Terpaksa Mengkhianati

Terpaksa Mengkhianati
Chapter 13


__ADS_3

Happy Reading !!


Setelah kembalinya dari restoran, Stella dan Arnon langsung membersihkan tubuh mereka, dan mengganti pakaian mereka dengan setelan piyama masing-masing


Waktu telah menunjukan pukul 11.00 malam, selepas Keduanya menngenakan piyamanya, mereka langsung bergegas naik ke bed mereka untuk beristirahat,


"Hoam sayang aku ngantuk banget," ucap Stella yang terlihat sedang memainkan ponsel miliknya dan menguap beberapa kali


Arnon yang masih menyandarkaan tubuhnya di sisi bed mereka,dan melihat kekasihnya memainkan ponselnya, langsung mengambil ponsel itu dari tangan Stella untuk di periksa,


Memang sudah kebiasaan dari keduanya selalu memeriksa ponsel dari pasangan mereka, tanpa jadwal agar tak ada yang bisa di sembunyikan,


"Dear Dear ." Panggilnya sambil memeluk tubuh Arnon dengan menyandarkan kepalanya didada bidang milik kekasihnya,


"Hemm ," jawabnya singkat


Arnon masih serius memeriksa ponsel Stella, kini menatapnya dan mengusap kepala wanitanya perlahan agar tertidur dengan sebelah tanganya, sedangkan tangan sebelahnya dia gunakan untuk memainkan ponsel Stella.


Tidak sampai 15 menit Arnon mengelus kepala Stela , kini kekasihnya sudah berada di alam mimpi yang indah, dia tersenyum langsung mencium kening Stella dengan lembut ," good night my sweetheart, have a nice dream ya", ucapanya sambil mencium seluruh wajah Stella gemes bahkan tak ada satu akses pun wajah Stella yang di lewatkan untuk di berikan ciuman.


Seperti gemes mencium bayi kecil, begitu jugalah Arnon yang tidak bisa berhenti mencium Stella , padahal si empunyanya sudah ada di alam mimpi yang indah ,


Setelah puas memeriksa ponsel milik Stella, dia meletak ponsel itu di nakas meja kecil sebelah tempat tidurnya.


Dia juga memperbaiki posisnya jadi tertidur sempurna tanpa melepaskan dan menggangu tidur wanitanya.


Setelah dia rasa nyaman, dia langsung memeluk tubuh Stella dengan kedua tanganya, sambil menciumin wajah kekasihnya tanpa berhenti . Entah kenapa dia selalu candu dengan apapun yang dimiliki oleh Stella,


"Sepuluh tahun berlalu tanpa merubah rasa cinta ku sedikitpun ke kamu, bukan berkurang malah makin tambah cinta ku tiap harinya. Berjauhan dari mu sedetik aja rasa hatiku ini sudah seperti hampa dan gelisah karna mu, tetap begini terus ya sampai detik terakhir ku ." ucapnya dengan senyuman dan masih menciumii wajah wanitanya.


"I love you so much Stella ."ucapnya dengan senyuman


"I love you more..more.. more Arnon my dear ." jawabnya sendiri sambil mengikuti gaya bahasa Stella . Dia pun terkekeh sendiri dengan kekonyolan dirinya.


"Hahaha bucin bnget kamu Arn ." ucapnya mengatai dirinya sendiri dengan menggelengkan kepalanya, lalu mencium Stella lagi dan lagi . Lalu setelah itu tak lama kemudian dia ikut tertidur masuk ke alam mimpi untuk bertemu dengan Stella di alam mimpi

__ADS_1


*********


"Sayang pakaiannya aku letak di atas tempat tidur ya ." Ucap Stela dengan mengetuk pintu kamar mandi saat Arnon sedang mandi di dalam untuk bersiap-siap pergi ke Kantor .


Setiap harinya dia pasti akan bangun pukul 6.00 pagi untuk menyiapkan sarapan untuknya dengan juga Arnon, dan menyusun dokumen-dokumen yang akan Arnon ingin bawa hari ini ke Kantor ,


Seperti ibu yang membantu anaknya ketika ingin berangkat ke Sekolah , begitu juga dirinya yang membantu sang kekasih ketika ingin berangkat bekerja,


Mulai dari menyiapkan pakaian, memasangkan baju,mengancingkan baju, memasangkan dasi, memakaikan jas, menyiapkan sarapan , mengatur dokumen-dokumen dan terkahir memasangkan kaos kaki milik Arnon , semuanya selalu di lakukannya setiap hari dengan senyuman tanpa mengeluh,


