
"Hah!".
Ariana mendengus kesal dengan bangkit dari ranjang hotel tempatnya baru saja menghabiskan malam panas bersama Geo yang pergi lebih dulu karena harus kekantor untuk mengikuti rapat diperusahaan pagi itu.
"Aku sudah mulai muak harus pura pura mencintai pria menyebalkan itu ",gerutunya dengan masuk kedalam kamar mandi berniat untuk membersihkan dirinya setelah selesai lalu dia meninggalkan kamar hotel itu untuk pulang.
***
"Dari mana kau Ariana?",tegur Stella begitu melihat Ariana berjalan naik ditangga menuju kamarnya yang ada dilantai 2 rumah keluarga Maxwell.
" Oh....Pagi mam pagi Dad",sapanya dengan membalikkan tubuhnya lalu menghampiri Stella dan Brian yang saat itu sedang sarapan dimeja makan.
"Pagi Ariana",balas Brian dengan ekspresi datar dan tidak menanyakan apapun pada gadis itu karena dia memang tidak perduli dan lebih memilih menekuni sarapan dipiringnya saat itu.
"Darimana kau?kenapa jam segini baru pulang Ariana?", tanya Stella lagi setelah Ariana mendekat.
"Aku pergi keclub bersama temanku mam lalu menginap diluar",terangnya tidak berniat menjelaskan lebih rinci pada Stella dari mana sebenarnya dia.
"Club?Kenapa kau masih saja suka pergi kesana?Apa kau tidak berniat merubah kebiasaan burukmu itu, sekarang kau sudah besar Ariana sudah saatnya kau memikirkan apa yang harus kau lakukan selain hanya bersenang senang seperti sekarang", omel Stella pada Ariana dihadapan Brian.
"Bukankah sudah kubilang aku ingin terjun kedunia Entertainment Mam".
"Dunia Entertainment?Kenapa tidak ikut bekerja diperusahaan Daddymu saja seperti Geo kalau kau tidak mengerti kau juga bisa belajar dari Geo supaya cepat bisa.Kurasa itu lebih baik dari pada kau ingin menjadi Artis".
"Aku tidak tertarik mam dan....".
"Aku pergi dulu Stella dan kau Ariana duduklah untuk sarapan.Kau pasti belum sarapan bukan tadi dihotel",celetuk Brian yang langsung membuat perdebatan kedua perempuan itu terhenti untuk sementara lalu setelah itu Brian pergi meninggalkan Arina dan Stella begitu saja tanpa memperdulikan pembicaraan dua perempuan itu.
"Kemari kau!",perintah Stella dengan menarik tangan Ariana keras membuat Ariana meringis karena cengkraman Stella sangat kuat hingga dia yakin akan menimbulkan bekas lebam nantinya seperti dulu.
Sejak dulu Stella memang sering menyakiti Ariana putrinya itu kalau kesal atau marah karena masalah dirumah mereka semua itu terus terjadi sampai Ariana besar dan semua mulai jarang dilakukannya sejak dia menikahi Brian Maxwel karena itu Ariana tidak bisa bersikap baik perempuan yang dipanggilnya ibu itu.
__ADS_1
Hubungan Ariana dan Stelan terlihat harmonis hanya didepan orang saja sementara kalau mereka hanya berdua mereka seperti dua orang asing yang tidak saling kenal.
Ariana benci pada Stella tapi juga tidak berani melawan perempuan itu meski tau tidak seharusnya Stella memperlakukan dia seperti itu karena dia putrinya tapi sepertinya itu tidak berlaku pada Stella.
"Apa Mam",jawabnya dengan ekspresi takut yang tergambar jelas diwajahnya.
"Apa kau sudah gila! Dimana akal sehatmu sebenarnya Ariana!",bentak Stella keras membuat Ariana hanya bisa tertunduk mendengar bentakan Stella yang tidak sepantasnya dilakukan lagi sekarang karena dia sudah bukan anak anak lagi.
"Aku sudah bersusah payah membuatmu bisa sekolah keluar negeri agar kau bisa bekerja diperusahaan Maxwell untuk perlahan bisa mengambil alihnya nanti .Tapi sekarang ini apa!Kenapa kau dengan seenaknya sendiri mau terjun kedunia Entertainment yang tidak kau kuasai dan juga tidak berhubungan dengan keluarga Maxwell!".
