Terpaksa Menikahi Supir Berondongku

Terpaksa Menikahi Supir Berondongku
51. Tuan Geo Dia Kembali Ke Perusahaan.


__ADS_3

"Apa!Dia Kembali?!",teriak Geo dengan keras karena terkejut mendengar Khabar yang baru saja disampaikan oleh orang kepercayaan nya lewat telpon pagi itu.


"Benar tuan Geo Tuan muda Adam kembali dan sekarang dia sedang berada dikantor tuan Brian. Mereka sedang berbicara empat mata dengan melarang siapa pun masuk kedalam kantor itu dengan alasan apapun".


"Bagaimana mungkin ini terjadi.....",gumamnya tidak percaya mendengar berita mengejutkan itu saat dia sekarang sedang berada diluar negeri untuk melakukan perjalanan bisnis Dan baru akan kembali Minggu depan.


"Jadi...apa yang harus saya lakukan tuan Geo?", tanya orang tersebut.


"Apa!Tentu saja tidak ada!Kalau aku menyuruhmu masuk kedalam kantor Daddy apa kau berani?! Tidak bukan jadi tidak usah bertanya apa yang harus kau lakukan karena kau memang tidak bisa apa apa dasar tidak berguna! ",bentak Geo marah dan membuatnya menjadi uring uringan karena pagi pagi sudah mendengar Khabar mengejutkan seperti ini.


"Maaf tuan Geo saya teledor dalam mengawasi tuan besar".


"Sudahlah!Kau memang tidak berguna!",hardik Geo lagi dengan kesal.


"Anda benar tuan".


"Sekarang kau awasi saja mereka karena kau tidak mungkin bisa masuk kedalam untuk melihat dari Cctv apa yang mereka lakukan juga tidak mungkin karena ruangan Daddy tidak termasuk dalam pengawasan Cctv kantor yang lain dan kalau aku menyuruhmu untuk tiba tiba pergi kebagian pengawasan Cctv khusus untuk ruangan Daddy pasti orang orang disana akan menangkapmu karena mereka tidak pernah melihatmu sebelumnya dan semua menjadi sia sia.Itu sama saja seperti bunuh diri jadi sekarang jangan lakukan apapun terus saja awasi mereka dari kejauhan sampai aku kembali beberapa hari lagi!",perintah Geo pada orang suruhannya itu.


"Baik tuan akan saya lakukan apa yang anda perintahkan dan akan saya laporkan secara berkala pada anda hasil pengamatan saya".


"Iya lakukan.Oh iya kau juga harus mengawasi Ariana.Laporkan padaku kalau dia pergi kekantor untuk bertemu dengan Adam".


"Baik akan saya lakukan itu juga tuan".

__ADS_1


"Bagus sekarang aku matikan dan ingat jangan sampai lengah".


"Baik tuan".


Lalu panggilan itu terputus dengan kemarahan dan kekesalan yang menggunung dihati Geo.


"Dasar brengsek!!!Kau pikir kau bisa merebut semuanya dengan Kembali muncul seperti ini!.Kau salah Adam,dulu aku masih menahan diri karena kau memilih pergi seperti orang bo*oh tapi setelah bertahun tahun pergi kenapa tiba tiba kau malah kembali untuk merebut semuanya dariku, jangan harap aku tidak akan memberikannya padamu.Tidak itu perusahaan ataupun Ariana tidak akan Adam!Kau sudah pernah menghilang maka setelah aku kembali nanti kau juga harus menghilang lagi dan kali ini untuk selamanya agar tidak bisa lagi mengambil apa yang seharusnya aku miliki dasar pemuda sia*an!!",maki Geo dengan amarah dan melempar apa saja yang dekat dengannya saat itu sampai ketukan di pintu membuat dia menghentikan kegilaannya saat itu.


"Siap?!",bentaknya keras dengan berjalan menuju pintu kamar hotel berniat untuk melihat siapa yang baru saja mengetuk pintu kamarnya.


"Saya pelayan yang mengantarkan baju laundry anda tuan",terang orang itu dari luar pintu yang membuat Geo lalu membuka pintu untuk memerintahkan pelayan perempuan yang mengantar pakaian nya masuk kedalam.


