
Happy Reading !!
Setelah puas berciuman Arnon langsung menyatukan keningnya dengan Stella, dengan masih menahan rasa sakit didadanya, namun dia tidak mau memperlihatkan rasa sakitnya pada Stella, dia tidak ingin membuat wanitanya itu khawatir akan kondisinya.
"Maafkan aku." Ucap Arnon disela-sela tangisanya, lagi-lagi dia memperlihatkan sisi terlemahnya jika berada didepan Stella.
Lalu dia menangkup wajah Stella dan melihat mata Itu dalam-dalam." Liat kedalam mataku!" Pintanya dengan tegas pada Stella,
"Terima kasih karna kamu masih mencibtaku, terima kasih karna kamu masih menyayangiku. Aku sungguh sangat takut kamu meninggalakn aku. Aku takut kamu tidak mencintaku lagi." Ucapnya menatap kedalam bola mata Stella,
"Kenapa kamu melakukan ini semua Ar? Apa kamu tidak malu,semua orang berpikir jika kamu menjadi gila hanya karna cinta? Kenapa kamu tidak bisa mengikhlaskan aku pergi? Kenapa kamu menyakiti diri kamu sendiri seperti ini ? Kenapa kamu tidak bisa mengerti perasaanku yang sebenarnya, aku takut kamu yang akan pergi, aku-" tangisnya pecah merasakan ketakutan disaat dia mengetahui tentang penyakit Arnon,
__ADS_1
"Ssttsstttssttt, jangan menangis sayang! Aku disini untuk kamu. Aku tidak akan pergi disaat kamu menyuruhku untuk pergi,!" Ucapnya lalu memeluk tubuh Stella dengan sangat erat,
"Aku bukan tidak punya malu atau tidak mempunyai harga diri sebagai laki-laki La, tetapi kamu lebih begitu berarti buat aku. Dan jangan pernah tanyakan sama aku ! Kenapa aku tidak bisa mengikhlaskan ataupun merelakan kamu pergi, tapi kamu harus tanyakan sama aku seberapa pentingnya kamu didalam kehidupanku. Apa kamu pernah mengerti jika kamu adalah segalanya bagiku, tangis dan tawaku ada bersamamu, setiap hariku adalah milikmu, jantung ku adalah kamu, jika kamu pergi seperti ini, itu sama saja kamu membuat jantung ini berhenti berdetak, aku bahkan tidak bisa bernafas dengan benar jika tidak ada kamu. pandang aku La ! liat mataku dan liat hatiku ! Tanya dan cari kejujuran dimataku ini, apa aku mampu dan mempunyai kekuatan untuk hidup tanpa kamu disisku !" Tangisnya pecah karna saat ini dia benar-benar takut kehilangan Stella yang sangat dicintanya.
"Ku mohoh jangan seperti ini Arnon! Jangan korbankan kehidupanmu untuk diriku. Maafkan aku yang tidak mau memberikanmu kesempatan kedua untuk memperbaikinya, maaf." Ucapanya menagis didada bidang Arnon,
"Sstttssttt, bukan sayang, ini bukan kesalahan kamu. Ini semua salahku yang terlalu bodoh mencoba menghancurkan dinding kepercayaanmu."
Stella diam dengan wajah yang disembunyikan didada bidang dan kekar milik Arnon, tanpa ingin menjawab pertanyaan dari Prianya.
Arnon yang tidak mendapatkan jawaban itu langsung merasakan kesal dihatinya jika Stella menolaknya lagi dan lagi.
__ADS_1
"Jika kali ini kamu masih ingin menundanya, maka lebih baik aku -"
Cuuppp Stella memberikan kecupan singkat dibibir Arnon agar dia berhenti bicara dan tidak berandai-andai diotaknya yang konselet itu.
"Iya aku mau menikah denganmu! Tapi kamu harus menceraikannya terlebih dulu.!"
"Baiklah sayang, aku akan menceraikanya hari ini juga didepanmu ." Jawabnya tersenyum tipis yang terlihat dari wajah tampanya
Bonus tatapan tajam dari sang Singa
__ADS_1
Jangan lupa jempolnya digoyangkan ya gengs 😘🙏🏻🙏🏻