, semuanya berubah dengan seketika." Lirihnya pelan dan Stella langsung melepaskan tanganya dari gengaman Austin.
Dan seketika Austin langsung kembali membalikan badanya berjalan dengan benar dengan diikuti Stella dibelakangnya.
To be continue☺️
__ADS_1