Terpaksa Menikahi Supir Berondongku

Terpaksa Menikahi Supir Berondongku
98. Sekarang Tuan Brian Ada di umah Sakit


__ADS_3

Buk! Buk!


Adam terkejut karena begitu membuka pintu Apartemennya tiba tiba Geo langsung menghantam dirinya dengan keras beberapa kali hingga membuatnya langsung jatuh terpental kebelakang.


"Shittt Geo!Apa lagi ini?! Kenapa kau tiba tiba menghajarku lagi tanpa alasan begitu datang!",bentaknya dengan penuh kemarahan dan berniat bangkit dari posisinya tapi sebelum dia bisa bangun dari posisi jatuhnya lagi lagi Geo menghantam nya sekeras tadi membuat Amera yang baru keluar dari kamar sangat terkejut menyaksikan hal itu dan reflek berteriak ketakutan melihat apa yang sedang terjadi antara Adam dan Geo saat itu tapi tidak berani mendekat karena khawatir kejadian yang dulu terulang lagi padanya nanti.


"Adam!".


" Hentikan tuan Geo! Apa yang anda lakukan sekarang Ini pada tuan Adam!".


Bentakan keras yang berasal dari luar Apartemen dari pengacara Harven dan beberapa anak buah Brian yang langsung menerobos masuk dengan niat menahan tubuh Geo agar berhenti memukul Adam. Geo terpaksa menghentikan amukannya pada Adam karena salah satu anak buah Brian yang datang bersama Harven berhasil menahan tubuhnya agar tidak terus melakukan kegilaan itu.


"Brengsek!",maki Geo kesal tapi tidak lagi melayangkan pukulannya kearah Adam yang bangkit dari posisinya dengan dibantu salah satu anak buah Brian yang lain dan langsung mengajaknya masuk kedalam Apartemen Adam diikuti oleh pengacara Harven beserta Geo yang masih memasang ekspresi marah pada Adam membuat Amera terkejut juga bingung dengan kedatangan para tamu nya yang begitu mendadak pagi itu.


"Ada apa ini?",tanya Amera dengan ekspresi bingung juga sedikit ketakutan menatap kesemua orang yang sekarang sudah berada didalam Apartemennya pagi itu yang kacau.


"Kalian berdua masih bisa bertanya ada apa! Kalian benar benar menyebalkan! Apalagi kau Adam kau benar benar brengsek dan tak tau diri!Semua heboh tapi kau masih duduk dengan sangat tenang didalam Apartemenmu kau benar benar tidak punya hati nurani!",Geo kembali memaki kearah Adam yang hanya dibalas Adam Dnegan ekspresi dingin karena berpikir kalau kemarahan Geo kali ini pasti bukan karena hal penting sama seperti yang sebelumnya saat dia mengamuk diApartemennya meski kedatangan pengacara Harven dan beberapa pengawal Daddynya saat itu cukup membuat Adam bertanya tanya dalam hati sebenarnya apa yang sudah terjadi kenapa ekspresi semua orang terlihat suram saat itu.


Tuan Geo hentikan! Kalau kau terus saja bicara kasar seperti itu aku akan meminta salah satu pengawal tuan Brian untuk membawamu pergi dari sini sekarang!",bentak Harven kesal dengan menyuruh salah satu anak buah Brian untuk membawa Geo keluar dari Apartemen Adam yang suasana nya kacau saat itu agar tidak bertambah kacau lagi.


"Sebenarnya ada apa pengacara Harven tanya Adam begitu Geo sudah keluar dari dalam Apartemen Adam meski dengan cara paksa barusan.


"Gantilah bajumu dan ikutlah kami pergi sekarang juga tuan Adam nona Amera",perintah pengacara Harven tanpa mau menjelaskan lebih dulu pada mereka berdua apa yang sebenarnya terjadi saat itu.

__ADS_1


"kemana?",tanya Adam masih tidak juga beranjak untuk melakukan perintah dari pengacara Harven dan berniat menuntut penjelasan lebih dulu pada pria itu.


