Terpaksa Menikahi Supir Berondongku

Terpaksa Menikahi Supir Berondongku
87.Apa Yang Terjadi Dengan Daddy?.


__ADS_3

"Jadi Dad apa sebenarnya yang terjadi dengan Daddy? Kenapa Daddy tiba tiba menghilang saat itu dengan berpura pura mati?".


Anderson menghela nafas Mendengar pertanyaan beruntun yang diajukan Ariana padanya.


"Dad",panggil Ariana lagi meminta Anderson untuk menjawab pertanyaannya barusan.


"Maaf sudah membuatmu sedih dengan berpikir aku sudah mati sayangku tapi perlu kau tau aku melakukan itu juga demi kau dan mamamu".


"Maksud Daddy?",tanya Ariana tidak mengerti.


"Saat itu kondisi keluarga kita sangat buruk karena aku ditipu oleh rekan bisinisku sampai semua yang kita miliki habis tak bersisa dan aku juga terjerat hutang dengan rentenir yang membuat mamamu sangat marah padaku.Lalu suatu hari kami membuat rencana supaya kita bertiga bisa bertahan hidup dan lepas dari jerat hutang itu aku memutuskan mengorbankan diriku dengan pura pura mati lalu mamamu pergi kerumah orang yang sudah membuat hidup kita sengsara untuk balas menghancurkan hidup keluarga mereka secara diam diam".


Ariana sangat terkejut mendengar hal itu dia masih merasa tidak percaya kalau ternyata Brian Maxwell adalah orang yang sudah menghancurkan hidup keluarganya sampai dia juga harus ikut menanggung bebannya dengan selalu mendapat perlakuan buruk dari sang mama dan juga Adam yang selalu dibelanya selama ini.


"Dad....semua yang kau katakan itu benar bukan?",tanyanya dengan perasaan terluka.


"Tentu saja sayangku dan sekali lagi maaf karena sudah membuat mu menderita seperti sekarang".


"Lalu setelah bertahun tahun menghilang apa tujuan Daddy kembali sekarang?Jangan bilang untuk balas dendam pada keluarga Maxwell karena itu akan sangat sulit Dad.Brian Maxwell meski terlihat biasa tapi aku yakin dia sangat kuat terbukti dari perusahaannya yang semakin besar dari hari kehari".


"Sayangku.Aku memang kembali untuk membalas dendam pada pria tua itu karena membuat keluarga kita menjadi seperti sekarang ini tapi aku tidak berniat mati konyol dengan langsung menghancurkan si Brian Maxwell langsung".


"Lalu bagaimana cara Daddy membalas dendam padanya?".


"Dengan menghancurkan bagian terkecil yang merupakan inti kehidupan keluarga itu",ucap Anderson dengan tertawa smrik.


"Dad...katakan saja apa rencana Daddy siapa tau nanti aku bisa membantu mu Dad".


Anderson menyandarkan tubuhnya kekursi cafe tempat mereka mengobrol sekarang dengan mengedarkan pandangannya kesekeliling tempat itu yang terlihat cukup ramai.


"Oh iya Sayangku apa kau tau alamat kafe ini?",tanya Anderson dengan mengeluarkan kartu nama yang diberikan Amera beberapa hari lalu padanya.

__ADS_1


Ariana mengambil kartu nama itu lalu meremasnya kuat membuat Anderson terkejut melihat reaksi Ariana itu.


"Ada apa sayangku?Kenapa kau terlihat sangat marah setelah melihat kartu nama perempuan bernama Amera yang merupakan pacar Adam itu?",tanya Anderson heran.


"Dad!Tentu saja aku marah pada perempuan brengsek ini karena dia sudah merebut Adam dariku!",ucap Ariana dengan geram.


Mendengar itu Anderson lalu menyentuh tangan putrinya dengan lembut berniat untuk membuat Ariana tidak marah lagi.


"Sayangku jangan kesal seperti itu hanya karena seorang perempuan yang dekat dengan putra Maxwell itu".


"Tidak bisa Dad!Aku sangat membenci perempuan ini!".


"Baiklah baiklah Sayangku kalau kau memang sangat membencinya aku akan membuat perempuan ini lenyap selamanya dari muka bumi ini bagaimana?",tanya Anderson dengan tatapan lembut membujuk pada Ariana.


