Terpaksa Mengkhianati

Terpaksa Mengkhianati
Chapter 23


__ADS_3

*Happy Reading Dear **😘😘*


Setelah Arnon membuka suaranya untuk menyetopkan perdebatan antara sahabat-sahabat konyolnya. Semua langsung diam seketika, karna takut si singa jantan merasa kesal dan bisa berakibat fatal untuk kehidupan mahluk sosial yang lainya.


"Sekarang cepatan kita bagi kamar !" Perintahnya yang langsung di anggukan kepala oleh Jerry.


"Baik bos, karna kamarnya ada 6, jadi 3 kamar sudah di isi oleh ketiga pasangan yang ada,lalu kamar ke 4 akan di isi gue sama Darren, kamar ke 5 di isi oleh Pilot Rafka dan coPilot Dito dan kamar yang last terakhir di isi oleh kalian ( dua sopir yang mengantar mereka tadi ). Apakah semuanya sdh paham sekarang ?" Tanyanya setelah dia membagikan kamar kepada pemilikinya masing-masing,


"Cikh kenapa gue harus selalu sama loe sih ?"!Jawab Darren kesal karna selalu di merasa di kerjain oleh Jerry.


"Hehe kitakan sehati." Jerry menarik turunkan alisnya dengan memperlihakan deretan giginya


"Iya terima aja kali Ren.mana tau bisa kan." Ejek Angel yang gemar sekali membuat orang-orang sekitarnya kesal akibat ulahnya,


"Bisa apa ? Jangan macem-macem deh pikiran loh tuh." Jawabnya sambil mentoyor kepala Angel gemes


"Uyy,bini gue nih, enak aja toyor-toyor," ketus Marcell sambil balas mennoyor kepala Darren


"Hahaha lagi Cel, toyor lagi Cel."seru Jerry yang tertawa melihat darren kena


"Lagian bini loe nih pikiranya mesum kale ." jawab Darren santai


"Apaan sih mesam mesum aja loe ,kan maksud gue tadi bisa baikan jadi teman loh, "


"Ha gue pikir yang loe maksud itu bisakan ehm ." jawbanya salting


"Hahaha otak loe tuh yang mesum. Hahahah ketawa jahat dulu hahahahah." tawanya terbahak-bahak melihat wajah Darren yang menahan kesal


"Kalian itu smpai kapan mau berdebat ?"!tanya Stella menyela perdebatan antara orang-orang purba di depanya,


"Iya nih gue rasanya udah mengigil gini, dengarin mereka yang sibuk berdebat gak ada kelarnya ." timpal Valen sambil memeluk dirinya sendiri,


Kenan yang peka akan hal itu langsung menarik tubuh kekasihnya untuk duduk di pangkuanya lalu memeluknya dari belakang, Valen yang sempat kaget karna Kenan tiba-tiba menariknya duduk di pangkuanya dan akhirnya menurut,


"Apa sekarang udah mendingan sweetheart "? Tanyanya memnggil Valen dengan panggilan kesayanganya,


Lalu di jawab anggukan kepala olehnya karna terlalu malu kepada teman-temanya untuk membuka suara,


"Apa sweetheart ?"Tanya Stella


"Haha gula kali sweet ah ." ejek Jerry


"Haha biasanya Aleng koq tiba-tiba dengar dia di panggil sweetheart bulu kuduk ku merinding ya."timpal Stella ikut mengejek Valen yang sudah tertunduk malu dengan wajah yang sudah memerah


"Kalian itu kenapa ? Kita yang pacaran koq kalian yang sibuk." jawab Kenan dengan santai sambil mencium-cium pipi Valen membuatnya tambah tertunduk menahan malu ,


"Eleh fu*k boy tobat guys." seru Darren yang memang mulutnya juga frontal

__ADS_1


Kenan yang acuh pun hanya mampu menikmati pipi dan tengkuk leher Valen tanpa ada rasa malu dengan orang-orang yang berada di situ,


