
"Tuan ada laporan baru masuk tentang dana yang keluar dari rekening nyonya Stella pagi ini",ucap orang kepercayaan Brian dengan memberikan laporan itu pada Brian.
Brian melihat laporan itu sekilas lalu menghela nafas keras.
"Baru dua hari yang lalu dia mengeluarkan uang sebanyak 500 juta dan sekarang dia mengeluarkan lagi 50 juta untuk pria ini.Apa kalian sudah tau kerja sama apa yang sedang mereka berdua lakukan dan tentang Masalalu pria tua ini siapa dia sebenarnya?",tanya Brian pada orang kepercayaannya itu.
''Tidak ada proyek yang bersifat menghasilkan yang sedang mereka berdua kerjakan bahkan tadi malam orang kita melihat pria ini di sebuah kasino untuk berjudi dan mungkin saja uang yang dari nyonya Stella itu digunakannya untuk berjudi lalu setelah habis dia meminta lagi".
Mendengar itu Brian mengerutkan keningnya merasa heran karena menurut orang yang dimintanya mengawasi Stella perempuan itu juga lebih dari seminggu ini tidak keluar untuk bertemu dengan pria itu jadi hanya satu kemungkian mereka berhubungan yaitu dengan ponsel.
Tapi memberikan uang cuma cuma pada seseorang itu benar benar bukan gaya Stella jadi Brian yakin orang itu pasti sedang melakukan sesuatu untuk istrinya itu sekarang atau mungkin dia sedang menipu Stella karena dia punya rahasia Stella yang sangat ingin ditutupinya sampai dia bersedia memberikan uang setiap kali pria itu memintanya.
"Kurasa mereka berhubungan bukan karena bisnis.Oh iya apa kau sudah bisa mencarikan aku waktu untuk bertemu lagi dengan Amera dalam waktu dekat ini?",tanya Brian mengalihkan topik pembicaraan.
"Bukan kah anda bilang ingin bertemu dengan pengacara Harven saat itu.Apa anda berubah pikiran tuan?",tanya Pengawalnya itu yang dijawab gelengan oleh Brian.
"Tidak buatkan janji temu aku dengan pengacara Harven nanti malam diclub".
"Baik tuan akan saya hubungi pengacara Harven untuk anda".
"Dan untuk masalah Amera biar aku membicarakan ini dengan pengacara Harven sendiri".
"Baik tuan".
"Sekarang pergilah.Aku harus bekerja sekarang".
"Baik tuan".
__ADS_1
Lalu pengawal Brian keluar dari ruangan Brian .
***
Diruangan Adam**
Adam menyandarkan tubuhnya kekursi dengan menatap laporan keuangan yang ada ditangannya.
"Jadi ini laporan keuangan yang sebenarnya selama ini?",tanyanya pada pria paruh baya yang tampak ketakutan mendengar pertanyaannya itu.
"I..iya tuan ta...tapi bisakah anda tidak memecat saya karena saya telah memberikan laporan ini pada anda sekarang?",mohon orang itu dengan wajah pucat.
Mendengar ucapan pria itu Adam mencondongkan tubuhnya mendekat.
"Kau....sudah berapa lama kau melakukannya?",tanya Adam dingin menatap tajam kearah pria itu yang dulu merupakan Akuntan Geo.
"Benarkah?Aku akan mengkonfirmasi dulu hal ini pada Geo sekarang",jawab Adam lalu meminta asistennya menghubungi Geo sementara orang itu terlihat semakin pucat wajah nya melihat apa yang Adam lakukan. sekarang.
"Tuan Adam,tuan Geo tidak bisa dihubungi sepertinya sekarang dia sedang tidak berada didalam kantornya",terang asistennya itu.
"Kalau begitu panggilkan pengacara kantor sepertinya masalah ini harus kita bawa keranah hukum agar jelas apakah Geo yang menyuruhnya atau ada nama yang lain selain Geo",ucap Adam yang diangguki oleh Asistennya dengan menghubungi bagian hukum perusahaan membuat orang itu benar benar pucat pasi dibuatnya bahkan tubuhnya mulai gemetar ketakutan.
