Terpaksa Menikahi Supir Berondongku

Terpaksa Menikahi Supir Berondongku
33. Terimakasih Sayang.


__ADS_3

"Ya...Adam...pliss lakukan sekarang....",desis Amera lagi dengan menarik tubuh Adam kearahnya lalu lebih dulu Melu*at bibir pria itu dengan rakus berharap kalau dengan melakukan itu Adam tidak akan membuatnya menunggu lebih lama lagi untuk merasakan milik pria itu didalam dirinya.


Adam yang juga sudah mulai hilang kendali meski masih berusaha bersikap hati hati tapi kalah saat Amera memancingnya dengan mengambil inisiatifnya menyerang bibir Adam lebih dulu dengan liar lalu segera memposisikan miliknya didepan milik Amera dan mulai berusaha menerobos masuk karena miliknya memang sudah sangat siap untuk menjelajah kedalam sarang Amera seperti keinginan mereka berdua.


Tapi gerakannya untuk masuk harus tertahan karena ternyata memasuki milik Amera yang baru sekali dimasuki itu sama seperti saat malam itu dia berusaha menerobos masuk untuk pertama kalinya masih sulit dan Adam sampai beberapa kali gagal menerobos masuk sebelum akhirnya....


"Bless.....".


Yang diiringi era*an keras mereka berdua karena merasa antara lega tapi juga sedikit sakit.


Adam harus berhenti sebentar untuk membiarkan miliknya dan milik Amera saling terbiasa baru dia mulai menggerakkan miliknya secara maju mundur didalam milik Amera yang membuat Amera sedikit meringis diawal dan ekspresinya mulai berubah kembali menikmati setelah milik Adam cukup lama berada didalam miliknya dan Adam juga sengaja menarik ulur permainannya agar Amera merasa terbiasa juga menikmatinya seperti dirinya.


"Ahkkk.....Amera sayang..."desis Adam dengan semakin mempercepat gerakan hentakannya saat merasakan pusaran gairahnya semakin meningkat dan dia merasa dirinya hampir meledak.


"Dam....",desis Amera dengan mencengkram erat tubuh Adam yang menghentak kuat tubuhnya dengan irama yang menggila membuatnya benar benar merasakan apa yang Adam katakan tadi rasa nikmat yang sama seperti apa yang dirasakannya malam itu sampai membuatnya melupakan akal sehatnya sebagai perempuan yang akan menikah. Tapi kali ini lebih nyata karena dia melakukannya dalam keadaan sadar sepenuhnya.


"Mer...aku seperti ingin meledak....",desis Adam dengan nafas memburu juga gerakan yang semakin cepat mengaduk aduk inti tubuh Amera yang saat itu juga merasakan hal yang sama.


"Dam....aku tidak tahan..",Desisnya dengan menancapkan kuku kuku jarinya dipungung Adam yang pasti besok akan meninggalkan luka memanjang cukup banyak.


"Keluarkan sayang...",bisik Adam dengan menyesap kuat kulit leher Amera hingga meninggalkan jejak merah kebiruan yang cukup jelas disana tapi mereka berdua tidak perduli karena mereka sedang berusaha untuk bisa sama sama mencapai puncak dari apa yang sedang mereka lakukan.


Adam bisa merasakan gelombang milik Amera mulai sampai dan mulai membasahi miliknya yang terendam dalam didasar milik Amera membuat miliknya juga mulai berkedut hebat menandakan sudah siap untuk tumpah, tapi sebelum miliknya tumpah menyembur didalam milik Amera Adam buru buru menarik lepas miliknya dan membiarkannya menyembur diluar karena khawatir semburan miliknya bisa menyebabkan Amera mengalami kontraksi nantinya.


"Kenapa di keluarkan?",tanya Amera heran dengan nafasnya yang terengah engah karena baru saja merasakan pelepasan dahsyat.

__ADS_1


"Agar calon anak kita baik baik saja sayang",jawab Adam dengan mengecup bibir Amera cukup lama seolah dia ingin menutup apa yang mereka lakukan malam itu dengan penutup yang manis.


"Terimakasih Sayang...",ucapnya setelah melepaskan pagutan mereka lalu menggulingkan tubuhnya kesisi Amera dan memilih memeluknya dari samping.


Amera menganggukkan kepalanya lemah sebagai jawaban dari apa yang dikatakan Adam padanya.


