
Happy Reading !!
"Pawang singa." Ucap Marcell terkejut melihat sosok Stella ada didepanya,
Stella langsung tersenyum mendengar julukan yang diberikan padanya itu, karna memang itulah kenyataannya, hanya dia yang bisa mengendalikan emosi merapi yang saat ini sedang erupsi.
Sedangkan Tenry langsung menatap tidak suka dengan kedatangan Stella ."kenapa kamu kembali La ? Arrghhh sial." Gumamnya kesal dalam hati, karna jika Stella kembali datang didalam kehidupan Arnon, dia benar-benar harus tersingkir dari kehidupan pria yang sangat dicintainya.
Stella langsung bertanya pada Marcell dengan suara yang sangat kecil agar tidak bisa didengar oleh Arnon,pasalnya saat ini pintu utama ruangan itu belum ditutup.
"Apakah dia sedang tidur?"
Marcell menganggukan kepalanya singkat mengiyakan pertanyaan si Pawang singa,
"Ehm baiklah, aku masuk dulu ya, mau menenangkan singa ku yang sedang buas saat ini." Ucapnya dengan tersenyum pada Marcell.
"Iya masuk sana ! Udah bosan aku mendengar kebucinanya setiap saat." Ujar Marcell sengaja menekankan kalimatnya agar wanita yang disebelahnya ini menyadari posisinya. Lalu dia memberikan jalan pada Pawang singa.
__ADS_1
Setelah memastikan Stella sudah masuk kedalam, Marcell langsung menutup pintunya perlahan, dan melirik sekilas kearah Tenry yang terlihat tengah mengepalkan kedua tanganya.
"Ratu utama telah kembali keposisinya, jadi sebagai selir harus sadar diri dan menyingkir sejauh mungkin." Sindirnya sinis kepada Tenry lalu melangkah pergi meninggalkanya begitu saja,
"Arggghhh. Sial .. sial ..Sial. Kenapa kamu harus kembali?" Teriaknya kesal tanpa dia sadar jika perbuatanya saat ini sedang diperhatikan orang-orang disekelilingnya,
Dan disaat dia menyadari pandangan dari orang-orang yang mengiranya tidak waras, dia langsung melangkah pergi dari tempatnya berdiri sekarang.
Didalam ruangan.
Disaat dia telah memasuki ruangan itu, dia melihat pria yang sangat dicintai dan dirindukanya saat ini tengah terbaring lemah seperti itu.
Dia langsung meletakan tasnya diatas sofa dan melangkah mendekati cintanya yang sakit karna keegoisanya,
Tanpa dia sadari jik Arnon saat ini tidak benar-benar tidur, dia sudah mengetahui keberadaan wanitanya tanpa harus menoleh melihatnya.
Dia bisa merasakan dari batinya dan aroma parfum dari tubuh Stella yang sangat dihafal olehnya, karna dialah yang membelikan parfum itu untuk Stella,"akhirnya kamu kembali sayang, aku sangat merindukanmu." Gumamnya dalam hati masih berpura-pura tidur. Sebab dia ingin tau apa yang akan dilakukan Stella saat ini,
__ADS_1
Tanpa berpikir panjang Stella langsung naik keatas ranjang pasien dan memeluk tubuh prianya itu dari belakang dan dia melingkarkan tanganya pada bagian dada Arnon lalu mengelus bagian jantungnya,
Dan akhirnya Arnon tersenyum tipis atas apa yang dilakukan oleh Stella, senyum yang seminggu ini tidak pernah terlihat lagi dari wajah tampanya, kini telah kembali menghiasi wajahnya itu,
"Maafkan aku yang terlalu egois memikirkan diriku sendiri, maafkan aku yang selama ini kurang memperhatikanmu hingga aku tidak pernah tau kondisimu seperti ini, maafkan aku karna kepergianku hampir membuat jantung ini berhenti untuk berdetak."ucapnya pelan lalu mengganti posisinya dengan menaiki tubuh Arnon dan berpindah disisi sebelahnya agar bisa memeluk Arnon dari depan.
Arnon berusaha menahan air matanya agar tidak menetes didalam mode pura-pura tidurnya.
Stella memberikan ciuman bertubi-tuni pada dada Arnon dengan gemas. Dia mencium dada itu agar jantung didalamnya bisa kembali berdetak dengan normal,
Arnon yang ternyata tidak kuat berpura-pura tidur lagi, langsung menangkup wajah Stella dengan satu tanganya diletakan dibawah kepala Stella sebagai bantal, lalu mencium bibir Stella dengan rakus tanpa izin dari pemilik bibir itu.
Sontak Stella terkejut dengan tangan Arnon yang menyentuh wajahnya lalu menciumnya secara tiba-tiba itu, namun karna dia juga merindukan ciuman itu, akhirnya dia membalasnya dengan melingkarkan tanganya dileher kekasihnya, tanpa mereka berdua sadari ditengah-tengah ciuaman panas mereka, air mata dari keduanya sama-saka terjatuh tidak tertahan lagi.
Visual Stella dengan wajah yang sebam habis menangis 😔
__ADS_1
Jangan lupa jempolnya di goyangkan ya gengs 🙏🏻🙏🏻