Terpaksa Menikahi Supir Berondongku

Terpaksa Menikahi Supir Berondongku
61.Biar Saya yang bicara Dengan Ariana Tante.


__ADS_3

"Huffft....".


Ariana menghembuskan nafasnya karena masih saja merasa kesal mengingat apa yang terjadi tadi antara dirinya dengan Adam.


"Dasar perempuan brengsek!",makinya dengan menghentakkan tangannya kemudi mobil yang saat itu sedang dikendarainya.


"Aku harus memberinya pelajaran setimpal agar dia tidak lagi bisa bersama Adam ku",gerutunya dan baru berhenti saat mendengar ponselnya berdering.


Dengan malas Ariana memeriksa siapa yang menghubunginya saat itu dan bergegas mengangkatnya begitu nama Stella tertera dilayar Ponselnya.


"Ya ma....",jawabnya dengan suara tidak bersemangat.


"Ariana dimana kau sekarang?".


"Aku sedang dimobil ada apa?",terangnya masih dengan nada suara yang tidak berubah.


"Datang kerestoran XX sekarang juga",perintah Stella yang langsung membuat Ariana memejamkan matanya kesal mendengar perintah itu tapi tidak berani membantah jadi dengan terpaksa mengiyakan keinginan Stella.


"Ya...10 menit lagi aku sampai", terangnya yang dijawab dengan nada antusias oleh Stella.


"Bagus ku tunggu disini".


Lalu Stella mematikan sambungan telpon mereka dan Ariana menambah kecepatan mobil yang dikendarainya supaya bisa segera sampai ketempat Stella menunggunya.


Seperti yang dikatakannya tadi pada Stella ditelpon kalau sekitar 10 menit lagi dia sampai dan benar 10 menit pas dia sudah sampai dipintu restoran lalu Ariana turun dan berjalan masuk kedalam Restoran untuk menemui mamanya tapi sebelum dia menegur mamanya yang saat itu sedang duduk bersama Geo


Ariana mendengar perkataan Stella pada Geo yang meminta Geo untuk bersedia menikahinya membuat Ariana sangat syok mendengarnya dan bermaksud pergi dari tempat itu tapi terlambat karena kedua orang itu sudah melihat kehadirannya disana dan mereka langsung menegurnya secara bersama.


"Ariana!".

__ADS_1


Ariana hanya diam ditempatnya tanpa bergerak karena tidak tau apa yang harus dilakukannya setelah mendengar perintah Stella pada Geo tadi.


Melihat Ariana hanya diam ditempatnya Geo berjalan menghampiri perempuan itu berniat untuk mengajaknya duduk tapi langsung ditepis oleh Ariana dengan keras.


''Jangan sentuh aku!!!",bentaknya yang membuat Stella langsung marah mendengar itu dan segera berdiri menghampiri Ariana yang membuat Ariana reflek mundur dan sebelum Stella berhasil meraih tubuhnya Ariana bergegas keluar dari restoran itu dengan sedikit berlari dan tidak perduli lagi dengan panggilan Stella juga Geo dari belakang.


Ariana bergegas masuk kedalam mobilnya lalu melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi dan mengabaikan bunyi berisik dari ponselnya yang pasti Geo atau mamanya yang menghubunginya saat itu sampai akhirnya dering itu mati sendiri karena terus saja diabaikannya.


***


"Dasar anak tak tau diri!",maki Stella karena Ariana tidak bersedia mengangkat panggilannya.


"Izinkan saya yang nanti bicara dengan Ariana tentang masalah ini Tante",pinta Geo berusaha menenangkan Stella yang sangat marah saat itu.


"Ya lakukan Geo kau harus membuat Ariana setuju menikah denganmu untuk membuat posisi kita diperusahaan menjadi lebih kuat dari bocah sialan itu",gerutunya sangat marah.


"Kalau pun dia tidak ingin dia tetap harus dia tidak berhak menolak itu karena bukan dia yang mengambil keputusan atas hidupnya itu melainkan aku ibunya".


"Ya Tante kalau begitu sebaiknya aku pergi sekarang agar pengawal Daddy tidak merasa curiga padaku yang menghilang terlalu lama disaat jam kantor".