"Masuklah!",perintahnya dengan suara dingin.


"Baik tuan",jawab pelayan itu lalu masuk kedalam dan terkejut waktu melihat kondisi kamar Geo yang berantakan akibat kemarahan Geo barusan.


"I...iya tuan maaf kalau anda tersinggung",jawabnya dengan suara gugup.


"Bagus,nanti aku akan menyuruh sekretarisku yang bicara dengan manajer hotel ini kau tidak perlu khawatir dan jangan ikut campur!".


"Tidak tuan saya tidak berani.Saya hanya pelayan kecil yang diberi tugas untuk mengurus pakaian pakaian yang tuan pakai saja itu sudah luar biasa bagi saya",terangnya tanpa berani menatap kearah Geo.


"Oh... begitu? Lalu berapa mereka memberimu gajih? Pasti tidak seberapa bukan?Tidak sebanding dengan pekerjaan yang kau kerjakan aku rasa",celetuk Geo yang dijawab anggukan oleh pelayan itu.

__ADS_1


"Tapi saya bersyukur karena masih bisa bekerja tuan".


"Gadis yang malang.Lalu apa kau mau aku beri pekerjaan tambahan yang membuatmu punya penghasilan lebih supaya kau bisa membeli apa yang kau inginkan sebagai seorang perempuan?",ucap Geo menatap kearah Gadis itu yang masih saja menunduk dan baru mengangkat wajahnya saat Geo mengatakan akan memberinya pekerjaan lain.


"Pekerjaan tambahan?Apa itu tuan?",tanya pelayan itu penasaran tapi Geo bisa melihat binar bahagia diwajahnya yang cukup cantik itu.


"Temani aku malam ini",perintah Geo tanpa basa basi yang membuat pelayan itu langsung terdiam dengan ekspresi bingung.


Geo bangkit dari duduknya lalu berjalan menghampiri gadis itu yang masih berdiri dengan perasaan bimbang dilihat dari wajahnya saat itu.


"Aku melakukan ini karena merasa kasihan padamu yang sepertinya sangat butuh uang sekarang . Jadi jangan menolak tawaranku yang tidak akan kau dapatkan lagi lain kali".


"Ta...tapi tuan Sa..saya...".


Geo meraih dagu gadis itu dengan tangannya agar sigadis bisa menatap kearahnya.


"Ini kesempatan bagus untukmu .Aku akan memberimu bayaran yang cukup banyak kalau kau bisa membuatku senang nanti dan dengan uang itu kau bisa membeli apa yang kau ingin kan sebagai seorang perempuan tanpa perlu kerja keras seperti sekarang.Bagaimana?".


Sipelayan perempuan terlihat masih ragu tapi pancaran dimatanya tidak bisa ditutupi kalau dia sangat tertarik dengan tawaran Geo.


Geo mungkin bisa menyewa perempuan bayaran mahal kalau hanya sekedar ingin memuaskannya hasratnya sebagai laki laki. Tapi hasrat merasa hebat dan berkuasa hanya bisa dipuaskan dengan menaklukan perempuan seperti pelayan yang ada dihadapannya itu sekarang karena Khabar menyebalkan yang baru saja didengarnya dari orang suruhannya tadi.


"Bagaimana?",tanya Geo lagi karena sipelayan belum juga memberi jawabannya.

__ADS_1


"Sa..saya setuju tuan",jawab pelayan perempuan itu dengan suara gugup yang nyata tapi juga senang.


"Keputusan yang tepat.Aku senang mendengarnya.Jadi datanglah nanti malam kemari setelah kau selesai bekerja atau sebaiknya hari ini kau tidak perlu bekerja saja tapi pergilah kesalon untuk merawat dirimu karena aku suka perempuan dengan penampilan menarik Kau mengerti maksudku bukan?",ucap Geo dengan menyerahkan kartu kreditnya pada pelayan itu yang dijawab anggukan dengan menerima kartu kredit miliknya lalu setelah itu dia menyuruh pelayan itu pergi dari kamarnya karena sekarang dia harus mendahulukan urusan perusahaan dibanding bersenang senang dengan perempuan tadi.


__ADS_2