"Tu...tuan tolong jangan bawa saya kepengadilan sa..saya sudah melakukan seperti yang anda perintahkan tapi kenapa anda tetap akan membawa saya kepengadilan sementara saya hanya menjalankan perintah saja selama ini".
"Benar kau hanya seorang pesuruh tapi aku yakin dilihat dari laporan aset yang kau miliki jumlah dari hasil penggelapanmu juga tidak sedikit jadi itu tetap akan diproses secara hukum oleh pengacara perusahaan karena apa yang kau lakukan sekarang sangat merugikan perusahaan ini!",ucap Adam dengan dingin.
"Tu..tuan sudah saya katakan saya melakukan atas perintah dari tuan Geo kenapa anda tidak percaya hal itu jadi kalau anda membawa saya kepengadilan anda juga harus membawa tuan Geo juga".
__ADS_1
"Jadi..kau menyuruhku menghukum Geo begitu?",tanya Adam yang diangguki oleh orang itu.
Adam tertawa sinis pada orang itu yang cepat mengangguk mendengar pertanyaannya.
"Dasar brengsek! Kau pikir siapa dirimu berani berniat mengadu domba aku dengan Geo melalui masalah ini! Kau pikir aku tidak tau trik licik kalian ini karena aku baru masuk keperusahaan ini dan karena aku masih muda begitu!!",bentak Adam keras dengan mencengkram kerah kemeja pria paruh baya itu dengan sangat marah.
"Ti...tidak saya tidak berani tuan Adam...",jawabnya ketakutan.
"Geo baru satu tahun menjabat sebagai direktur keuangan diperusahaan ini sementara Aset atas namamu dari hasil apa yang kau lakukan ini banyak.Aku memang masih muda tapi aku tidak bodoh dan yang pasti aku bukan Geo yang bisa dengan mudah kau tipu, jadi mulai detik ini ruanganmu akan disterilkan oleh tim keamanan kantor lalu kau akan mulai menghadapi proses hukum dengan tuduhan penggelapan dana perusahaan.Kau panggil pihak keamanan untuk membawanya pergi dari sini",perintah Adam pada asistennya yang diangguki oleh pria itu.
Lalu tak berapa lama pihak keamanan membawa pergi orang itu dari ruangan Adam.
"Masalah ini pasti akan segera menyebar dan membuat kita akan dalam masalah besar nantinya karena akan banyak orang dalam yang terlibat dalam kasus ini nanti jadi mulai sekarang aku ingin semua orang yang berada dibawah departemenku untuk bekerja keras mencari tau kemana saja aliran dana itu pergi".
"Akan saya katakan hal itu pada yang lain tuan".
"Ya...dalam 3 bulan masalah ini harus beres karena aku tidak punya banyak waktu untuk bermain main disini lebih lama lagi",terang Adam yang diangguki lagi oleh asisten nya
"Kami akan bekerja semaksimal mungkin membantu anda tuan".
"Terimakasih banyak sekarang pulanglah karena mulai besok sepertinya kita akan lembur",perintah Adam yang lagi lagi diangguki oleh Asisten nya dengan keluar dari ruangan nya.
Setelah Asistennya pergi Adam menarik nafas keras dengan perasaan lelah.
"Ternyata selama ini Geo benar benar sudah menjadi Boneka Stella karena dibutakan oleh cintanya pada Ariana.Sejujurnya aku tidak perduli dengan perasaan mereka tapi apa yang dilakukan perempuan itu sudah sangat merugikan perusahaan dan aku tidak bisa lagi tutup mata mengetahui ini".
Gumam Adam dengan menyandarkan kepalanya kekursi kerjanya dan menatap laporan keuangan yang diberikan oleh salah satu orang Stella padanya tadi yang berhasil didapatkannya dengan susah payah setelah mengancam dan membujuk pria itu dengan berbagai cara meski laporan yang diberikannya hanya berisi laporan keuangan setahun terakhir saja yang bisa dibilang laporan yang dilaporkan pria itu padanya adalah sejak Geo menduduki jabatannya sekarang.
__ADS_1