Terpaksa Menikahi Supir Berondongku

Terpaksa Menikahi Supir Berondongku
13.Konfrensi pers.


__ADS_3

Amera berjalan masuk kedalam ruangan yang menjadi tempatnya konferensi pers dan saat petugas keamanan yang mengantarnya menunjukkan kursi miliknya dia tersentak karena melihat Elvan Sander sudah duduk disamping kursi yang akan didudukinya sekarang padahal Veronica bilang kalau orang yang akan bersamanya melakukan wawancara adalah kepala Agency nya tapi sepertinya dia ditipu.


Amera reflek menghentikan langkahnya dan dalam hati ingin kabur tapi ingat kalau sekarang dia sedang berada diruangan yang dipenuhi orang orang yang memang ingin melihat kekalahannya.


Dengan langkah berat Amera terpaksa tetap mendekat kearah Elvan dengan berusaha bersikap dingin pada pria itu yang ternyata langsung berdiri dari duduknya saat melihat Amera dan tanpa Amera duga tiba tiba pria itu merengkuh tubuh Amera kedalam pelukannya dengan erat.


"My Sweety aku merindukanmu maafkan sikapku yang sudah sangat marah hari itu karena mendengar berita kehamilanmu yang bukan merupakan anakku My Sweety",ucap Elvan dengan suara sendu yang keras hingga para wartawan gosip yang ada diruangan itu bisa mendengar apa yang dikatakan Elvan barusan.


Amera hanya bisa terpaku diposisinya mendengar apa yang baru saja dikatakan Elvan Sander padanya dihadapan semua wartawan.


"Duduklah My Sweety kau pasti lelah karena sekarang kau sedang hamil dan maaf aku tidak bisa menjenguk mu waktu kau dirawat dirumah sakit karena aku sedang mengurus masalah pembatalan semua hal yang berkaitan dengan pernikahan kita yang gagal hari itu my Sweety.Tapi aku senang karena sekarang kondisimu sudah pulih jadi mari kita bicara lebih banyak setelah acara ini my Sweety".


Amera sama sekali tidak tau bagaimana harus menjawab semua perkataan Elvan barusan mulutnya benar benar seperti terkunci dan dia bahkan tidak bisa menolak saat Elvan membantunya untuk duduk dikursinya yang berada disamping pria itu.


"Kau ingin minum my Sweety?",tawar Elvan ramah dengan mengambil botol air mineral yang ada dihadapan Amera yang hanya bisa dijawab Amera dengan gelengan sebagai tanda dia menolak tawaran pria itu.


"Kenapa wajahmu terlihat pucat my Sweety?Apa ini efek kehamilanmu?Setelah acara ini ayo kuantar kau kedokter kandungan yang bagus supaya kondisimu pulih dan kau terlihat cantik seperti biasanya meski sedang hamil my Sweety".

__ADS_1


Amera harus memejamkan matanya untuk membuat otaknya bisa kembali normal dan mengabaikan semua perkataan manis Elvan yang berniat untuk membuat dirinya terlihat sebagai pihak yang bersalah disini sekarang karena telah mengandung bayi yang bukan darah daging pria itu tapi ternyata sikap Elvan Dimata publik padanya tetap seperti biasanya.


Setelah berhasil mengatur pikirannya perlahan Amera membuka matanya dan tepat saat dia menatap kesekumpulan wartawan yang ada dihadapannya.Diujung ruangan itu dia melihat Adam sedang berdiri dengan menatap kearahnya.


Meski hanya bisa saling bertatapan dari jarak sejauh itu tapi untuk saat ini itu cukup membuat Amera merasa ada seseorang yang memberinya dukungan.


"Terimakasih untuk niat baikmu padaku Van tapi kondisiku sekarang sudah baik baik saja ini hanya efek dari kehamilanku saja. Kau tidak perlu terlalu cemas karena dokter sudah memberiku resep vitamin yang harus dikonsumsi secara rutin agar kondisiku dan calon bayiku nanti sehat seterusnya",balas Amera dengan tersenyum sopan kearah Elvan.


"Tapi My Sweety meski itu bukan anakku.Aku juga sudah punya perasaan lebih padanya karena....".


