
"Kenapa kau tiba tiba datang keApartemen ku Ariana?",tanya Geo dengan nada tidak suka pada perempuan itu saat mereka sudah berada didalam mobil perempuan itu yang sedang dikemudikannya menuju perusahaan Maxwell.
**
Tadi Geo sangat terkejut saat tau Ariana tiba tiba saja datang keApartemen nya secara mendadak .
Untung saja saat itu Melisa sudah tidak ada lagi didalam dan kekacauan yang diakibatkan kebersamaannya dengan perempuan itu juga sudah sempat dia singkirkan sebelumnya, tapi saat melihat wajah Ariana tadi, untuk pertama kali dalam hidupnya Geo merasa tidak ingin menemui perempuan itu.
Tapi karena lagi lagi ponselnya berdering dan Asistennya memintanya untuk segera berangkat kekantor karena ada masalah serius yang terjadi diperusahaan saat ini dengan terpaksa dia harus bersikap baik dihadapan Ariana agar perempuan itu tidak membuat ulah sekarang.
Jadi begitu membuka pintu Apartemen nya yang disambut wajah Ariana yang tersenyum tanpa mengatakan apa apa Geo lalu menarik Perempuan itu pergi dari depan Apartemennya menuju area parkir Apartemen .
"Aku ada rapat penting pagi ini jadi kita bicara dimobil sambil berangkat kekantor",ajaknya yang tidak ditolak oleh Ariana tapi begitu dia berada diArea parkir dan melihat mobil Melisa masih ada disana tiba tiba dia merasa resah membuat dia dengan terburu buru mendorong Ariana masuk kedalam mobil perempuan itu agar tidak ada lagi alasan Ariana untuk minta diantarkannya dengan alasan mobilnya tertinggal di Apartemen Geo.
***
"Aku datang karena kau tidak bisa dihubungi sejak kemarin sebenarnya kemana kau?",tanya Ariana dengan tatapan menyelidik pada Geo
"Di Apartemen aku sibuk .Sedang terjadi sesuatu dengan perusahaan karena itu aku tidak menjawab teleponku ataupun membalas pesan yang kau kirimkan padaku",terangnya dengan menatap lurus kearah jalanan didepannya yang masih cukup sunyi pagi itu karena memang jam baru menunjukan pukul 6.30 terlalu pagi untuk pergi kekantor dihari biasanya tapi mendengar apa yang dikatakan Asistennya tadi sepertinya memang sedang ada sesuatu yang genting berkaitan dengan perusahaan saat ini dan dia harus segera tau apa itu dan berharap itu sesuatu yang menguntungkannya .
"Masalah?Benarkah?Atau itu hanya alasanmu saja untuk menghindari ku Geo?",ucap Ariana dengan tatapan menyelidik tidak percaya.
Geo akan membantah tuduhan Ariana tapi sebelum dia melakukan itu ponselnya kembali berbunyi dengan segera dia mengangkat panggilan itu.
__ADS_1
"Ya hallo",jawabnya dihadapan Ariana agar perempuan itu percaya kalau dia tidak berbohong sekarang.
"Tuan Geo Manajer keuangan yang sempat bekerja dengan anda sekarang sedang diselidiki oleh pihak keamanan perusahan",terang Asistennya yang membuat Geo terkejut mendengarnya.
"A... apa!Bagaimana bisa?!Siapa yang melaporkannya?!",tanyanya dengan nada terkejut dan cemas.
"Tuan Adam dan sekarang pihak departemen keuangan sedang melakukan pemeriksaan besar besaran pada sistem pembukuan untuk beberapa tahun terakhir karena curiga ada penyimpangan dana yang tidak wajar".
"Oh Shittt!!!Bagaimana bisa ini terjadi.Aku hanya satu tahun memegang jabatan disana tapi aku yakin itu akan menjadi senjata Adam untuk membuatku didepak dari perusahaan dasar brengsek!",maki Geo dengan memukul setir mobil Ariana karena kesal memikirkan hal itu meski bukan berarti selama menjabat dulu dia sama sekali tidak menikmati uang itu tapi jumlahnya tidak sebesar akibat yang harus ditanggungnya sekarang kalau sampai itu semua bisa dibuktikan oleh Adam.
