
"Jadi....mulai hari ini kau akan mulai bekerja di Kafe yang kau sebutkan itu Dam?",tanya Amera waktu melihat Adam sudah terlihat rapi berpakaian dengan atasan kemeja panjang warna navi dan celana jeans biru pudar sebagai pelengkap nya.
"Iya...Apa kau ingin ikut?",tawarnya pada Amera yang dari tadi hanya duduk diam diatas ranjang memperhatikan nya bersiap.
Mendengar ajakan Adam Amera tiba tiba merebahkan tubuhnya dengan menatap langit langit kamar mereka lalu menghela nafas.
"Kenapa?",tanya Adam yang sudah tepat berada diatas Amera,sengaja menghalangi tatapan Amera kelangit langit kamar kosong dan sekarang tepat menatap kearah wajahnya.
"Apa maksudmu kenapa?",tanyanya balik pada Adam.
Adam mencondongkan wajahnya semakin mendekat kearah Amera sebelum menjawab pertanyaan perempuan itu.
"Aku mengajakmu untuk ikut pergi keKafe tapi ekspresimu langsung berubah".
"Aku ingin ikut tapi....apa yang bisa aku lakukan disana selain itu bagaimana kalau nanti ada yang mengenaliku".
"Jangan pikirkan itu.Ayo ikut saja denganku",ajak Adam lagi kali ini sengaja mengulurkan kedua tangannya seolah ingin menggendong seorang anak kecil.
"Apa tidak papa?",tanya Amera lagi masih tampak ragu meski Adam sudah melakukan itu.
__ADS_1
"Tentu saja.Ayo ikut denganku mungkin itu bisa membuat suasana hatimu menjadi membaik nanti".
"Aku baik baik saja Dam pergilah kalau kau ingin pergi bekerja.Aku akan istirahat saja sambil menunggumu pulang",tolak Amera.
"Ayo ikutlah",ajak Adam dengan meraih tubuh Amera yang terlentang diranjang lalu mendirikannya sampai tegak seperti anak kecil.
"Dam....",protes Amera tapi tidak digubris oleh Adam.
"Kau akan pergi hanya dengan mengenakan pakaianmu sekarang atau perlu menggantinya lebih dulu",tawar Adam yang membuat Amera langsung menatap pakaian yang dikenakannya sekarang dan buru buru menggeleng kan kepalanya waktu sadar ternyata sekarang dia hanya mengenakan piyama longgar dengan motif kartun hello Kitty berwarna pink saja.
"Apa kau menyuruhku keluar dengan pakaian ini?!",tanyanya langsung memasang wajah cemberut pada Adam yang mengulum senyumnya melihat ekspresi Amera.
"Adam!",hardik Amera kesal dengan mengerucutkan bibirnya membuat wajahnya yang babyface terlihat sangat menggemaskan.
"Baiklah....sekarang ganti bajumu.Aku akan menunggumu diruang tamu", balasnya pada Amera.
Lalu Adam memilih berjalan keluar meninggalkan Amera supaya dia bisa berganti pakaian dengan leluasa dikamar.
***
__ADS_1
" Aku sudah siap.Ayo kita berangkat",ajak Amera setelah dia selesai berpakaian lalu keluar kamar dan berjalan mendekat ke arah Adam yang sedang duduk disofa ruang tamu Apartemen pria itu yang sekarang juga menjadi tempat tinggal Amera.
"Sudah siap?",tanya Adam dengan memindai penampilan Amera yang saat itu memilih memakai atasan berbentuk sweater oversize warna merah dengan bawahan rok sebatas lutut dilengkapi dengan sepatu sket yang membuat dirinya terlihat lebih muda dari usia sebenarnya yang sudah hampir 25 tahun.
"Iya...bagaimana?Apa aku masih pantas memakai pakaian seperti ini?",tanyanya dengan sengaja karena melihat Adam terus saja menatap kearahnya tanpa berkedip.
"Cantik dan imut",jawab Adam dengan berdiri dari duduknya lalu berjalan mendekat kearah Amera yang membuat Amera refleks mundur karena terkejut.
"Kenapa?",tanya Adam dengan tersenyum smrik kearah Amera yang terkejut.
"Jangan macam macam bukankah kau bilang kita harus berangkat sekarang jadi....".
"Kurasa kau yang berpikir macam macam sekarang karena ucapanku barusan",goda Adam dengan meraih tangan Amera lalu menautkan jemari mereka.
"Aku tidak....",balas Amera tapi terhenti karena tiba tiba Adam sudah mengecup bibirnya meski hanya sekilas.
"Cup!".
Dan sebelum Amera bisa mengatakan sesuatu Adam mendekatkan bibirnya ketelinga Amera lalu membisikkan sesuatu yang membuat wajah Amera menjadi merah padam karenanya.
__ADS_1
"Jangan terus menggodaku seperti sekarang karena pertahanan ku untuk tidak menyentuhmu perlahan lahan mulai runtuh.Apa kau juga menginginkan ku mengulang malam panas itu sekarang Mer? Kalau iya ayo kita batalkan saja niat kita untuk pergi dan......ayo kita lakukan hal yang lebih menyenangkan disini bagaimana?".