
"Kau bangun pagi Sayang?",tegur Adam saat membuka matanya dan ternyata Amera sudah mandi dan sudah terlihat cantik.
"Iya.Aku ada urusan dengan Vero hari ini",terangnya yang membuat Adam langsung bangun dari posisi tidurnya.
"Kau akan kemana biar aku antar",tawarnya dengan bermaksud kekamar mandi untuk membersihkan diri lalu berniat mengantar Amera pergi.
"Bertemu pihak Developer untuk mengurus penjualan Apartemenku lalu akan pergi ke Agency",terangnya.
"Kalau begitu tunggulah sebentar aku akan cepat supaya bisa mengantarmu pergi".
"Tidak usah Dam.Aku sudah janji akan pergi dengan Vero hari ini dan dia sekarang juga sedang menuju kemari".
"Tapi sayang....".
Amera berjalan mendekat kearah Adam yang sudah berada didepan pintu kamar mandi.
"Percaya padaku biar aku menyelesaikan ini sendiri sekarang pergilah bekerja jangan lagi membuat alasan macam macam karena aku akan baik baik saja bersama Vero".
Adam terdiam cukup lama dengan menatap Amera yang terlihat yakin akan bisa mengatasi masalahnya hari ini hingga membuat Adam terpaksa menyetujuinya.
"Baiklah.Aku akan mencoba percaya padamu sekarang tapi berjanjilah kau akan menghubungiku kalau terjadi sesuatu yang buruk pada kalian".
"Tentu saja Adam Sayang",goda Amera dengan mencubit hidung mancung Adam dengan gemas yang tidak disia siakan Adam dengan menarik Amera kedalam pelukannya.
"Beri aku tanda mata sebelum kau pergi",pinta Adam dengan mendekatkan wajahnya kearah Amera berniat untuk mencium perempuan itu yang terlihat sangat cantik pagi ini membuatnya seolah tak rela melepaskan perempuan itu untuk bertemu orang lain.
"Jangan lakukan! Kau akan membuat make up ku menjadi berantakan lagi",tolak Amera berusaha menghindari ciuman Adam karena dia tau Adam tidak cukup kalau hanya sebentar saat menciumnya.
"Tapi kau sangat cantik pagi ini Sayang.Tak rela rasanya aku melihatmu pergi seperti ini jadi biarkan aku mencicipinya sedikit".
"Adam hentikan Vero sebentar lagi akan datang dan nanti waktuku tidak kan cukup kalau aku harus mengulang berdandan lagi karena ulahmu".
"Hanya sedikit sayang aku janji",celetuk Adam dengan menempelkan bibirnya berniat untuk memperdalam ciuman mereka tapi terhenti karena mendengar bel pintu Apartemennya berbunyi.
"Oh sial", makinya kesal yang membuat Amera merasa menang karena tau itu Veronica asisten sekaligus sahabatnya yang datang.
"Mandilah aku akan menemuinya lalu pergi",ucap Amera dengan balik menempelkan bibirnya pada bibir Adam sebagai salam sebelum pergi.
"Mer itu tidak cukup untuk bekalku pergi",celetuknya yang membuat Amera tertawa mendengarnya.
__ADS_1
"Kalau begitu aku bayar nanti malam",balas Amera dengan sengaja mengedipkan matanya kearah Adam yang terdengar memaki karena apa yang dilakukan Amera, membuat Amera tertawa cukup keras sampai dia membuka pintu untuk Veronica.
"Sepertinya suasana hatimu pagi ini sangat baik sampai tertawa dengan begitu kerasnya",tegur Veronica begitu Amera membuka pintu Apartemen Adam untuknya.
"Bisa dibilang begitu.Ayo kita pergi sekarang",ajak Amera yang diangguki Veronica.
"Kita akan menemui pihak yang akan membeli Apartemenmu lebih dulu lalu setelah itu kita akan keAgency",terang Veronica yang diangguki oleh Amera.
"Ya...semoga saja hari ini semuanya berjalan lancar dan aku tidak harus bertemu orang yang tidak kuinginkan agar suasana hatiku terus baik sampai nanti".
"Siapa yang kau maksud.Apa Elvan?Kurasa itu akan sulit karena terakhir aku kesana aku bertemu dengannya dan kau tau Mer Khabar tentang Melisa?".
Amera menggeleng"Apa yang terjadi padanya?".
"Dia menggantikan posisimu diAgency sejak kau memutuskan keluar dari sana.Jadi kurasa selain ada Elvan disana ada kemungkinan juga kau akan bertemu dengan Melisa nanti".