"I..itu.karena aku ingin mandiri dan Daddy juga sudah setuju selain itu aku juga sudah mendapatkan Agency yang aku inginkan mom".
"Jangan berdalih Ariana!Apa aku tidak tau betapa cemasnya aku sekarang!",bentak Stella lagi yang tentu saja tidak dipercayainya begitu saja .
"Karena apa mam?Bukankah semua baik baik saja".
"Baik itu hanya yang terlihat tapi apa kau tau kalau sebenarnya posisi kita dirumah ini terancam!".
"Oleh siapa Mam?".
"Aku tidak mam",elaknya tapi kembali tertunduk begitu Stella menatapnya tajam.
"Kau pikir aku tidak tau apa yang kau lakukan diluar sana dengan pria tidak jelas itu".
"Maksud mama?".
"Jangan sia siakan hidupmu untuk ditipu oleh pria yang hanya ingin mendapatkan kesenangan darimu Ariana tapi carilah pria yang bisa menjadikanmu ratunya apakah kau belum mengerti juga soal itu".
"Siapa yang mama maksud?".
"Pria yang kau temui dibar dan Adam".
__ADS_1
Ariana langsung tercekat mendengar itu.
"Kau pikir aku tidak tau kau menemui pemuda brengsek menyebalkan itu sehari setelah kau kembali dari luar negeri.Dimana akal sehatmu karena melakukan itu Ariana!",hardik Stella marah.
"Aku hanya ingin menyapanya karena kami lama tidak bertemu mam tidak ada maksud apapun".
Stella menatap Ariana tajam.
"Hanya menyapa?Kau pikir aku bodoh Ariana apa kau lupa janjimu padaku dulu sebelum pergi keluar negeri".
Tiba tiba wajah Ariana memucat mendengar perkataan Stella dan dia kembali ingat apa yang terjadi hampir 5 tahun lalu kenapa dia setuju pergi keluar negeri meninggalkan Adam disaat mereka sangat saling mencintai saat itu yang membuatnya sangat menyesal tapi tidak berdaya untuk menolaknya karena takut pada Stella.
Ariana menggeleng.
"Tidak mam aku masih ingat".
"Kalau begitu tetaplah jadi anak baik seperti yang selama ini kau tunjukan kalau kau masih ingin melihat Adam tetap bernafas".
"Ba..baik mam",jawab Ariana dengan ketakutan mendengar ancaman Stella karena dia sudah melihat sendiri apa yang Stella lakukan saat itu pada Mommy Adam tanpa ada yang tau dan Adam bisa selamat meski setelah kecelakaan yang menimpanya karena dia memohon pada Stella agar tidak melakukan apapun pada pemuda itu dengan mau menuruti semua keinginan Stella tapi berimbas membuat Adam membencinya seperti sekarang.
"Bagus,jadi supaya dia tetap hidup berhenti berusaha menemuinya lagi mengerti!".
Ariana mengangguk pada Stella.
"Lebih baik kau menjalin hubungan serius dengan Geo seperti sebelumnya . karena kau lebih cocok bersama Geo yang tergila gila padamu dan mau melakukan apapun demi dirimu Ariana".
"Iya mam sekarang bolehkah aku masuk kedalam kamar.Aku lelah setelah tadi malam menghabiskan malam bersama Geo mam".
"Bagus anak ku sayang sekarang istirahatlah dan jangan lupa untuk memikirkan ulang mengenai keinginanmu yang berniat menjadi selebriti".
"Itu sudah kupikirkan masak masak mam dan kurasa sebaiknya aku tetap terjun ke dunia entertainment agar Geo tidak bosan denganku",ucapnya memberi alasan pada Stella yang membuat Stella terdiam mencoba memikirkan tentang perkataan Ariana.
__ADS_1
"Aku akan naik sekarang untuk beristirahat mam".
Setelah mengatakan itu dia pergi meninggalkan Stella yang tidak menyahutinya tapi sibuk dengan pikirannya sendiri.