Terpaksa Menikahi Supir Berondongku

Terpaksa Menikahi Supir Berondongku
44.Kau Bertemu Dengan nya Mer?


__ADS_3

"Apa yang terjadi pada Amera?", tanya Adam dengan suara cemas.


"Ini karena dia bertemu dengan sekumpulan serigala saat didalam tadi",terang Veronica yang membuat Adam mengerutkan keningnya ingin bertanya tapi lebih khawatir dengan kondisi Amera yang terlihat lemah karena sebelum masuk ke mobil tadi dia memuntahkan semua isi perutnya didalam toilet dengan ditemani Veronica yang tak kalah cemas seperti Adam sekarang.


"Apa kita harus membawanya kerumah sakit?", tanya Adam yang segera dijawab gelengan oleh Amera.


"Aku baik baik saja jangan membawaku kesana!",tolaknya tegas.


"Tapi kau sangat pucat dan....".


"Aku mau pulang!", sentak Amera yang langsung membuat Adam terdiam lalu menghidupkan mesin mobilnya berniat meninggalkan tempat itu tapi sebelum dia benar benar keluar dari Area parkir dia melihat Geo berjalan keluar dari mobil yang dinaikinya menuju kantor Start Agency membuat Adam langsung punya dugaan kalau bukan hanya Elvan yang tadi ditemui Amera didalam kantor.


"Apa dia disana?", Tanya Adam dengan menatap Amera dari balik kaca spion mobil.


"Siapa maksudmu Dam?",tanya Veronica karena tidak tau siapa orang yang dimaksud Adam.


Tapi Amera mengerti jadi menjawabnya.


"Iya dia disana kami sempat bicara cukup lama tadi",terang Amera dengan menyandarkan tubuhnya kekursi mobil.


"Kenapa kau tidak menghindar?Bukankah sudah kularang mendekatinya karena dia berbahaya".


Mendengar ucapan Adam reflek Amera kembali menatap kearah pria itu kali ini dengan ekspresi kesal.


"Lalu kenapa kau tidak melarangnya masuk kedalam bukankah dia pasti akan melakukannya kalau kau yang menyuruh!",jawab Amera dengan setengah berteriak membuat Veronica bingung siapa sebenarnya yang sedang mereka bicarakan sekarang dan kenapa Amera sangat marah karena orang itu.


"Sebenarnya siapa yang kalian maksud?", tanya Veronica tidak bisa menahan rasa penasarannya.


"Tanya dia siapa yang membuat aku seperti ini tadi dan kenapa dia tidak melarangnya masuk kedalam sebelum kita keluar!",perintah Amera dengan menunjuk kearah Adam yang diam tidak menjawab pertanyaan Veronica.


"Siapa yang sebenarnya tidak boleh ditemui Amera didalam Dam karena didalam tadi ada Elvan Melisa juga seorang calon artis baru tapi bertingkat sudah selayaknya artis.Aku lupa namanya".


"Ariana.Ariana Maxwell",jelas Amera dengan suara ketus menatap kearah Adam yang memilih diam.


"Ariana Maxwell sepertinya nama itu tidak asing benarkan Mer?", tanya Veronica sambil berpikir mencoba mencari dalam ingatannya nama yang sepertinya sangat dikenalnya itu.

__ADS_1


"Hem.Aku lelah Vero bangunkan aku kalau kita sudah sampai dirumah",pinta Amera dengan menyandarkan kepalanya yang masih terasa pusing kekaca jendela membuat Adam cemas melihatnya tapi khawatir emosi Amera akan meledak lagi kalau dia mengatakan sesuatu.


"Baiklah.Oh iya apa kau masih berniat mencari tempat tinggal baru Mer?",tanya Veronica yang reflek dijawab mereka secara bersama.


"Tidak!".


Veronica langsung memasang ekspresi bingung dengan menatap mereka berdua secara bergantian.


"Untuk sementara biarkan saja Amera tinggal diApartemenku kak Vero minimal sampai kondisinya benar benar stabil.Iyakan Mer?",tanya Adam yang diangguki oleh Amera.


"Sementara aku akan menyewa Apartemen Adam saja Vero".


"Apa kalian sudah membicarakan ini atau jangan jangan ini bisnis yang kau maksud kemarin Mer".


