
Happy Reading 📖📖
Anggap aja bahasa Italia ya gengs. Karna Part sebelumnya aku sudah bilang bahwa Arvan tidak bisa menggunakan bahasa Indonesia. Kalo Mimin mau tuliskan juga bahasa Italianya, jadi panjang nantinya. 🙏🏻😁
Disaat Arvan mulai mengucapkan perintahnya, barulah Arnon angkat bicara untuk menjelaskan situasi kepada seluruh sahabatnya dan orang tuanya,
"Saya mengumpulkan kalian semua disini, karna ada hal penting yang harus saya bicarakan kepada kalian semua, terutama untuk Papah dan Mamah." Ucapnya menatap kedua orang tuanya,
"Karna kondisi jantung saya yang lemah, dan sebentar lagi saya akan menjalankan oprasi transplatasi jantung, maka dari itu, saya memerlukan kalian semua membantuku untuk memegang dan mengelolah seluruh aset kekayaan yang saya punya." Jelasnya menatap satu persatu wajah orang-orang yang berada diruangan itu.
Dan disaat dia melihat Jerry yang baru mau membuka mulutnya untuk berbicara,dia langsung menatap tajam kearah Jerry,sehingga Jerry langsung menutup mulutnya kembali takut.
Seketika mereka semua yang berada didalam mendadak menjadi bengong mendengar apa yang dikatakan oleh Arnon.
"Maksudnya seperti apa Arnon? Bisakah kamu langsung to the point!" Ucap Alex yang sudah sangat penasaraan dengan apa yang direncanakan putrany.
"Saya akan menitipkan semua aset kekayaan yang aku punya pada kalian,
Marcell akan mengurus dan mengelolah seluruh Rumah Sakit di berbagai Kota dan di luar Negara milik Stella yang saat ini sedang dia kelolahnya.
Darren akan mengurus dan mengelolah seluruh Restoran dan Bar Mini milikku yang berada di berbagai Kota.
__ADS_1
Jerry kamu akan mengurus dan mengelolah seluruh aset Hotel di berbagai Kota dan Di luar Negara miliku, dan juga beberapa Kapal Pesiar dan Pulau-Pulau yang aku beli dengan Nama Stella.
"Dan mulai hari ini, saya menyatakan mundur dari Jabatn CEO Prusahaan Lesham Grup." Tandasnya langtang tanpa keraguan sama sekali yang terlihat diwajahnya.
Sontak semua langsung terkejut tidak percaya dengan keputusan Arnon yang mempercayakan seluruh Aset yang jika di jumlahkan ratuasan juta Triliun Rupiah.
"Arnon apa maksud kamu? Jangan pernah kamu main-main sebagai pemimpin perusahaan Arnon!" Bentak Alex yang terima keputusan pengunduran dirinya dari Prusahaan Besar Miliknya.
"Iya Arnon, kenapa kamu harus mempercayakan seluruh Aset mu yang begitu besar kepada kami semua." Sahut Marcell yang juga bingung dengan keputusan tiba-tiba ini.
Pasalnya Marcell jujur tidak siap jika harus dipercayakan aset Rumah Sakit di berbagai Negara dan Kota itu.
"Arnon, kamu harus pikirkan baik-baik keputusan yang kamu ambil ini," sahut Stella yang juga tidak mengetahui jika suaminya mengambil keputusan sebesar ini tanpa ada perundingan dulu denganya.
"Dengar, aku tau apa yang baik untuk aku lakukan saat ini, dan aku sangat yakin bahwa keputusan ini bukanlah sebuah kesalahan. Dan untuk Mamah, Arnon dan Stella sudah memaafkan Mamah, jadi pengunduran diri Arnon bukan karna kesalahan Mamah dimasa lalu."ucapnya memberi pengertian.
"Jika memang kamu merasa ini adalah keputusan terbaik, lalu siapa yang akan menggantikan posisi CEO di Lesham Grup Arnon ? Kamu jangan mepermainkan keputusan karena ini menyangkut perusahan besar." Seru Stella memberi peringatan pada suaminya.
"Arga yang akan menggantikan ku memimpin perusahaan Lesham Grup." Jawabnya singkat.