Stella yang melihat mereka hanya menggelengkan kepalanya, lalu menatap Arnon yang tengah sibuk memainkan ponselnya dengan tangan satunya membelai rambutnya. Karna posisinya saat itu Stella sedang baring dan mamakai paha Arnon sebagai bantalnya,


"Dear , Koq kamu gak pernah nyium aku sampai kaya begitu dear ?" Tanyanya sambil menujuk pasangan yang tidak tau malu menurut mereka,


"Kamu mau ?? Ayo kita ke kamar !" Ajaknya lalu tanpa babibu dia menggendongnya ala anak monyet dan langsung membawa Stella masuk ke kamar mereka,


Kenan dan Valen yang melihat hal itu pun, mengikuti jejak pasangan itu,


Dia langsung menggendong Valen dengan ala bridel style, dan membawanya untuk beristirahat sambil mengahangatkan tubuh mereka,


Angel yang melihat ke dua pasangan yang sudah masuk kamar langsung menoleh ke arah suaminya, " beb ayo kita istirhat juga yuk, aku udah kedinginan nih dari tadi !" Ajaknya pada suaminya Marcell yang sedari tadi sibuk dengan ipadnya ,


Marcel langsung menoleh menatap istrinya lalu tersenyum dan menjulurkan tanganya menggegam jemari istri tersyangnya


"Ayo beb ." jawabnya lalu bernjak berdiri dan melangkahkan kakinya menuju kamar mereka,


"Bye-bye semua, awas jangan belok loh ya!" seru Angel yang masih sempat-sempatnya menggoda enam pria yang hanya terbengong melihat ketiga pasangan yang tanpa malunya masuk ke dalam kamar tanpa pamitan kepada mereka,


"Wah sakit jiwa tu bininya Marcel." ucap Dareen yang memang sangat kesal setiap kena ledekan dari Angel jika tidak ada kekasihnya Citra,


"Udah ah, loe mau istrihat di luar atau mau masuk juga ?" tanya Jerry yang mulai beranjak dari duduknya melangkahkn kaki untuk ikut beristirahat di kamar,


"Kita tukaran posisi aja yah pak Dito , biar saya sama pak Rafka." tawarnya kepada dua Pilot itu,


"Eh anu tuan Darren, karna kami ini sudah sepaket maka kami harus selalu bersama."


Darren pasrah lalu ikut masuk ke dlam kamar menghampiri Jerry yang sudah lebih dulu berada di bawah selimut menyelami pulau kapuk,


Semua manusia yang berada di ruangan itu akhirnya masing-masing sudah memasuki kamar mereka untuk beristirahat, karna perjalanan dari Surabaya ke Gunung Bromo memang membutuhkan tenaga yang sangat extra karna lamanya perjalanan yang harus mereka tempuh,


Di kamar Stella dan Arnon.


Terlihat ke dua insan tengah melakukan pertempuran panas mereka,


Desahan demi desahan saling menyebutkan nama mereka masing-masing keluar dari mulut mereka berdua sangking nikmatnya yang mereka rasakan,,


Tanpa ada rasa bosan dan jenuh mereka rasakan dalam hubungan mereka. Menurut Arnon tubuh Stella bagaikan narkoba yang sangat-sangat membuatnya kecanduaan hingga ketergantungan yang berlebihan. Bahkan cintanya kepada Stella sudah sangat melewati tahap overdosis hingga sakau baginya jika tidak berdekatan atau menyentuh tubuh kekasihnya.


"Akkhhhhh sempit yank ." desah Arnon menggila


"Aaargghh dear dear aku mau keluar," teriak Stella di tengah desahan kenikmatanya


"Arrgghhh tahan sayang, punyamu kenapa masih sempit bangett sih, ?padahal kita udah berkali-kali?" tanyanya di tengah desahan kenikmatanya


"Argghhh sayang aku gak kuat, aku mau keluarrr." ucap Stella terengah-engah menahan gejolak kenikmatan yang ingin mencapai puncaknya.

