
Happy Reading !!
"Bagaimana kamu bisa tau Angel?" Tanya Elena terkejut mendengar tebakan Angel yang sangat tepat.
"Tante lupa, bahwa cuman Arnonlah yang bisa berbuat sekejam itu menyiksa seorang wanita yang menggangu ataupun menyentuh tubuhnya." Jawab Angel santai dan langsung membuat Elena memasang mode emosi, karna sifat kejam anaknya sampai diketahui orang banyak.
"Angel, Tante saranin kayanya kamu jangan sok tau deh. Soalnya itu gak baik buat diri kamu," jawabnya ketus pada Angel.
"Tante, Angel bukan mau sok tau, Tante lupa kejadian dulu disaat mantan calon menanti Tante, siapa tuh namanya - ," ucapnya lalu berpikir mengingat seseorang yang pernah mendapatkan perlakuan sama, namun beda nasib dan luka." Nindy. Yah Nindy Tante, pasti anda ingatkan tentang dia, yang harus kehilangan rahimnya karna tendangan dari Arnon yang membuat rahimnya pecah, sehingga harus di angkat, padahal dia belum menikah. Apa Tante lupa kejadian itu?"! Ucap Angel mengingatkan semua kejadian dimasa lalu,
Sedangkan Alex yang mendengarnya hanya terdiam tanpa mau berkomentar apapun, karena dirinya juga sudah malas menghadapi Elena yang keras kepala.
__ADS_1
"Sudah cukup Tante, cukup untuk manggangu kejiwaan Arnon ! Dia akan selalu melakukan hal ini pada siapapun termasuk pada diri Tante. Coba lihat didalam sana, wanita yang Tante ambil dari keluarganya, yang Tante bawa masuk kedalam rumah dan menjadikannya sebagai anggota keluarga Tante, yang di janjikan kebahagiaan, dan kesejahteraan, malah apa ? Sebaliknya dia mendapatkan siksaan dari suaminya yang sadis dan tak memiliki rasa prikemanusiaan, dan dia juga sudah tau sangat jelas bahwa didalam hati suaminya hanya ada satu wanita dan itu bukan dia." Ucap Angel dengan mengeluarkan air matanya, dia benar-benar tidak tega melihat keadaan Tenry yang mengenaskan seperti saat ini.
Karna menurutnya Tenry memang salah karena dia dari awal sudah tau jelas, bagaimana kuatnya hubungan Arnon dan Stella, tapi bodohnya dia mencoba masuk dan menghancurkan cinta mereka yang telah lama dibina dengan indah. Tapi bukan berarti dia membenarkan perlakuan sadis yang Arnon buat saat ini.
"Kamu diam yah! Kamu itu tidak tau apa-apa. Jangan asal bicara kamu." Bentak Elena yang emosi mendengar penuturan Angel.
Dia yang mendengarkan jawaban dari Elena langsung tersenyum sinis di tengah-tengah air matanya,
"Tante liat sekarang! Buka mata dan hati Tante! Wanita itu yang sedang anda jadikan boneka saat ini, untuk memisahkan Arnon dan Stella kan. Tapi anda bisa lihat sekarang, boneka kesayangan Tante, boneka satu-satunya yang anda punya, rusak kan. Bagaimana rasanya?" Sahut Angel sinis
"Cukup ya Angel ! Kamu jangan kurang ajar sama saya! Jaga sikap kamu itu ! Aku ini seumuran sama Orang tua kamu, dimana etika kamu ketika berbicara kepada orang yang lebih tua dari kamu ha ?" Bentak Elena yang tidak bisa terima dengan semua ucapan yang Angel keluarkan.
__ADS_1
"Tante-" panggilnya lagi ingin membalas perkataan Elena namun dia mendapatkan kode dari Alex yang menyuruhnya mereka menghentikan perdebatan mereka saat ini." Cukup, kalian berdua ini tidak malu berdebat disini ha?" Ucap Alex dengan suara membentak, membuat kedua wanita yang sejak tadi beradu arguemen itu menundukan kepalanya takut.
Jangan lupa Like, Komen dan Vote Mimin sebanyak-banyaknya yah gengs,
Terima kasih banyak untuk kalian semua yang sudah memberikan dukunganya untuk karya Mimin ini, 🙏🏻🙏🏻
Jangan lupa juga ikutin Give Awaynya yah! Agar kalian tambah semangat bacanya,
Chapter selanjutnya nanti malam yah jam 10.00 pm
*Terima kasih **🙏🏻🙏🏻🙏🏻*
__ADS_1