"Anda akan tau setelah ikut kami jadi tolong jangan banyak bertanya lagi tapi ganti saja pakaian kalian berdua dan ayo ikut kami sekarang pergi!",


Ulang pengacara Harven dengan nada penuh penekanan membuat Adam dan Amera saling pandang dan Adam baru beranjak begitu Amera mengangguk kan kepalnya sebagai tanda supaya Adam menuruti perintah pengacara Harven pagi itu karena sepertinya meski dipaksa pengacara Harven tetap tidak mau mengatakan tujuannya datang pagi itu pada mereka berdua.


"Baiklah aku bersiap sekarang lalu pergi bersama kalian".


Setelah mengatakan itu Adam dan Amera masuk kedalam kamar untuk berganti pakaian dan setelah selesai mereka berdua lalu keluar untuk pergi ikut bersama pengacara Harven dan juga pengawal Brian yang belum juga mengatakan akan kemana mereka saat itu.


Baru setelah berada didalam mobil yang membawa mereka pengacara Harven mulai mau menjawab pertanyaan yang diajukan oleh Adam tentang tujuan mereka sebenarnya saat itu.


"Kita akan kemana sebenarnya?",tanyanya lagi karena masihpenasaran.


"Kerumah sakit tuan muda ",jawab pengacara Harven yang membuat Amera terkejut mendengar itu.


"Tuan Brian".


Adam dan Amera langsung terhenyak mendengar siapa yang berada dirumah sakit saat itu.


"Tu..tuan Brian.Kenapa?",tanya Amera dengan menatap kearah Adam yang hanya diam tidak mengatakan apapun begitu mendengar kalau yang sakit adalah Brian.


"Dia...".

__ADS_1


Harven tampak ragu untuk mengatakan apa yang sebenarnya terjadi pada Brian Maxwell saat itu khawatir itu akan membuat mereka berdua tidak sanggup mendengarnya.


"Katakan pengacara Harven.Apa yang sudah terjadi dengan Daddy?",pinta Adam yang langsung membuat pengacara Harven menoleh kearah Adam.


"Daddy?!".


"Ya ..apa yang sebenarnya terjadi padanya kenapa dia harus dirawat dirumah sakit? Bukankah kemarin dia baik baik saja.Jangan sembunyikan apapun padaku pengacara Harven!",pinta Adam dengan wajah cemas yang tidak ditutupinya pada pengacara itu.


"Itu sebenarnya tuan muda Adam.Tadi malam sudah terjadi sesuatu antara tuan Brian dan nyonya Stella.Lalu....karena hal itu tuan Brian tertembak dibagian dada dari peluru yang berasal dari pistol yang ditembakkan oleh Nyonya Stella".


Seketika Amera menoleh kearah Adam yang hanya terdiam kaku mendengar semua yang dikatakan pengacara Harven itu.


"Dam...",panggil Amera yang tidak dibalas oleh Adam karena dia merasa syok mendengar keterangan pengacara Harven tentang apa yang terjadi pada Brian Maxwell.


Melihat Adam tidak bereaksi Amera lalu meraih tangan Adam yang terasa sedingin es saat itu.


"Daddy pasti akan baik baik saja percayalah", hibur Amera dengan suara lembut.


"Sekarang pihak dokter sedang berusaha menyelamatkan tuan Brian meski operasinya sudah selesai tadi pagi,tapi kondisinya masih belum bisa dipastikan",terang pengacara Harven.


"Bisa kalian percepat laju mobil ini supaya segera sampai kerumah sakit!",pinta Adam dengan suara bergetar yang tidak bisa ditutupinya dan sekarang dia tau kenapa tadi Geo merasa sangat marah padanya sampai memukulnya seperti itu karena dia memang pantas untuk dipukul.


"Dam...para dokter sudah menanganinya jadi pasti tuan Brian..".

__ADS_1


"Aku tidak tau Mer.Aku sangat cemas dan saat ini aku hanya ingin cepat sampai kerumah sakit supaya bisa tau bagaimana kondisinya yang sebenarnya bukan hanya mendengarnya dari mereka".


"Kami akan berusaha membawa anda secepatnya kerumah sakit tuan Adam",jawab supir yang mengemudi mobil itu dengan menambah kecepatannya supaya mereka bisa sampai lebih cepat kerumah sakit tempat Brian berada saat itu.


__ADS_2