Terpaksa Menikahi Supir Berondongku

Terpaksa Menikahi Supir Berondongku
59.Siapa Yang Hamil Ariana?


__ADS_3

Seketika Ariana dan Adam menoleh kesuara orang yang barusan bertanya padanya.


"Daddy!!",panggil Ariana dengan wajah pucat saat melihat Brian Maxwell masuk kedalam lift beserta 2 orang pengawalnya.


Sementara Adam hanya menatap pria tua itu dengan dingin meski tadi sempat terkejut karena mendengar pria itu langsung bertanya pada Ariana tentang apa yang didengarnya barusan.


Brian menatap kearah Ariana tajam masih berniat minta jawaban dari pertanyaannya tadi.


"E..itu...".


Ariana menatap kearah Adam yang terlihat tidak perduli padanya membuat kemarahan Ariana kembali muncul dan membuatnya ingin menghancurkannya dihadapan Brian sekarang.


"Siapa Ariana?Apa kau tidak ingin menjawabnya dan perlu aku yang mencari tau sendiri?",tanya Brian dingin.


Ariana menggeleng.


"Bukan aku Daddy jadi Daddy jangan cemas",terangnya dengan ekspresi mulai tenang tapi sinis menatap Adam yang tidak merubah ekspresinya sama sekali saat itu.


"Lalu?",tanya Brian dengan melirik Adam yang tidak perduli dengan percakapan antara dirinya dan Ariana sementara sebelum dia masuk tadi mereka berdua seperti sedang berdebat hebat terbukti dari ekspresi mereka yang tampak terkejut dengan keberadaannya yang tiba tiba masuk kedalam lift.


"Dia!".


Ariana menunjuk kearah Adam yang membuat Brian langsung menatap Adam dengan dahi berkerut dan sekelebat pikiran buruk melintas diotaknya meski dia berharap itu salah tapi dari apa yang didengarnya tadi mereka berdua sedang membahas tentang kehamilan dan jangan bilang kalau.....


"Perempuan yang dekat dengan Adam sekarang sedang hamil....".


"Hamil?",tanya Brian dengan ekspresi terkejut tapi sedikit merasa lega karena ternyata yang dikhawatirkannya tadi tidak terjadi.


"Benar Dad.Tapi bukan itu masalahnya karena yang menjadi masalah adalah....".


"Hentikan Ariana!Kau tidak berhak mengatakan masalah pribadiku pada orang lain tanpa persetujuanku!",hardik Adam dengan menatap kearah Ariana tajam.


"Lanjutkan Ariana karena aku bukan orang lain melainkan Daddy kalian jadi aku punya hak mendengarnya!",perintah Brian dengan menatap kearah Adam yang balik menatapnya dengan dingin.

__ADS_1


"Daddy kalian?Maksudmu Daddy Ariana dan Geo tapi bukan Daddyku jadi kau tidak berhak tau bahkan ikut campur dalam masalah pribadiku!",hardik Adam yang membuat Brian terlihat tidak perduli.


"Seperti apapun kau menolaknya kau tetap putraku dan aku punya hak untuk menanyakan masalah ini yang sepertinya berkaitan dengan kelangsungan penerus keluarga Maxwell".


Ariana langsung tercekat mendengar perkataan Brian dan dia merasa tidak terima kalau nanti anak siAmera itu dianggap oleh Brian sebagai penerus keluarga Maxwell yang seharusnya menjadi milik calon anaknya bersama Adam nanti karena itu dia tidak perduli dengan larangan Adam dan kembali bicara pada Brian.


"Perempuan yang sedang dekat dengan Adam memang sedang hamil sekarang Dad tapi yang membuat kami berdebat hebat tadi bukan itu melainkan karena sebenarnya perempuan itu hamil bukan dengan Adam".


"Ariana beraninya kau!!!".


Adam langsung membentak Ariana dengan keras begitu perempuan itu mengatakan kalau Amera bukan hamil dengannya yang membuatnya merasa tidak terima mendengarnya.


"Itu kenyataannya Dam jangan mencoba membelanya karena aku mendengar langsung hal itu dari mulut perempuan itu sendiri!".


Brian merasa cukup syok Mendengar apa yang dikatakan Ariana itu dan langsung menatap kearah Adam tajam berharap Adam akan memberinya penjelasan tapi ternyata Adam Kembali menatapnya dingin bahkan saat pintu lift terbuka dia langsung melangkah keluar meninggalkan Brian dan Ariana tanpa menoleh lagi.