"Huffft....Sepertinya aku harus menyimpan stok sabarku sekarang untuk nanti saat bertemu mereka",celetuk Amera yang dibalas anggukan oleh Veronica.
"Setelah urusanmu dengan Start Agency selesai apa rencanamu selanjutnya Mer?", tanya Veronica yang dijawab gelengan oleh Amera.
"Apa yang bisa kulakukan aku juga tidak tau.Otak dan pikiran ku seolah tidak bisa memikirkannya Vero.Jadi sebaiknya apa yang harus kulakukan?".
"Bagaimana dengan tempat tinggal baru seperti rencana awalmu karena kurasa kau tidak mungkin tinggal seterusnya ditempat Adam meski Adam bilang tidak papa tapi kau tau kalau sampai ada wartawan gosip yang mendengar nya maka akan muncul scandal baru nantinya padamu".
"Apa itu tandanya kau sudah bisa menerima kondisimu sekarang?".
"Bisa dibilang begitu jadi kau tidak perlu mencemaskan aku lagi seperti sebelumnya".
"Kalau tidak melihatmu hari ini yang bisa tertawa dengan begitu lepasnya aku pasti tidak akan percaya dengan ucapan mu yang melarangku untuk cemas tapi melihatmu sekarang kurasa aku percaya kau sudah pulih".
"Bukan pulih tepatnya tapi aku sudah bisa menerima hidupku dengan kondisiku sekarang".
"Baguslah kalau begitu karena dalam kondisi hamil tidak seharusnya kau merasa stres".
"Tenang saja aku sudah baik baik saja".
"Lalu bagaimana hubunganmu dengan Adam?".
Reflek Amera menoleh kearah Veronica dan baru ingat kalau dia belum mengatakan tentang hubungan sebenarnya dirinya dengan Adam.
__ADS_1
"E....hubungan apa maksudmu?".
"Pekerjaan.Apa kau masih tetap akan memintanya menjadi supir pribadimu atau..".
Amera buru buru menggeleng.
"Aku sudah bilang padanya kalau aku tidak membutuhkannya sebagai supir pribadiku lagi karena aku bukan Amera Jasmine yang dulu".
"Syukurlah kalau begitu.Lalu apa yang dikatakannya meski kau masih tinggal ditempat nya sampai sekarang?".
"Tidak ada.Itu tidak masalah katanya karena sejak aku mengatakan tidak membutuhkannya sebagai supir pribadiku dia sekarang sudah bekerja ditempat lain".
"Benarkah? Dimana?".
"Healthy kafe menurut nya".
"Oh...".
Lalu obrolan mereka terhenti karena mereka sudah sampai dikantor Developer yang mengurus penjualan Apartemen miliknya dan sampai disana mereka sudah ditunggu oleh pihak pihak terkait hingga tidak perlu waktu terlalu lama untuk menyelesaikan masalah penjualan Apartemen milik Amera karena lokasi Apartemennya berada dilingkungan yang sangat strategis.
"Huffft Akhirnya selesai satu urusan",celetuknya dengan menyandarkan tubuhnya yang lelah kesandaran mobil.
"Apa kau ingin langsung keAgency sekarang atau menundanya untuk besok?",tawar Veronica karena melihat wajah Amera yang terlihat lelah setelah bertemu beberapa orang barusan berkaitan dengan Apartemennya.
Amera ingin mengatakan sekarang saja tapi dibatalkannya saat mendapat pesan dari Adam.
"Sayang bagaimana urusanmu dengan Veronica.Apa sudah selesai?".
Mendapat pesan manis seperti itu membuat Amera merasa ingin mengeluh dan bermanja manja pada Adam sekarang sebelum menghadapi orang orang menyebalkan di Start Agency.
"Aku lelah Daddy Baby",tulisnya sebagai jawaban yang membuat Adam langsung membalas pesan Amera.
"Dimana kau sekarang mau kujemput?".
"Tidak perlu.Biar aku yang kesana sekarang dengan diantar Veronica".
"Baiklah aku tunggu disini.Aku menyayangimu Mommy Baby".
**
__ADS_1
"Jadi Bagaimana?",tanya Veronica?".
"Antar aku ke Healty Cafe ada yang mau kubicarakan dengan Adam berkaitan dengan pekerjaan dan untuk masalah Agency kita kesana besok saja",pintanya yang diangguki oleh Veronica dengan melajukan mobilnya menuju tempat yang dimaksud Amera.