"Bisa dibilang begitu Vero.Kau juga tau bukan aku tipe orang yang sulit beradaptasi dengan tempat baru jadi kurasa untuk sementara biar aku disana saja".


"Terserah kau yang penting kalian berdua merasa nyaman.Aku akan mengurus sisa pembicaraan dengan Elvan tadi yang belum selesai jadi nanti kau hanya datang untuk membubuhkan tandatangan mu saja"


"Ya...kalau dia tetap keras kepala aku benar benar berniat menyewa pengacara tapi kau tau biaya pengacara bagus tidak murah bukan",keluh Amera dengan muram.


Amera menggeleng.


"Sepertinya nanti saja Dam kalau itu sangat diperlukan".


"Tidak ada salahnya bersiap karena kita tidak tau apa lagi rencana Elvan nanti.Buktinya sekarang saja dia merubah keputusannya dengan meminta uang kompensasi dengan jumlah tidak sedikit",balas Veronica kesal mengingat bagaimana sikap Elvan tadi pada mereka dikantor Star Agency.


"Aku tidak akan membicarakan ini lagi hari ini karena kepalaku terlalu sakit sekarang",celetuk Amera dengan memejamkan matanya dan membuat Adam serta Veronica memilih diam selama sisa perjalanan menuju Apartemen Adam.


Sampai mobil berhenti ternyata Amera masih tertidur.Veronica yang berniat membangunkannya langsung dilarang oleh Adam.


"Biar aku membawanya keatas",ucapnya dengan mengangkat tubuh Amera tanpa menunggu persetujuan Veronica lebih dulu dan memilih mengikuti Adam dari belakang sampai kedalam Apartemen pria itu.


"Sepertinya Amera kelelahan",celetuk Adam dengan menutupkan selimut ketubuh Amera.


"Hari ini sangat berat bersyukur kau tadi mengantar kami karena aku sepertinya akan kesulitan kalau hanya berdua saja dengannya",terang Veronica lega.

__ADS_1


"Pasti dia sangat tertekan menghadapi masalahnya tadi disana karena pria itu".


"Bisa dibilang begitu belum lagi serangan dari Melisa dan pertanyaan tiba tiba dari perempuan bernama Ariana yang sepertinya dikenalnya".


"Kalau begitu biarkan dia beristirahat sekarang.Kak Vero akan menunggunya atau ada yang harus dilakukan?", tanya Adam penasaran.


"Aku akan pulang karena kau ada disini.Atau kau akan pergi bekerja?",tanya Veronica yang dijawab gelengan oleh Adam.


"Tidak untuk hari ini jadi aku bisa menunggunya sampai bangun dan membantunya kalau dia butuh bantuan seseorang".


"Baiklah kalau begitu aku pergi".


Lalu Veronica keluar dari Apartemen Adam.


Begitu Veronica keluar Adam lalu menghubungi Harven.


"Ada apa tuan muda?",tanyanya cepat karena Adam tidak mungkin akan menghubunginya kalau tidak ada hal yang sangat penting.


"Aku ingin kau membantu istriku menyelesaikan urusan kontraknya dengan Star Agency"pinta Adam yang langsung diiyakan oleh Harven tanpa banyak bertanya.


"Baik tuan muda".


"Mungkin dia tidak akan mau menerima bantuanmu jadi kau bisa menghubungi manajernya dan kalian bicarakan masalah ini berdua karena aku tidak ingin lagi masalahnya dengan star Agency membuatnya pulang seperti hari ini".


"Apa nona muda baik baik saja?Bukankah Anda bilang dia hamil?".


"Dia cukup syok setelah pulang dari sana karena sepertinya emosinya terkuras untuk menghadapi para serigala licik yang ditemuinya tadi".


"Siapa yang ditemuinya tuan Muda?".


"Elvan Sander juga Ariana sepertinya ada disana tadi dan kau tau bagaimana dia bukan Harven?".


"Tentu saja tuan muda .Apa anda ingin saya menyuruh orang untuk mencari tau untuk apa dia kesana?",tawar Harven karena mendengar dari nada suara Adam sepertinya Adam penasaran dengan maksud Ariana datang kekantor Star Agency.


"Ya....selain Ariana suruh orang untuk menyelidiki Geo Karena aku juga melihatnya masuk kesana tadi".

__ADS_1


"Baik tuan muda akan saya lakukan".


__ADS_2