"Ariana apa yang kau katakan itu benar?", tanya Brian dengan suara lirih.


"Sayangnya itu benar Dad karena aku mendengarnya sendiri dari siperempuan itu saat kami bertemu di Agensi".


Brian menarik nafas keras begitu Ariana selesai menceritakan tentang Amera dalam versinya lalu berjalan keluar dari lift saat pintu lift mulai terbuka.


Ariana mengikuti langkah Brian dari belakang tapi dicegah oleh Brian.


"Apa kau ada urusan denganku?",tanya Brian yang dijawab gelengan oleh Ariana.


"Kalau begitu pulanglah atau temui Geo karena hari ini aku sangat sibuk",perintah Brian yang diangguki oleh Ariana dengan berjalan pergi meninggalkan Brian dan tidak diperdulikan oleh Brian kemana perginya perempuan itu pergi karena sekarang yang sedang membuatnya tertarik adalah perempuan yang sedang dekat dengan Adam yang dikatakan oleh Ariana tadi.


"Bisa kau cari tau tentang perempuan bernama Amera Jasmine ini untukku", perintah Brian pada salah satu bodyguard yang bersamanya yang diangguki oleh pengawalnya itu.


"Tentu tuan Brian akan saya cari tau tentang perempuan bernama Amera Jasmin itu untuk anda".


"Lakukan secepatnya dan jangan sampai ada yang tau terutama istriku dan yang lain".

__ADS_1


"Baik tuan akan saya lakukan",jawab si pengawal dengan menunduk hormat pada Brian lalu pergi meninggalkan Brian untuk melaksanakan perintah pria itu.


"Hubungi Adam katakan aku memanggilnya keruanganku sekarang",perintah Brian pada sekretaris pribadinya setelah dia masuk keruang kerjanya.


"Baik tuan",jawab si sekretaris lalu melakukan apa yang disuruh pria itu.


Tak berapa lama pintu ruangan Brian diketuk dari luar.


"Masuk!",perintah Brian yang tau kalau yang sedang mengetuk pintunya itu adalah Adam.


"Apa ada urusan pekerjaan yang ingin anda bicarakan dengan saya tuan Brian?",tanya Adam tanpa basa basi.


"Aku yakin kau tau kalau aku memanggil mu keruanganku bukan untuk membicarakan urusan pekerjaan bukan, tapi tentang perempuan itu".


"Kalau bukan untuk urusan pekerjaan sepertinya saya tidak bisa menjawabnya tuan karena urusan pribadi saya bukan urusan anda".


Brian menarik nafasnya dengan menyandarkan tubuhnya kekursi kerjanya menatap kearah Adam.


"Kenapa kau sangat keras kepala?",ucap Brian yang ditanggapi Adam dingin.


"Sudah saya katakan hubungan kita hanya sebatas dalam hal pekerjaan.Silahkan anda mengkritik saya kalau pekerjaan yang saya lakukan tidak sesuai dengan keinginan anda tapi kehidupan pribadi saya bukan urusan Anda sejak anda mengusir saya dari hidup Anda empat tahun yang lalu".


"Shittt!!!Apa kau tidak lelah selalu mengajakku bertengkar setiap kali kita bertemu seperti ini!!!",hardik Brian kesal.


"Itu karena anda masih terus merasa punya hak mencampuri hidup saya karena itu saya tidak bisa diam saja".


"Bagaimana aku tidak ikut campur kalau kau menyukai perempuan yang hamil dengan laki laki lain!!".


"Itu bukan urusan anda dan keluarga anda tuan Brian",tegas Adam tak bergeming membuat Brian benar benar naik darah dibuatnya.


"Adam!!!",bentak Brian yang ditanggapi Adam dingin.


"Apa anda masih punya urusan penting lagi dengan saya selain pertanyaan tidak penting yang anda ajukan ini kalau tidak ada saya akan kembali keruangan saya sekarang untuk melanjutkan pekerjaan saya yang menumpuk karena ulah putra anda sebelumnya".

__ADS_1


Setelah mengatakan itu Adam membalikkan badan dan berjalan keluar dari ruangan Brian dengan diiringi makian Brian padanya.


__ADS_2