__ADS_1


"Bersama sayang arrrhgggg" jawbanya teriak kenikmatan lalu mencapkan kukubirdnya dalam-dalam hingga menyemburkan larva panas di dalam kandangnya,


"Argggghhh." teriak desahan kenikmatan mereka bersama akhir dari pertempuran panas mereka.


Mereka langsung mengatur nafasnya setelah malakukan kegiatan mereka yang memakan waktu satu jam lamanya,


Sambil menarik selimut tebal untuk melindungi tubuh telan**ng mereka yang polos tanpa sehelai benang, Arnon langsung memeluk tubuh Stella,


"I love you " ucap Arnon tersenyum bahagia menciumi tubuh Stella yang berada dipelukanya,


"Iblove you more ." jawabnya singkat


Lalu Stella membelakangi Arnon karna dia tidak ingin melayani pria itu lagi jika dia menatap wajah Arnon, karna akan membangunkan sang kukubird milik singa jantan, dia terlalu lelah untuk meladeninya lagi dengan sejuta nafsu yang menggila,


Arnon yang sudah mengerti maksud Stella membelakanginya pun hanya tersenyum gemas, dia smapai tak berhenti untuk mencium bahu Stella dari belakang, hingga matanya terpejam karna letih,


Di kamar Valen dan Kenan,


Tidak jauh berbeda dengan kegiatan yang di lakukan oleh pasangan tadi ,


Kini di kamar pasangan baru Valen dan juga Kenan pun terdengar suara desahan desahan panas yang lebih menggairahkan di banding pasangn tadi, ( maklum pasangam baru yakan)


"Argghh Ken aku mau shishi" ucap Valen di tengan desahanya


"Bersama sweetheart, arhhhggghhh shittt ohh fu**k ini sempit banget baby, aarrrgghhhhhh nikmat sayang ." racaunya liar akibat kenikmatan yang sangat menggila sambil mencapkan kukubirdnya dalam-dalam hingga menggapai puncak gunung tertinggi


"Aarrrgghhhh I love you Valen " desahanya menyebut nama kekasihnya di ujung pelepasanya, membuat Valen yang mendengarnya tersenyum bahagia,


"Makasih sayang kamu udah mau ngerelain mahkota mu untuk ku, aku janji setelah orang tuaku pulang dari Ausie kita akan segera menikah, " janji Kenan serius pada Valen yang hanya di anggukan kepala dan seyuman darinya.


Dia sangat merasa bersalah akibat nafsunya yang telah menggebu gebu dia memaksa menghancurkan pertahan dinding pertahanan kekasih yang di cintainya demi melayani nafsu bejadnya,


"Kamu percayakan sama aku sweetheart? Aku janji gak akan ngecewain kamu. Gak akan ninggalin kamu dan aku janji gak akan selingkuhin kamu " tanyanya dan lagi mengucapkan janji dengan begitu tegas dengan raut wajah yang sangat serius,


"Iya sayang aku percaya, tapi kamub janjiya jangan tinggalin aku apalagi smpai slingkuhin aku . Karna jika itu terjadi aku gak akan pernah maafin kamubdan kembali sama kamu !" ancamnya pada Kenan


"Janji sweetheart " ucapnya tegas langsung memeluk tubuh Valen dan menyelimuti tubuh polos mereka dan menbawa Valen kealam mimpi.


Visiual Stella dan Angel



*Jangan lupa tinggalkan jejek like ,komen dan vote sebanyak banyaknya yah gengs **🥰*


*Thanks banget untuk yg udah mendukung karya ku ini **🙏🏻*


Follow instagram dan facebook author

__ADS_1


IG : @Andrietarendra


FB : Andrietarendra


__ADS_2