
"Well lihat siapa ini yang akhirnya datang kekantor",sindir Geo sinis begitu melihat Adam berjalan masuk kedalam ruang rapat tempat mereka akan mengadakan rapat sebentar lagi.
"Apa kau terlalu longgar sekarang Geo sampai punya waktu melakukan hal tidak berguna seperti ini",balas Adam menatap kearah Geo tajam sebelum kembali melangkah masuk kedalam ruang rapat.
"Longgar?!Kau tau bagaimana sibuknya aku beberapa waktu ini karena ada anak manja yang tidak berhenti meratapi kesalahan yang sudah diperbuatnya pada Daddynya yang sedang koma!," Geo menjawab dengan menatap Adam kesal mengingat apa yang harus dilakukannya beberapa waktu ini untuk menjaga perusahaan Maxwell agar saham perusahaan tidak terkena imbas karena masalah yang sedang terjadi dalam perusahaan mereka itu sekarang.
"Maaf karena tidak membantumu untuk sementara waktu .Tapi aku tidak menyesal melakukan itu karena dengan seperti itu aku baru merasa dekat dengan Daddy.Lalu bagaimana denganmu?Apa kau sama sekali tidak merasa kehilangan dia Geo?," balas Adam yang tidak dijawab oleh Geo tapi memilih berjalan meninggalkan Adam dengan masuk kedalam ruang rapat yang akan dipimpinnya siang itu dimana disana sudah tampak para petinggi juga para staf perusahaan yang terkait dengan masalah akan mereka membahas nanti.
Geo duduk di kursinya dengan menatap semua orang yang sudah hadir termasuk Adam yang sudah duduk di kursinya.
Pandangan mereka sempat bertemu tapi lalu Geo memilih mengalihkan tatapannya karena ingat dengan apa yang baru saja ditanyakan Adam tentang bagaimana perasaannya pada Brian yang sekarang sedang terbaring koma dirumah sakit itu.
Kalau boleh jujur perasaanya saat mendengar apa yang terjadi pada Brian malam itu tidak kalah terkejut dan khawatirnya dari Adam sendiri karena meski dia sempat tidak suka dengan sikap Brian padanya tapi perasaanya sebagai putra pria itu yang sudah merawatnya sejak bayi tidak bisa dibohongi bahkan sampai sekarang dia khawatir dan cemas tapi tidak ingin meratapi seperti apa yang sempat Adam lakukan karena dia pikir inilah saat nya dia mencoba menebus kesalahannya pada pria yang sudah menjadi Daddynya sepanjang hidupnya itu dengan menjaga perusahaan milik pria itu agar jangan hancur dikondisi genting seperti sekarang ini
Karena kekhilafannya yang sempat terbutakan oleh cinta Ariana waktu itu hingga mengikuti semua yang diminta Stella padanya dengan alasan demi Ariana dan setelah dia sadar jujur saja dia sangat menyesal dan berniat menebusnya dengan membuat perusahaan ini tetap baik baik saja meski Brian tidak ada.
"Kita mulai rapatnya sekarang .Silahkan kalian laporkan bagaimana perkembangan masalah yang sedang kita hadapi sekarang ini dan juga silahkan keluarkan ide ide kalian sebagai solusi untuk masalah yang terjadi sekarang ini!," perintahnya pada semua yang ada diruang rapat itu tanpa terkecuali termasuk Adam.
Satu persatu dari orang yang hadir di ruang rapat itu mulai memberikan laporannya untuk masalah yang sedang mereka bahas itu pada Geo yang didengarkannya dengan serius dan menyuruh sekretarisnya untuk jangan melewatkan sedikit pun informasi penting yang disampaikan dalam rapat itu.
Lalu setelah semua yang hadir memberikan laporannya satu persatu dari mereka juga mulai mengeluarkan pendapat serta ide ide milik mereka termasuk Adam yang didengar kan Geo dnegan serius sebagai pemimpin rapat diruangan itu
__ADS_1
Rapat panjang dan melelahkan itu berlangsung lebih dari 3 jam lamanya tanpa jeda karena Geo ingin masalah yang sedang terjadi itu segera selesai kalau bisa sudah selesai saat Brian anti sadar jadi dia bisa menunjukan pada pria itu kalau dia juga berguna dan bisa diandalkan meski dia bukan anak kandungnya.