Stella menyentuh lengan Geo",Ya pergilah dan berusahalah untuk mengusir bocah sialan anak Eleora itu dari kantor Maxwell agar suasana kantor megah itu tidak pengab seperti sekarang",perintah Stella yang diangguki oleh Geo lalu berlalu pergi meninggalkan Stella yang juga pergi dari tempat itu untuk menemui seseorang yang selama ini sudah banyak membantunya mendapatkan posisi nyonya Maxwell.


***


Ariana menghentikan mobilnya ditepi jalan tol yang jaraknya sangat jauh dari restoran tempat Geo dan Stella tadi bicara dengan menelungkupkan kepalanya dikemudi mobil dan tanpa terasa airmatanya mengalir mengingat apa yang tadi didengarnya direstoran.


Menikah?Tentu saja dia sangat ingin melakukan itu meski dia lahir dari pasangan orang tua yang tidak pernah menyayanginya. Menikah dan punya keluarga kecil sendiri itu adalah impiannya sejak dulu. Tapi kalau laki laki itu Geo entah mengapa dia merasa tidak akan pernah mau melakukannya.


Bukan tanpa alasan dia tidak bersedia menikah dengan Geo meski mereka pernah sangat dekat bahkan sampai sekarang Geo masih tergila gila padanya tapi dari dulu sampai sekarang dia tidak pernah mencintai pria itu karena menurutnya Geo lemah dalam arti mudah dimanfaatkan oleh seseorang seperti dirinya juga mamanya Stella yang menurutnya perempuan yang sangat mengerikan.

__ADS_1


Dia ingin menikah dengan pria seperti Adam yang kuat dan sulit tergoyahkan pendiriannya Karena itu dulu dia rela menuruti keinginan mamanya Stella untuk pergi meninggalkan Adam kalau dia ingin Adam tetap selamat karena dia tau tipe pria seperti Adam yang sangat diperlukannya untuk membuatnya bebas dari Kungkungan Stella meski ternyata saat dia kembali ternyata Adam sudah punya perempuan lain yang dicintainya , tapi Ariana sudah terlanjur banyak berkorban untuk pria itu tanpa sepengetahuanku Adam dan meski Adam tidak lagi mencintainya dia tidak akan menyerahkan Adam begitu saja pada Amera dengan alasan apapun.


Lelah menangis Ariana menyandarkan tubuhnya disandarkan jok mobilnya lalu menyapu air matanya sebelum mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang yang saat ini bisa membuatnya melupakan kesedihannya karena dipaksa menikah dengan Geo.


"Halo",jawab orang diseberang telpon pada Ariana.


"Halo tuan serigala dimana kau sekarang?",tanyanya dengan suara seputus asa mungkin saat bicara agar Elvan merasa khawatir padanya.


"Ariana!Ada apa denganmu?Apa terjadi sesuatu kenapa suaramu terdengar aneh!",tanya Elvan dengan nada khawatir seperti keinginan Ariana tadi


"Aku...Hiks..hiks....".


Ariana sengaja menangis lagi agar membuat actingnya semakin meyakinkan ditelinga Elvan.


"Ariana pliss ada apa denganmu?Tidak dimana kau sekarang biar aku menemuimu kesana",pinta Elvan dengan nada suara sangat cemas saat bicara.


"Tidak usah tuan serigala aku tidak papa ini hanya karena.....Hiks.....hiks.....".


"Oh Tuhan pliss Ariana katakan dimana dirimu sekarang jangan buat aku menjadi gila karena mengkhawatirkan mu sekarang!",teriak Elvan yang membuat Ariana tersenyum penuh kemenangan mendengarnya.


"Aku sedang berada ditepi jalan tol sekarang karena aku tidak punya tempat tujuan tuan serigala....".


"Dijalan tol?Dimana itu biar aku menjemputmu sekarang".


"Tidak perlu tuan serigala aku tidak ingin membuat hidupmu ikut bermasalah karena aku".


"Oh Ariana ayolah...Biarkan aku mendatangimu kesana kalau tidak mau bagaimana kalau kau yang pergi ketempat ku saja Ariana",saran Elvan yang membuat Ariana merasa menang mendengar hal itu.


"Datanglah keApartemenku lalu ayo kita bicara Ariana",pinta Elvan yang diiyakan oleh Ariana setelah pura pura menolaknya lagi lebih dulu.

__ADS_1


__ADS_2