Bukan karna Arnon tidak bisa memakai baju dan kaos kakinya sendiri, namun itu karna keinginannya yang mau melayani kekasihnya dengan tulus, karna Arnon telah letih bekerja di kantor seharian maka dialah yang harus mengerti melayani kekasihnya sepenuhnya,


"Sayang nanti makan siang ke Kantor ya ! kita makan bersama !", pintanya ke Stella dengan senyum,


Terlihat Stella yang sedang sibuk mengancingkan kemeja miliknya lalu memasangkan dasi,


"Baiklah sayang, as you want ."ucapnya dengan senyum mengecup bibir Arnon singkat


"Morning kiss ."!ucap Arnon yang menerima kecupan singkatnya.


Stella membalas dengan senyuman sambil memakaikan kaos kaki untuk prianya itu, lalu mengambil sepatunya, "nah udah siap ". Ucapnya puas dengan penampilan Arnon


"Iya sama-sama , udah yok sarapan ntar telat loh !"ucapnya mengajak kekasihnya untuk sarapan terlebih dahulu,


Dia selalu memasak setiap harinya untuk sarapan dan makan malam, hanya makan siang saja karna mereka sama-sama bekerja di luar,


"Wah kamu masak sosis bistik sayang " ucapnya sumringah karna itu adalah salah satu menu sarapan terfavorite miliknya dengan hasil olahan tangan Stella


Dia langsung duduk dan terlihat Stella dengan sangat telaten melayani Arnon dengan sangat penuh rasa cinta,


Sayang hanya saja mereka belum menikah, namun mereka tak menjadikan itu sebuah masalah. Selama tujuh tahun mereka tinggal bersama sudah layaknya seperti layaknya seorang suami istri . Sudah sangat membuat mereka bahagia karna saling memiliki satu sama lain,


"Kamu berangkat jam berapa sayang ?" Tanya Arnon.


"Hem jam 10.00 Am sayang, aku mau bersih-bersih dulu, mau mencuci baju apa, setelah itu baru aku akan berangkat ", jawab Stella dengan senyuman

__ADS_1


"Ya udah jangan capek-capek ya ", ucap Arnonmengacak gemas rambutStella


Stella menganggukan kepalanya singkat dengan senyuman," iya sayang, lumayanlah olahraga kan bikin badan sehat juga kalo kita banyk bergerak ", ucapnya karna memang Stella adalah tipe orang yang sangat suka berolahraga untuk mempertahanankan berat badan idealnya,


"Iya sayang. Aku paham ." jawab Arnon yang tau kebiasaan Stella.


Selepas sarapan Stella langsung berdiri untuk mengambil jas Arnon dan memaikannya di tubuh prianya.


"Jangan capek-capek ya, nanti telpon aku jika bosen dan jenuh sma pekerjaanya ." Turur Stella sambil memakaikan jas kekasihnya .


"Siap komandan !" Balasnya dengan tangan yang di buat hormat ke arah Stella


Stella tertawa sambil menggelengkan kepalanya melihat kelakukam,


"Ya udah aku berangkat dulu ya sayang, kamu hati- hati di rumah dan saat bekerja nanti ." pamitnya kepada Stella


"Iya sayang aman ."jawab


Cuppp


Ciuman bibir dia berikan kepada Stela, kebiasaan setiap hari sebelum berangkat kerja selalu mencium kening dan bibir milik kekasihnya ." aku berangkat ya sayang bye-bye ucapnya melambaikan tanganya berjalan menuju lift untuk mengambil mobilnya.


"Bye ." Balas Stella juga sambil melambaikan tanganya.


Di saat tubuh prianya sudah memasuki lift, dia langsung masuk ke dalam Apartemnya dan mulai membersihkan Istana miliknya sebelum nanti dia harus berangkat bekerja.karna hari ini senin mesti banyak pasien yangmengantri untuknya ,


*******


Terlihat Arnon yang sedang serius memeriksa dokumen-dokumen miliknya.


Terlihat pintu ruanganya terbuka tanpa di ketuk dahulu, diapun langsung menyeritkan dahinya bingung,siapa yang berani masuk ke dalam ruanganya tanpa mengetuk pindu terlebih dahulu,


Masih menatap ke arah pintu. Dia langsung terkejut melihat sosok yan datang di balik pintu,


"Mamah ." Serunya kaget melihat kedatangan mamahnya yang tiba-tiba.

__ADS_1


*Jangan lupa like,komen dan vote sebanyak-banyaknya gengs **☺️*


Terima kasih banyak karna udah mau baca karya novel ku ini πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»


__ADS_2