
Happy Reading !!
"Bukan Tuhan yang salah, tetapi kita sebagai manusia yang salah karena terobsesi mendapakan cinta sejati." Suara pria tiba-tiba berada dibelakangnya saat ini sontak mengagetkanya.
Dia langsung memutar tubuhnya untuk melihat siapa pria yang mengikuti dirinya samapi disini.
"Kamuu ."ucapnya terkejut melihat sosok pria dibelakangnya.
"Iya ini gue Jerry." Jawabnya santai langsung mencari posisi yang nyaman untuk duduk.
"Kenapa kamu bisa kesini ? Dan kamu tau dari mana aku ada disini ?" Tanyanya penasaraan, kenapa sahabat sekaligus asisten suaminya itu bisa muncul secara tiba-tiba seperti ini.
"Tadinya gue mau jenguk bos geng, terus liat loe yang sedang berlari masuk ke mobil. Terus pas gue mau samperin, tapi loenya malah pergi dengan ugal-ugalan dijalan raya, dan karna khawatir sama elo jadi gue memutuskan untuk mengikuti elo." Ucapnya menjelaskan bagaimana dirinya bisa berada disitu.
"Khawatir." Sahut Tenry tersenyum tipis,
"Iya khawatir." Balas Jerry datar
"Ternyata masih ada ya, orang yang khawatir sama aku, meskipun aku berharapnya suamiku sendiri yang mengkhawatirkanku." Ucapnya kecewa
__ADS_1
"Terkadang manusia memang salah dalam mengambil langkah,"
"Maksud kamu?"
"Tidak semua cinta di Dunia ini akan sesuai dengan keinginan di hati, kita bisa saja menentukan kepada siapa kita akan jatuh cinta. Akan tetapi kita tidak bisa menentukan kepada siapa hatinya akan berlabu." Ucap Jerry dengan penuh kedewasaan.
"Aku hanya mengikuti apa yang hatiku katakan saja, dan hatiku mengatakan jika aku akan bahagia bersamanya, pria yang sangat aku cintai." Balasnya penuh dengan keyakinan diri.
"Loe jangan selalu mengikuti apa kata hati loe ! Karna terkadang hati inilah yang membuat manusia menjadi bodoh dalam berpikir,"
"Cikh, kamu bisa berbicara seperti itu, karna kamu tidak pernah merasakan jadi aku." Serunya sinis, mendengar semua penuturan Jerry yang semakin meyudutkanya.
"Loe gak pernah tau, bahwa selama ini gue juga mencintai seorang wanita yang mencintai pria lain." Ucapnya datar,
"Teman masa kecil." Jawab Jerry singkat
"Kenapa tidak kamu coba untuk mengejarnya?" Tanyanya lagi semakin penasaran
"Untuk apa ?"
__ADS_1
"Kamu tanya untuk apa ?"
"Iya, untuk apa kita mengajar sesorang yang tidak menginginkan kehadiran kita dikehidupanya." Jawabnya dengan tersenyum getir,
"Kenapa ?"
"Ya karna cinta dan obsesi itu adalah dua hal yang berbeda. Jika loe mencintai seseorang dengan tulus, dan elo mengerti arti kata cinta sesungguhnya, maka kebahagiannya adalah kebahagiaanmu juga, elo akan tersenyum disaat dia juga tersenyum, walaupun senyuman itu bukan untuk kita. Tetapi jika elo terobsesi, ya seperti elo ini, yang tidak akan pernah bahagia jika kamu tidak bisa memilikinya, walaupun itu harus menyakiti hatinya. Dan elo tidak akan pernah perduli apapun perasaanya terhadap lo, karna menurut elo yang terpenting adalah memiliki raga dan hatinya secara utuh." Ucap Jerry menusuk kedalam jantung Tenry.
"Aku mencintainya dengan tulus bukan obsesi." Jawabnya mengelak.
Jerry hanya tersenyum tipis mendengar jawaban dari wanita dihadapanya saat ini." Oh ya ? Jika elo bukan terobsesi, kenapa kamu tega menyakiti hati Arnon dan Stella hanya untuk memiliki pria yang loe cintai. Tanpa perduli apapun keadaan dan akibat dari perbuatan loe."
"Kamu gak tau apa-apa sebaiknya diam!" Bentaknya karna merasa pria di hadapanya ini terlalu ikut campur didalam kehidupanya,
Tadinya dia berharap jika Jerry saat ini berada dipihaknya untuk mendukungnya mendapatkan cinta Arnon, karna tadi Jerry bilang sedang mengkhwatirkan. Namun ekpestasinyan salah, Jerry malah berbalik menyudutkanya lebih dalam lagi.
"Elo gak akan pernah paham apa yang elo lakukan saat ini tuh salah Ten, karna yang gue liat. Seminggu loe nikah sama dia. Hanya siksaan yang akan elo dapatin nanti atau seterusnya. Sedangkan Stella, apa elo pernah liat Arnon membentaknya apalagi memukulnya, Arnon tidak akan pernah berani, karna jika dia marah pada Stella maka barang-baranglah yang jadi pelampiasannya. Disitu harusnya loe itu sadar bahwa elo dan Stella itu bagaikan Langit dan juga Bumi." Ucapnya memperingati Tenry dengan menunjuk ke arah atas dan bawah
"Aku gak perduli, karana saat ini dan selamanya aku adalah istrinya, tidak akan ada yang bisa memilikinya selain aku." Tenry mengucapkanya dengan penuh ketegasaan lalu dia segera pergi dari tempat itu karna takut Jerry akan mengetahui watak asli dirinya,
__ADS_1
sedangkan Jerry yang melihatnya berlari masuk mobil langsung mengeluarkan senyuman tipis dan aura negatifnya." Psychoz."
Jangan lupa jempolnya dimainkan yah para readres 😘😘