"Arga, Arnon bukanya Papah meremehkan kemampuan adik kamu. Tapi kamu tau sendiri, bahwa dia baru saja menekumi dunia bisnis, bagaimana bisa dia memimpin sebagai CEO di perusahaan Pusat." Jawab Alex datar.
"Arga adikku pasti bisa melakukanya Pah, aku percaya kemampuan dia tidak jauh dari ku dan juga kemampuan Papah, dan dia tidak akan sendiri, dia akan di dampingi oleh Jerry sebagai tangan kanannya membantu Arga mengelolah perushaan." Jawab Arnon penuh keyakinan.
Jerry yang dari tadi merasa bebanya yang paling berat, langsung menghembuskan nafasnya kasar.." Kenapa dari tadi harus Gue yang paling berat bebanya." Keluhnya tidak terima dengan keputusan Arnon.
__ADS_1
"Saya tidak akan membawa kamu ikut bersama ku. Saya akan meninggalkan Jerry di Lesham Grup,karna dialah yang paling cocok berada dibelakang pemimpin Lesham, seperti janjinya yang selamanya akan mengabdi padaku, maka sekarang dengan tegas aku memintanya untuk mengabdi pada Arga adikku, sebagai CEO baru di Lesham Grup. Dan saya berharap kalian akan lebih memajukan perusahaan."
"Lalu siapa yang akan mendampingi Bos?" Tanya Jerry bingung.
"Kak Kenan." Jawabnya singkat menatap kearah Kenan yang sedari tadi tegang berada di dekat Lucas.
"Saya? Kenapa harus saya? Itu tidak mungkin Arnon. Saya mempunyai Perusahaan saya sendiri." Jawabnya menolak keputusan adik sepupunya.
"Kenan akan menjadi Asisten dari Arnon. Dan Arnon mundur dari perusahaan Lesham karna dia akan majalankan tugasnya untuk Memimpin perusahaan Cyberaya milik Stella." Sahut Arvan yang sedari tadi diam mendengarkan perdebatan mereka.
"Maksudnya bagaimana Arvan? Kenapa Arnon bisa mendapatkan hak untuk memimpin perusahaan Cyberaya ?" Tanya Alex yang semakin bingung dengan jawaban Arvan.
"Seperti yang sudah tertulis di surat wasiat yang ditinggalkan Papah, beliau menuliskan jika Arnon adalah pewaris nomor Dua dari Cyberaya,." Jawabnya Tegas.
"Apa kak ? Bagaimana bisa Arnon yang menjadi pewaris kedua di perusahaan Papah?" Tanya Stella terkejut dengan pernyataan Arvan.
Dan Arvan langsung menujukan Surat Wasiat dari Papahnya.
Nama : Andreas Manopo
Tempat, Tanggal Lahir : Napoli, 03-April-1970
dengan sadar dan tidak ada paksaan membuat Pernyataan Surat Wasiat Waris atau Harta Saya, kepada anak pertama saya dan juga menantu saya , yaitu :
Perusahaan pusat Cyberaya di Benua Eropa dan Amerika beserta aset kekayaan lainya yang terdapat di Benua tersebut akan saya berikan kepada anak kandung pertama saya yaitu Arvan Varizal Manopo.
Perusahaan Cyberaya di Benua Asia dan Australia, beserta Aset kekayaan lainya yang terdapat di Benua tersebut akan saya berikan kepada Menantu saya, Arnon Giovano Lesham suami dari putri kandung saya Auristella Florenshea Manopo.
Dengan surat ini saya nyatakan bahwa saya menyerahkan sebagian harta saya kepada anak – anak saya tersebut, yaitu sebuah Mansion yang saya diami sekarang ini dan seluruh aset perusahaan milik saya pribadi. Termasuk kepemilikan seluruh pesawat-pesawat Jet dan Pulau-Pulau pribadi. Apabila saya sudah tidak ada, maka saya serahkan dengan pembagian rata kepada anak – anak saya yang telah saya sebutkan tersebut.
Demikianlah surat pernyataan Wasiat waris atau hibah harta saya buat,dengan di saksikan oleh saksi-saksi yang saya percaya.
__ADS_1
Tertanda
ANDREAS MANOPO.