"Sepertinya masalah yang sedang kita hadapi sekarang mulai menemukan jalan terang meski belum tuntas,jadi aku harap kalian semua terus berusaha agar semua ini selesai dengan hasil memuaskan dan perusahaan kita pilih seperti sebelum nya serta orang orang yang punya niat melakukan ini nanti tidak akan berani lagi melakukannya karena tau kita tidak pernah berani lagi untuk mencoba melakukannya".
Semua orang yang berada diruang rapat itu diam mendengarkan dengan serius apa yang dikatakan Geo pada mereka saat itu.
"Kita sudah membahas ini selama berjam jam dan sekarang sudah hampir jam pulang kantor jadi kita lanjutkan besok lagi bahasan ini dan sekarang kita akhiri saja sekarang.Selamat sore semua."
Lalu Geo bangun dari kursinya dan berjalan keluar lebih dulu dari ruangan rapat sebelum yang lain bersama sekretaris pribadinya.
"Kau sudah mencatat semua detailnya tanpa tertinggal sedikitpun bukan?,," tanyanya yang diangguki oleh sekretaris pribadinya itu.
"Iya tuan Geo sudah saya lakukan seperti apa yang anda perintahkan."
"Baik tuan Geo,"Jawab Sekretaris pribadinya itu lalu mereka berdua berjalan beriringan pergi dari tempat itu menuju ruangan nya .
***
"Tuan Adam!."
Adam langsung menoleh begitu mendengar namanya dipanggil oleh seseorang saat dia berniat kembali keruangannya setelah selesai mengikuti rapat bersama Geo tadi.
__ADS_1
Karena ruang rapat berada dilantai 2 dan ruangannya berada dilantai 3 jadi dia memerlukan beberapa menit untuk kembali keruangannya lagi.Begitu melihat siapa yang memanggilnya wajah Adam berubah cerah.
"Oh...pengacara Harven.Kau datang kekantorku?," tegurnya pada pria yang menjadi pengacara pribadinya itu.
"Ada yang ingin saya bicarakan dengan anda."Jawab pengacara Harven dengan berjalan menjajari Adam untuk masuk kedalam lift bersama yang lain.
"Aku juga berniat menemuimu tapi ternyata kau sudah lebih dulu datang.Ada apa?."
Pengacara Harven menggeleng "Ada hal yang ingin saya diskusikan dengan anda sekarang karena saya khawatir kalau apa yang saya pikirkan tentang kondisi tuan Brian akan menjadi nyata meski saya tidak berharap,"ucapnya pelan khawatir apa yang dikatakannya itu bisa membuat Adam menjadi marah padanya tapi ternyata Adam hanya menghela nafas mendengar apa yang dikatakan pengacara Harven barusan .
"Aku tau apa yang kau khawatirkan itu.Tapi apa hanya denganku saja kau berniat membahas ini?Bagaimana dengan Geo?."
Adam mengatakannya dengan menatap kearah pengacara Harven.
"Ini....aku rasa hanya kita berdua saja saat ini yang harus tau dan untuk yang lainnya kurasa belum saatnya,"terang pengacara Harven yang diangguki oleh Adam dengan mengajak pengacara Harven masuk kedalam ruang kerjanya.
"Masuklah,silahkan duduk dulu.Aku akan membereskan pekerjaanku sebentar setalah itu ayo kita bicara ditempat yang lebih nyaman selain disini."
Pengacara Harven mengangguk dan menuruti perintah Adam yang memintanya duduk disofa ruang kerja pria muda itu.
"Anda berniat tetap berada diposisi ini tuan Adam?," tanyanya karena melihat Adam masih menjabat dijabatannya sebelumnya.
__ADS_1
"Iya..sampai aku mampu menjadi pemimpin perusahaan ini,"jawabnya dengan tersenyum kearah Harven yang dibalas Harven dengan anggukan tanda paham.
Tinggalkan Like dan komen kalian buat mood booster autor ya reader😁😁.