"Kau lelah?",tanya Adam karena melihat Amera langsung memejamkan matanya.


"Ya...kurasa ....",balas Amera mulai dalam kondisi setengah mimpi.


"Kalau begitu tidurlah, mommy harus beristirahat sekarang",ucap Adam dengan mengecup puncak kepala Amera yang langsung tertidur.


Adam masih terus memeluk Amera yang tertidur sampai dia merasa tidur Amera benar benar nyenyak dan tidak mungkin bangun lagi malam itu baru perlahan dia bangun dari posisinya lalu pergi kekamar mandi untuk membersihkan diri dari sisa percintaan mereka barusan,baru setelah itu dia mengambil ponsel miliknya dan berjalan kebalkon kamar untuk menelpon seseorang agar tidak mengganggu tidur Amera yang sangat lelap.


"Halo bos",jawab Devan pria yang menjadi wakilnya diKafe selama ini.


"Maksud bos nona Ariana Maxwell?".


"Ya siapa lagi".


"Sudah bos tidak lama setelah bos pergi bersama nona Amera, dia juga pergi.


"Bagaimana dengan dua orang brengsek yang lain".


"Siapa bos?".

__ADS_1


"Kau tau siapa yang kumaksud bukan?",balas Adam yang langsung dimengerti oleh Devan.


"Oh tuan Elvan dan nona Melisa .Mereka juga sudah pergi tak lama berselang dari anda dan nona Amera".


"kalau begitu kirimi aku Cctv dari seluruh penjuru kafe kita hari ini ke emailku",perintah Adam yang membuat Devan bingung.


"Untuk apa bos?",tanyanya penasaran karena Adam tidak pernah meminta itu sebelumnya.


"Hanya untuk memastikan saja.Apakah semuanya baik baik saja atau ada yang aneh berkaitan dengan mereka bertiga".


"Oh... aku pikir bos sedang curiga padaku Karena itu meminta rekaman Cctv diseluruh penjuru Kafe dengan tiba tiba".


"Apa kau menyembunyikan sesuatu dariku Van?",tanya Adam yang langsung membuat Devan gelagapan.


"A..apa maksud bos?Te...tentu saja tidak, bos pikir aku orang seperti apa?!Sampai menghianati penolongku sendiri",ucap Devan merasa kesal karena mengira Adam sedang meragukan kesetiaannya pada pria muda itu yang sudah menolongnya saat dia terpuruk karena dikhianati kekasihnya yang membawa seluruh uang yang dikumpulkannya dengan sempat berniat mengakhiri hidupnya yang dirasanya sudah tidak berarti lagi saat itu dengan mengkonsumsi obat obat terlarang sampai dia mengalami OD dan tergelepar dijalan, lalu Adam yang membawanya kerumah sakit dan menemaninya selama dia dirumah sakit juga saat rehabilitasi dengan terus memberinya semangat untuk hidup dengan mengatakan pengalamannya sendiri yang tentu saja saat pertama Adam mengatakannya dia tidak percaya ,tapi setelah Adam memintanya untuk mencari tau sendiri tentang kebenaran apa yang dikatakan padanya Devan baru merasa kagum pada Adam,meski usianya lebih muda darinya tapi punya semangat dan tekad lebih kuat dibanding dirinya yang langsung frustasi hanya karena ditipu seorang perempuan.


"Jangan khawatir Van.Aku bukan tipe orang yang akan curiga begitu saja pada seseorang. Apa lagi kalau itu hanya berkaitan dengan materi karena kau tau prinsipku bukan?".


"Tentu saja bos dan aku juga sudah mengikuti prinsip bos yang menganggap materi hanya penunjang hidup kita jadi kalau menghilang kita bisa mencarinya lagi lagi dan lagi".


"Ya....berbeda dengan cinta sekali dia menghilang...".


"Bukankah bos bilang cari saja cinta yang baru dan jangan pernah mau kembali pada yang lama karena seseorang yang sudah pernah meninggalkan kita kalau dia kembali lagi berarti dia tidak membawa perasaan yang tulus".


"Ya itu benar karena itu aku butuh rekaman Cctv seluruh kafe hari ini karena aku curiga dengan niat Ariana yang sebenarnya menemuiku".

__ADS_1


Autor Crazy Up hari ini tinggalkan like dan komen kalian agar autor besok semangat lagi buat Crazy up๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜.


__ADS_2