Dia hanya korban dari keegoisanku sebagai seorang manusia yang sempat marah dan sedih saat melihat pria yang kupikir akan menjadi teman hidupku selamanya ternyata melakukan hal yang tidak aku sukai".


Sampai disitu Amera sengaja diam lalu mengedarkan pandangannya keseluruh orang yang ada diruangan itu untuk menunggu reaksi mereka pada apa yang dikatakannya.


"My Sweety apa maksudmu in?Apa kau tidak berniat mencoba meneruskan hubungan kita lagi?Aku saat itu memang sempat marah padamu soal bayi dalam kandunganmu tapi sekarang aku sadar my Sweety aku mencintaimu dan tidak perduli meski kau sedang mengandung anak dari pria cinta satu malam mu itu dan tetap berniat melanjutkan pernikahan kita lagi".


Amera menolah kearah Elvan yang juga sedang menatapnya dengan ekspresi sendu.

__ADS_1


Entah benar benar sedih atau itu bagian dari aktingnya,Amera tidak perduli karena sekarang yang ingin dilakukannya adalah segera menyelesaikan konfrensi pers ini lalu pergi ketempat sepi untuk menenangkan dirinya yang hampir berada dibatas kemampuannya menahan diri.


"Elvan maaf sekali lagi kukatakan padamu dan dihadapan semua yang hadir disini kalau hubungan mu dan aku sudah berakhir,jadi mulai sekarang aku ingin minta pada semua orang untuk berhenti berpikir atau berharap kalau kita mungkin akan bersama lagi kedepannya itu saja yang ingin aku sampaikan kalau ada yang ingin kalian tanyakan selama aku bisa menjawab pasti akan aku jawab sewajarnya",ucap Amera lalu tanpa sadar menarik nafasnya setelah mengatakan itu karena merasa lega.


Tapi sepertinya Elvan tidak ingin membiarkan Amera merasa lega secepat itu karena dia kembali bicara pada Amera.


"Tapi My Sweety sudah kukatakan aku tidak masalah menikahimu dengan anak dalam kandungan yang bahkan ayahnya tidak kau ketahui sekarang itu dan memberikan nama anakmu dengan namaku agar kelak tidak ada orang yang mempertanyakan asal usul anak itu lagi my Sweety".


Lagi lagi Amera harus memejamkan matanya karena saat ini dia benar benar ingin menghantam wajah pura pura tulus Elvan yang menurutnya sangat memuakkan sebelum menjawab lagi ucapan pria itu dengan tenang.


"Maaf Elvan tapi aku tetap tidak bisa meski kau melakukannya dengan niat tulus seperti itu .Kau berhak memberikan namamu untuk anak yang berasal dari darah dagingmu sendiri bukan anak yang bukan milikmu.Dan aku rasa sebagai seorang Elvan Sander yang merupakan pria luar biasa itu tidak akan sulit bagimu".


Elvan seperti berniat bicara lagi pada Amera tapi sebelum dia bicara Amera buru buru memotongnya dengan berdiri dari duduknya.


"Sekali lagi sebagai seorang Amera Jasmin yang merupakan publik figure saya minta maaf pada kalian semua karena sudah membuat kalian kecewa dengan scandal yang saya buat dan kepada mantan calon suami saya, saya juga minta maaf dan juga berterimakasih karena tetap berusaha mendukung saya sampai detik ini.Semoga kedepannya kami bisa tetap punya hubungan baik sebagai orang yang pernah dekat meski bukan hubungan asmara jadi sekali lagi saya meminta pada para rekan rekan wartawan semua untuk tidak lagi menyangkut pautkan saya dengan tuan Elvan Sander secara asmara karena saya tidak ingin pasangan tuan Elvan nanti akan merasa tidak nyaman saat mendengarnya terimaksih banyak.Dan setelah ini kalau para rekan semua punya pertanyaan pada saya silahkan hubungi manajer atau Agency saya karena setelah ini saya tidak akan menerima wawancara lagi".


Setelah mengatakan semua itu Amera pergi meninggalkan ruang konfrensi pers tanpa memperdulikan suara riuh dari semua orang yang ada disana.

__ADS_1


__ADS_2