"Maksud Daddy,Daddy akan membunuhnya begitu?",tanya Ariana dengan suara lirih karena takut ada yang mendengar pertanyaannya itu.


Anderson mengangguk"Mamamu juga memintaku melakukan hal itu dan kau juga sangat membenci perempuan ini jadi..akan kulenyapkan dia untuk kalian bagaimana?",ucap Anderson yang langsung diangguki oleh Ariana.


"Jangan terburu buru sayangku karena aku ingin dengan menghilangnya perempuan ini yang sepertinya sangat disayangi oleh putra si Brian itu ,Akan membuat Adam menjadi hancur lalu menyalahkan Brian lagi seperti saat kematian mamanya dulu. Dan aku rasa kalau sampai perempuan ini berhasil kita lenyapkan maka keluarga itu akan benar benar hancur jadi diibaratkan seperti kata pepatah sayangku.Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui,kau mengerti bukan?".


Ariana mengangguk"Iya aku mengerti tapi bisakah Daddy melakukannya secepatnya karena aku sudah muak melihat wajahnya itu Dad".


"Akan aku lakukan secepatnya kau tunggu saja hasilnya nanti dengan terus menjadi putriku yang cantik seperti ini dihadapan mereka semua",jawab Anderson yang dibalas Ariana dengan menganggukkan kepalanya.


"Baiklah Dad".


"Baguslah kalau begitu.Sekarang sebaiknya aku mulai melakukan rencana awalku itu".


"Sekarang Dad!Bukankah Daddy baru saja bilang...".


"Antar aku kekafe tempat perempuan ini berada untuk mendekatinya",pinta Anderson dengan bangun dari duduknya yang diikuti Ariana.

__ADS_1


"Dimana Daddy tinggal?",tanya dengan bergelayut manja dilengan Anderson.


"Jangan datang ketempat ku sekarang karena itu sangat berbahaya kalau kau ingin. bertemu Daddy hubungi aku lewat telpon saja".


"Baiklah aku akan mendengarkan ucapan Daddy tapi datanglah kalau aku memanggil Daddy",pinta Ariana yang diangguki oleh Anderson.


Lalu mereka berdua naik lagi kedalam mobil Ariana dan melaju meninggalkan Cafe tempat mereka mengobrol itu menuju Healty Cafe tempat Amera berada.


Tapi beberapa detik sebelum Ariana dan Anderson masuk kedalam mobil seseorang berhasil memotret kedekatan mereka itu lalu foto itu langsung dikirim ke seseorang sebagai bahan laporan pekerjaannya yang diperintahkan untuk mengikuti gerak gerik Anderson selama ini.


***


Diperusahaan Maxwell diruangan Brian pengawal kepercayaan pria tua itu berjalan tergesa gesa menuju ruang Brian setelah mendapat kiriman gambar dan informasi tentang Ariana dan pria yang sedang diawasinya itu.


Tok....tok...


"Masuk!",perintah Brian pada si pengetuk pintu .


pengawal Brian itu masuk kedalam ruangan Brian begitu diperintahkan Brian untuk masuk kedalam.


Tapi begitu berada didalam dia urung melaporkan temuannya itu karena ternyata didalam ruangan Brian saat itu ada Adam serta Geo yang terlihat sedang bersitegang.


"Kalian berdua keluarlah sekarang!",perintah Brian pada kedua putranya itu yang dituruti oleh mereka berdua tanpa suara dan pergi meninggalkan ruangan Brian dengan ekspresi tidak berubah sama sekali.


"Ada apa?",tanya Brian begitu Adam dan Geo sudah tidak ada lagi didalam ruangannya.


"Ada laporan orang yang saya perintahkan untuk mengawasi pria yang sering ditemui nyonya Stella itu".


"Apa itu?",tanya Brian sangat tertarik.


"Silahkan anda lihat ini tuan",pinta pengawal pribadi Brian itu dengan menunjukan foto kedekatan Ariana dan pria paruh baya itu kepada Brian yang membuat Brian langsung mengerutkan keningnya heran juga sedikit terkejut melihat bagaimana Ariana terlihat bahagia bersama pria tua itu.

__ADS_1


"Mereka saling kenal?",tanya Brian dengan terus menatap foto itu berharap mendapat sebuah petunjuk dari itu.


__ADS_2