Terpaksa Menikahi Supir Berondongku

Terpaksa Menikahi Supir Berondongku
103. Kembali Kekantor Lagi.


__ADS_3

"Kau akan kekantor hari ini Dam ?",tanya Amera saat melihat Adam bangun dari ranjang mereka yang beberapa waktu ini sempat hanya ditidurinya sendiri karena Adam memutuskan tidur dirumah sakit untuk menunggu Brian Maxwell yang masih koma dan melarang Amera untuk ikut menginap disana karena tidak nyaman.


"Ya sayang.Kalau kau lelah istirahat saja dirumah tidak perlu ke Cafe biar urusan disana ditangani David dan Veronica. Lalu nanti sore aku akan menemanimu pergi kerumah sakit untuk periksa kehamilan sambil menjenguk Daddy setelah pulang dari kantor".


Mendengar saran Adam Amera langsung menggeleng"Aku akan bosan kalau hanya diam dirumah tidak melakukan apapun jadi kurasa aku akan keKafe saja nanti dengan Veronica toh disana aku juga tidak sibuk tapi tidak akan sendirian seperti kalau aku dirumah seperti ini",jawab Amera.


Mendengar itu Adam mendekat kearah Amera lalu mengecup dahi perempuan itu dengan penuh cinta.


"Baiklah kalau itu mau mu.Siang nanti kalau aku ada waktu ayo kita makan siang bersama" Ajak ,Adam yang diangguki oleh Amera.


"Ya...Dam".


"Kalau begitu aku akan mandi dan bersiap sekarang kau istirahatlah lagi sebentar, sebelum Veronica datang",perintah Adam yang lagi lagi diangguki oleh Amera lalu memutuskan kembali merebahkan tubuhnya diranjang untuk tidur sebentar lagi atau sekedar memejamkan matanya saja sambil menunggu Adam selesai mandi tapi ternyata karena masih lelah akibat aktifitas panas mereka tadi malam Amera sempat tertidur lagi sampai Adam mendengar suara Adam didekatnya baru dia terbangun.


"Sayang aku akan pergi sekarang",pamit Adam dengan menunduk kearah Amera yang sedikit terkejut mendengar suara pria itu.


"Oh...kau sudah siap?", Tanya nya dengan langsung bangun dari tidurnya meski dilarang Adam karena tidak tega melihat Amera yang tadi tertidur lagi.


"Tidak usah bangun sayang .Aku akan keluar sendiri saja kau tetaplah berbaring saja kalau masih mengantuk dan lelah",perintah Adam yang ditolak oleh Amera dengan memutuskan bangun dari ranjang untuk mengantar Adam sampai ke pintu Apartemen.


"Jaga dirimu baik baik jangan bicara dengan orang asing jangan kemana mana tanpa siapapun juga jangan sampai lupa membawa ponselmu supaya aku bisa menghubungimu sewaktu waktu",pesan Adam yang diangguki oleh Amera lalu berjingkit untuk mencium bibir Adam agar pria itu berhenti mengocehkan pesan tidak karuan untuknya yang membuat kepalanya menjadi sakit mendengar pesan pesan yang dikatakan pria itu padanya.


"Dah.. Adam sayang sampai jumpa nanti sore.Aku mencintaimu".


Setelah mengatakan itu lalu Amera segera menutup pintu Apartemen meski Adam masih belum beranjak dari tempatnya untuk menghindari Adam terus mengoceh padanya.


Adam yang melihat apa yang dilakukan Amera mendengus juga menggeleng sebelum memutuskan pergi dari depan pintu Apartemen mereka untuk berangkat kekantor meski saat itu hari masih cukup pagi tapi karena dia sudah cukup lama tidak kenator jadi dia sengaja berangkat lebih pagi hari ini untuk memeriksa pekerjaannya yang diyakininya pasti sudah menumpuk sekarang dikantor agar dia bisa pulang cepat sore nanti untuk mengantar Amera kedokter juga untuk menengok Brian yang masih belum juga ada tanda tanda akan sadar dari komanyameski menurut dokter kondisi Brian sudah semakin membaik dari sebelum sebelumnya.

__ADS_1


"Tuan Adam".