"Ada apa Geo?",tanya Ariana yang membuat Geo baru ingat kalau ada Ariana juga dalam mobil saat itu dan entah mengapa dia sedikit merasa lega sekarang karena belum sempat benar benar mencairkan uang dalam jumlah cukup besar melalui bantuan manajer keuangan yang sekarang sedang diselidiki oleh perusahaan itu untuk Ariana.
"Ada masalah gawat di perusahaan jadi tolong jangan menghubungiku kalau itu tidak sangat penting karena dari hari ini sampai masalah ini selesai aku akan sangat sibuk",terangnya dengan menghentikan mobil Ariana didepan kantor lalu bergegas turun tanpa menoleh lagi kearah Ariana yang merasa kesal diperlakukan dingin seperti itu oleh Geo.
***
Ariana terus saja melajukan mobilnya dengan kecepatan cukup tinggi karena masih merasa kesal pada sikap Geo tadi sampai dia tidak melihat ada orang yang akan menyeberang jalan hingga dia terpaksa harus mengerem mendadak agar tidak menabrak orang itu.
"Brengsek!",makinya dengan menepikan mobil lalu keluar dan berjalan cepat menghampiri orang yang hampir ditabraknya tadi.
"Hey!",bentak Ariana dengan keras pada pria paruh baya yang reflek menoleh kearah belakangnya karena mendengar ada yang berbicara keras padanya.
"Kau...Dimana matamu!Kau tidak lihat ada mobil melaju kencang kearahmu tadi?Bagaimana kalau....".
__ADS_1
Ariana menghentikan makian kerasnya saat melihat wajah orang yang hampir saja tertabrak olehnya tadi.
"Daddy....",ucapnya dengan terkejut saat tau kalau pria yang hampir ditabraknya itu ternyata Anderson ayah kandungnya yang selama ini disangkanya sudah mati karena kecelakaan 6 tahun lalu.
"Ariana...putriku....",panggil Anderson dengan berjalan mendekat kearah Ariana lalu langsung memeluk tubuh putri semata wayangnya dengan perasaan sangat bahagia karena tanpa sengaja bertemu dengan Ariana yang sekarang sudah menjelma menjadi gadis yang sangat cantik seperti Stella saat masih muda dulu.
"Daddy....hiks ...hiks...".
Ariana membalas pelukan Anderson dengan terisak keras dan tidak perduli kalau saat itu mereka berada ditengah jalan dan menjadi tontonan setiap orang yang sedang lewat.
"Kemana Daddy selama ini.Aku merindukan Daddy".
"Ceritanya panjang sayangku.Aku akan menceritakannya padamu tapi sebelum itu ayo kita menyingkir dari sini dan bicara ditempat lain yang lebih nyaman",ajak Anderson dengan yang diangguki oleh Ariana.
"Itu mobilku ayo naik Dad",ajak Ariana yang diangguki oleh Anderson dengan ikut naik kedalam mobil sport milik Ariana itu.
"Sepertinya kau hidup dengan baik tanpa kehadiranku selama ini Ariana",ucap Anderson dengan mengamati penampilan Ariana yang cantik dan modis itu.
"Aku memang tidak kekurangan uang Dad tapi aku tidak mendapatkan kasih sayang.Tidak lama setelah Daddy dikhabarkan meninggal mama menikah lagi dengan Brian Maxwell bekas rekan bisnis Daddy dulu Daddy ingat kan?",tanyanya yang diangguki oleh Anderson.
"Iya aku ingat",jawab Anderson sinis.
"Tak lama setelah itu aku dikirim mama dan Brian keluar negeri untuk sekolah sejak itu aku hanya mendapatkan limpahan uang tanpa ada kasih sayang sedikit pun dari semua orang Dad",adunya dengan wajah muram yang membuat Anderson langsung membelai sayang kepala Ariana.
__ADS_1
"Maaf sudah meninggalkanmu Arianaku",ucap Anderson dengan perasaan penuh rasa bersalah.