Adam sedikit terkejut saat seorang pria berpakaian rapi menyapanya diparkiran Apartemen.


"Kau..?.,tanyanya dengan menatap kearah pria itu yang langsung menunduk hormat padanya.


"Kepala pengawal Philip menugaskan saya untuk menjadi supir sekaligus pengawal anda mulai hari ini tuan Adam",terang pria itu yang dibalas anggukan oleh Adam.


"Oh begitu tidak masalah.Katakan juga pada Philip supaya dia mengirim orang untuk menjaga istriku mulai hari ini dan seterusnya",perintah Adam dengan masuk kedalam mobil yang setelah pria itu membukakan pintu mobil untuknya.


" Untuk pengawalan nona Amera itu sudah dilakukan sejak beberapa bulan yang lalu atas perintah langsung dari tuan Brian tuan Adam",terang pria itu yang langsung membuat Adam menoleh kearah pengawalnya yang sudah duduk dikursi kemudi saat itu.


"Benarkah itu?".


Pria itu mengangguk"Itu benar tuan Adam ,jadi untuk keselamatan nona Amera anda tidak perlu cemas lagi".


"Syukurlah kalau memang begitu aku bisa merasa tenang.Sekarang ayo kita berangkat",perintah Adam yang diangguki oleh pria itu dengan menghidupkan mobil dan mulai melakukannya meninggal kan area parkir Apartemen tempat tinggal Adam.


Adam turun dari mobil setelah pria yang tadi menjadi supirnya nya membukakan lagi pintu mobil untuknya.


"Silahkan tuan Adam".


"Terimakasih",balas Adam lalu berjalan menuju lobi yang ternyata begitu dia sampai lobi Philip sudah menunggunya disana dan begitu melihat dirinya Philip langsung berjalan mendekat kearahnya.


"Tuan muda Adam",sapanya sopan.


"Philip kau sudah datang?",balas Adam yang diangguki oleh kepal pengawal pribadi Brian itu.

__ADS_1


"Iya saya sengaja datang lebih pagi karena Anda bilang akan kekantor hari ini".


Mendengar itu Adam menepuk bahu Philip.


"Tidak perlu sampai seperti ini lain kali bersikap saja seperti biasanya",tegur Adam.


"Oh Maaf kalau anda malah merasa tidak nyaman dengan apa yang saya lakukan ini tuan Adam saya hanya ingin memastikan keselamatan anda agar apa yang terjadi beberapa waktu lalu pada anda nona Amera serta tuan Brian tidak terulang lagi kedepannya ",balas Philip menunduk hormat.


"Aku rasa menempatkan pengawal sekaligus supir pribadi bersamaku itu saja cukup tidak perlu berlebihan seperti ini",terang Adam.


"Baiklah kalau anda merasa cukup dengan itu tuan Adam",balas Philip.


Adam lalu berjalan bersama Philip menuju Lift yang akan membawanya kelantai tempat kantornya berada.


"Bagaimana kondisi perusahaan selama aku dan Daddy tidak ada?", tanya Adam saat mereka sudah berada dalam lift.


"Ada tuan Geo yang menanganinya jadi semuanya cukup terkendali",terang Philip tidak berniat menutupi apa yang sudah dilakukan Geo selama ini".


"Syukurlah kalau begitu",ucapnya dengan nada lega.


"Lalu karena tuan Brian tidak ada.Apa anda yang akan menggantikannya posisinya tuan Adam?",tanya Philip penasaran tapi langsung dijawab gelengan oleh Adam.


"Bukankah Geo wakil CEO jadi meski Daddy tidak ada ada dia yang akan menggantikannya melakukan tugas Daddy kedepannya''.


"Lalu bagaimana dengan anda?",tanya Philip.


"Aku akan tetap diposisiku sampai aku mampu",terang Adam dengan berjalan keluar lift begitu pintu lift terbuka.

__ADS_1


"Kau kembalilah bekerja ditempatmu karena aku juga akan mulai bekerja supaya pekerjaanku hari ini cepat selesai",perintah Adam yang dijawab anggukan oleh Philip


lalu pergi begitu Adam sudah pergi lebih dulu dari hadapannya untuk menuju kantor nya yang berada satu lantai diatas lantai ruang kerja Adam.


__ADS_2